Pencari Karir Pencari Kandidat

Webinar Menciptakan Keunggulan Produk

24 Maret 2021 20:03 4667 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 4 KALI DIBAGIKAN

APINDO & BPJS Ketenagakerjaan Mempersembahkan program ”APINDO UMKM AKADEMI” yang acara perdananya Launching APINDO UMKM Akademi pada Rabu, 17 Juni 2020, rekaman Livestreaming-nya bisa disaksikan di Postingan sebelumnya,  Klik Disini

 

Agenda Webinar selanjutnya mengangkat tema,

 

Seri Industri Pangan

MENCIPTAKAN KEUNGGULAN PRODUK

 

Dalam seri webinar ini akan berlangsung dengan format yang berbeda, yakni peserta dapat memberikan informasi seputar bisnisnya, dan juga bisa konsultasi langsung mengenai masalah apa yang sedang mereka alami dengan kondisi masa pandemic ini, setiap pertanyaan akan dijawab oleh Advisor dan Narasumber yang hadir.

 

NARASUMBER:

  • MEIKA HAZIM - Owner dan CEO Cokelat nDalem

ADVISOR:

  • RONALD WALLA - Ketua Bidang UMKM/IKM APINDO
  • LISHIA ERZA - CEO ASYX / Komite Pengembangan Kewirausahaan APINDO

FASILITATOR:

  • DEWI MEISARI - Co-Founder UKMIndonesia.id / Ketua Komite Bidang Kajian APINDO
  • BAYU J WIRYOATMODJO - CEO Top Karir Indonesia

 

Acara akan berlangsung pada hari Rabu, 24 Juni 2020, Pukul: 15.00-17.00 WIB, Live via Zoom & Livestreaming di website TopKarir

 

Acara ini Gratis, dan setiap peserta akan mendapatkan E-Certificate, Ilmu, dan Relasi

 

Untuk pendaftaran bisa langsung mengisi form di bawah ini
https://bit.ly/umkm-akademi

Pertanyaan Webinar Minggu Lalu (17 Juni 2020)

Q: Bagaimana cara bergabung menjadi anggota APINDO dan apa persyaratannya?

A: Untuk menjadi bagian dari APINDO syaratnya sederhana, Anda harus memiliki badan usaha serta melakukan pembayaran sesuai dengan wilayah domisili.

 

Q: Siapa saja yang bisa mengikuti program APINDO UMKM AKADEMI ini? Apakah ada proses seleksi?

A: APINDO UMKM AKADEMI terbuka untuk siapapun yang mau berusaha untuk menjadi lebih baik dan menjadi bagian dari meningkatkan perekonomian bagi bangsa Indonesia.

Terlebih lagi untuk mereka yang punya keinginan untuk belajar, maju, dan berkompetisi.

Seleksi akan dilakukan di tahap selanjutnya dan disesuaikan dengan sektor usaha serta kebutuhan. Nantinya di sini akan ada proses seleksi.

 

Q: Apakah program ini akan berjalan dalam jangka panjang dan berkelanjutan?

A: Program ini akan melakukan pendampingan kepada UMKM secara berkelanjutan.

Tim kami yang handal dan profesional sudah berhasil melakukan aktivitas pendampingan selama puluhan tahun.

Kami APINDO sudah berdiri sejak tahun 1952 sebagai wadah strategis tripartit antara Pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

Jadi, program ini dibentuk sebagai divisi berkelanjutan untuk pendampingan UMKM di Indonesia.

 

Q: Apa manfaat dan bantuan yang bisa didapatkan dari program APINDO UMKM AKADEMI? Apakah termasuk bantuan dalam akses pendanaan?

A: Tugas utama kami yakni sebagai fasilitator dan penghubung.  Jika bisnis model Anda memenuhi kualifikasi dan cocok untuk pendanaan, kami akan menghubungkan Anda dengan finansial institusi atau investor.

Kalau masih belum memenuhi kualifikasi, untuk mengurangi resiko, bisnis Anda perlu melalui tahap kurasi terlebih dahulu.

 

Q: Siapa saja yang akan menjadi mentor dalam program ini? Apakah hanya anggota APINDO?

A: Para pelaku usaha profesional yang sudah memiliki segudang pengalaman dan telah sukses mengembangkan bisnisnya, serta mereka yang berkompetensi sesuai dengan kebutuhan.

 

Q: Apa peran perusahaan besar anggota APINDO dalam program ini?

A: Perusahaan besar memiliki organisasi yang besar, tentunya memiliki banyak profesional yang handal serta berpengalaman.

Kami akan selalu mengumpulkan mereka yang bisa berbagi ilmunya dan resource lain untuk mendukung program pendampingan berkelanjutan ini.

 

Q: Bagaimana APINDO dapat membantu melindungi UMKM menghadapi gempuran produk dari luar negeri?

A: Di era digital sekarang ini, mereka yang memiliki informasi lebih banyak, akan lebih dulu menjadi para genius idea.

Mereka yang mau bekerja keras akan bisa berkompetisi dengan produk-produk luar.

Disinilah peran ekosistem sangat penting, APINDO berkomitmen untuk memperbesar dan menyempurnakan ekosistem agar roda informasi menjadi semakin cepat dan pembangunan ekonomi UMKM bisa menjadi lebih baik.

 

Q: Bagaimana APINDO membantu membangun ekosistem untuk UMKM dan melakukan Link and Match?

A: Program ini bekerja sama dengan para pelaku usaha, profesional, asosiasi, akademisi dan startup dari berbagai sektor.

Dengan bantuan digital & virtual technology, pemetaan serta link and match ini akan jauh lebih efektif.

 

Q: Bagaimana cara bergabung menjadi mentor untuk membantu UMKM dalam program ini?

A: Bagi Anda yang mau berkolaborasi dan berperan untuk kemajuan UMKM, Anda bisa mendaftarkan diri sebagai mentor di link berikut ini https://bit.ly/pendamping-umkm

 

Q: Saat ini pengusaha hanya mengandalkan online dan marketplaceBagaimana cara mengembangkan pasar? Serta bagaimana cara melakukan pemasaran yang baik dengan dana terbatas?

A: Terdapat berbagai cara untuk mengembangkan pasar dengan melakukan pemasaran terbaik walaupun dana terbatas seperti melakukan LKPP ( Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) UMKM.

Strategi marketing dengan menggunakan Omnichannel, dan juga melakukan pemasaran ke komunitas.

 

Q: Bagaimana pengusaha jasa hiburan seperti Event Organizer dan Voice Over dapat mengikuti program ini?

A: Pengusaha jasa hiburan seperti Event Organizer dan juga Voice Over bisa mengikuti program ini, justru dengan mengikuti program ini Anda dapat mengembangkan bisnis lebih fleksibel dengan mencoba beralih ke digital (Event Organizer Digital). 



Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Tips Membangun Bisnis Berbasis Teknologi

Tips Membangun Bisnis Berbasis Teknologi

Apa kamu punya keinginan untuk membangun bisnis berbasis teknologi? Sebelum memulai mewujudkan keinginan tersebut, ada baiknya kamu tau enam tips penting ini. Apa aja ya?   Jadi 'trendsetter Banyak anak muda kurang berani dan hanya ikut arus yang sudah ada. Soal era industri 4.0 bukan hanya soal big data, AI atau robotic aja, justru tantangan utama adalah berani menciptakan solusi dan berani mengeksekusi ide.   Efisiensi Salah satu hal yang kurang dipersiapkan dunia pendidikan kita adalah melatih soft skill untuk menghadapi kehidupan nyata. Padahal soft skill seperti kemampuan untuk bekerjasama, berkolaborasi, mempresentasikan dan mengomunikasikan ide sangat penting dan harus terus ditingkatkan agar efisiensi kerja tercapai.   Berkelanjutan Anak muda saat ini cenderung mudah menyerah sehingga apa yang dilakukan seringkali engga tuntas. Membangun bisnis berbasis teknologi bukanlah sebuah perlombaan lari sprint tetapi justru lari maraton yang membutuhkan stamina, kesabaran, ketekunan dan kegigihan jangka panjang.   Kolaborasi Gagasan Membawa STEM ke dalam bisnis dapat dilakukan dengan melakukan kolaborasi ide-ide. Saat ini bisnis engga bisa berjalan tanpa teknologi dan sebaliknya teknologi engga bisa berkelanjutan tanpa bisnis yang baik.   Memperluas spektrum Di Indonesia, bisnis yang berkembang memiliki spektrum luas, mulai dari bisnis teknologi 4.0 sampai industri 1.0. Ada banyak industri rempah, budaya, hasil bumi seperti kopi yang juga perlu juga dikembangkan secara keilmuan dan juga bisnis. Kita tetap mengejar bisnis berbasis teknologi tinggi untuk masa depan tetapi juga engga lupa untuk mengilmukan bisnis-bisnis tradisional.   Kemampuan organisasi Salah satu hal yang perlu ditingkatkan oleh kita adalah kemampuan organisasi, karena saat mendapatkan modal besar, banyak dari kita kemudian gagap bagaimana melakukan organization scaling dan organization excellent. Masih banyak anak muda yang belum siap dalam membesarkan dan mengatur unit bisnis secara baik.   Nah, saatnya kamu terapkan enam tips ini supaya bisnis berbasis teknologi yang kamu impikan bisa tercapai dengan baik! Yuk temukan tips lainnya di aplikasi TopKarir. Semangat Sahabat TopKarir!
Trik Jitu Mempromosikan Produk Usaha di Bulan Ramadan

Trik Jitu Mempromosikan Produk Usaha di Bulan Ramadan

Ramadan menjadi bulan yang penuh berkah, keberkahan ini juga terasa pada sektor usaha dikarenakan meningkatnya aktivitas jual beli masyarakat. Terlebih produk usaha di bidang kuliner.   Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Nielsen (perusahaan yang bergerak dibidang informasi global dengan melakukan riset terhadap informasi pemasaran), bisnis kuliner meraup pendapatan sebesar 45% pada 3 periode dan termasuk bulan Ramadhan.   Melihat meningkatnya minat beli masyarakat di bulan Ramadan, tentu harus bisa dimanfaatkan para pebisnis atau yang mau memulai bisnis untuk mendulang rezeki. Bagian krusial dari penjualan adalah promosi, tanpa promosi yang baik jangankan meningkatkan penjualan, produkmu bahkan nggak akan dikenal. Karena pentingnya kegiatan promosi, TopKarir berbagi cara ampuh mempromosikan produk usahamu agar laku di pasaran, yuk simak ulasan lengkapnya.   Riset perilaku konsumen saat bulan Ramadan Lakukan riset dan amati perubahan perilaku konsumen dan kebiasaan masyarakat pada saat Ramadan. Saat Ramadan, muslim yang menjalankan puasa pasti lebih banyak melakukan ibadah untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Hal ini bisa dijadikan strategi untuk melakukan pendekatan promosi melalui konten bertemakan ibadah, keislaman, berbagi atau hal-hal baik lainnya.   Kondisi pandemi covid-19 juga mengubah pola konsumsi masyarakat Indonesia. Kebijakan untuk tidak keluar rumah membuat masyarakat berpikir untuk membeli kebutuhan Ramadan dalam jumlah besar agar mengurangi intensitas keluar rumah. Sekarang masyarakat juga lebih berhati-hati membeli produk dengan mempertimbangkan higienitas. Karenanya kamu harus bisa meyakinkan calon konsumen melalui promosi bahwa produk yang kamu jual selain berkualitas juga steril.    Buat produk spesial Ramadan  Produk yang paling laris manis di bulan Ramadan adalah makanan dan minuman. Konsumen akan banyak berdatangan membeli produk untuk dikonsumsi pada saat berbuka dan sahur. Semakin banyak variasinya, maka konsumen akan lebih tertarik karena punya banyak pilihan.   Di situasi pandemi sekarang ini, produk makanan beku / frozen food lebih diminati, karena konsumen memilih berbelanja bahan makanan yang bisa bertahan lebih lama agar mengurangi frekuensi keluar rumah.   Produk yang nggak kalah laku di bulan Ramadan adalah produk pakaian Muslim, menjelang Hari Raya orang-orang akan berbondong-bondong membeli pakaian baru sebagai tradisi menyambut hari yang fitri. Tawarkan beberapa promosi seperti potongan harga, bonus pembelian dll.   Tentukan waktu yang tepat saat memasarkan produk Di bulan Ramadan ada beberapa waktu khusus dimana konsumen lebih banyak berselancar di internet. Berdasarkan data EcommerceIQ, kunjungan tertinggi orang-orang Indonesia ke situs e-commerce terjadi dua kali sehari selama bulan Ramadhan 2017. pertama yakni saat sahur, tepatnya pukul 04.00-05.00 WIB dan yang kedua ketika menjelang buka puasa sampai shalat Isya, yakni pukul 17.00-20.00 WIB. Hindari menjual produkmu saat satu minggu sebelum lebaran, karena konsumen berpikir apabila membeli kebutuhan lebaran terlalu mepet, harga akan semakin naik, stok produk yang dicari juga terbatas, atau kendala pengiriman akibat libur panjang.   Buat konten bernuansa Ramadan Pencarian keyword yang berhubungan dengan bulan Ramadan pada pencarian Google juga mengalami peningkatan. Membuat konten bertema Ramadan membuat kunjungan pada situs promosi kamu semakin tinggi, orang-orang akan berusaha menemukan konten yang mereka butuhkan selama Ramadan.   Gunakan dekorasi Ramadan sebagai pelengkap konten visual atau video produk kamu. Tambahkan tagar yang banyak digunakan saat Ramadan dalam konten promosi di media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter atau yang sekarang sedang hype yaitu TikTok. Bangun hubungan dengan calon konsumen melalui pendekatan emosional, interaksi dan konten-konten yang relate dengan kehidupan mereka.   Optimalkan promosi melalui media online Sejak 2017 masyarakat lebih memilih media online untuk mengisi waktu luang selama berpuasa, dimana tahun-tahun sebelumnya televisi masih menjadi idola. Selain dapat menjangkau konsumen lebih luas, pemasaran melalui online dalam kondisi pandemi saat ini jauh lebih efektif karena orang-orang lebih memilih berbelanja aman dari rumah.   Selain itu promosi dengan memanfaatkan media online tidak membutuhkan biaya sepeserpun alias gratis. Kecuali kalau kamu mau menggunakan jasa influencer untuk mereview produkmu, setidaknya kamu harus memberikan produk gratis atau membayar jasanya sesuai tarif / kesepakatan. Carilah influencer dengan segmentasi followers sesuai target pembeli produk kamu.   Semoga tips di atas bisa menginspirasi Sahabat TopKarir yang membaca di rumah ya. Yuk temukan tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store!
Komentar