Pencari Karir Pencari Kandidat

Wajib Tau! Arti Tersembunyi Dibalik Pertanyaan Wawancara

24 Maret 2021 20:03 2104 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 3 KALI DIBAGIKAN

Setelah penantian panjang mencari kerja, akhirnya dipanggil interview juga, siapa yang tidak senang coba? Pastinya wawancara jadi waktu yang krusial ya, perusahaan akan menentukan apa kamu layak diterima atau tidak sebagai karyawan. Untuk itu kamu harus bisa meyakinkan pewawancara, kalau kredibilitasmu bisa diterima, dan meninggalkan kesan yang positif. Nah, sebaiknya kamu cermati arti pertanyaan wawancara dan bagaimana kamu menjawabnya, yuk simak ulasannya.

 

 

  • Coba deskripsikan diri kamu

 

Pada saat ini pewawancara bukan cuma mau tahu pribadi kamu, dibalik itu mereka akan menilai kemampuan komunikasi dan presentasi yang kamu punya. Seberapa percaya diri kamu di depan orang lain.

 

 

  • Kenapa kamu tertarik melamar di perusahaan ini?

 

Nah pertanyaan ini menguji pengetahuan kamu tentang perusahaan, apakah kamu sudah melakukan riset dan mengenal perusahaan yang kamu tuju. Dari jawabanmu, pewawancara akan melihat seberapa tertarik dan semangatnya kamu bergabung di perusahaan tersebut.

 

 

  • Kenapa kita harus memilih kamu?

 

Pertanyaan ini bertujuan agar kamu bisa menjelaskan kelebihan dan kompetensimu di posisi yang kamu lamar. Manfaatkan pertanyaan ini untuk menjual kemampuan yang kamu punya. Yakinkan pewawancara kalau kamu layak diterima.

 

 

  • Jelaskan kelemahan kamu

 

Saat disuruh menjelaskan kelemahan kamu, hindari jawaban “saya tidak punya kelemahan” pernyataan ini dinilai tidak jujur, sebab tidak ada satupun orang yang sempurna. Ceritakan kekuranganmu apa adanya, tapi sedang berusaha kamu perbaiki. Hindari juga pernyataan “saya tidak bisa, bilang saja “belum bisa”/”belum tahu” artinya kamu membuka diri untuk belajar.

 

 

  • Apa rencana kamu 5 tahun kedepan?

 

Selain untuk tahu apa tujuan kamu di masa depan, pertanyaan ini juga bermaksud menilai seberapa baik kamu dalam menyusun rencana. Kalau rencana kamu bisa sesuai dengan misi perusahaan, bisa jadi kamu masuk list karyawan.

 

Sekarang sudah tahu kan makna dibalik pertanyaan-pertanyaan saat wawancara? Semoga kamu bisa lebih jeli lagi ya menjawabnya. Yuk temukan tips-tips lainnya seputar karir di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang juga

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Kesalahan Besar yang Harus Dihindari Saat Wawancara Kerja

Kesalahan Besar yang Harus Dihindari Saat Wawancara Kerja

Wawancara kerja adalah momen paling bikin dag dig dug buat para pencari kerja, setuju nggak? Sudah senang lolos seleksi berkas dan tes, tapi harus lewatin beberapa pertanyaan HRD dulu di ruang interview.   Banyak dari pencari kerja yang gugur di sesi wawancara karena kesalahan yang disadari ataupun tidak. Memang bukan satu hal yang gampang buat lolos di tahap ini, karena HRD menilai kamu secara langsung, tekanan dan grogi pasti ada. Untuk mengantisipasi kesalahan yang sering terjadi di sesi wawancara, kamu perlu hindari beberapa hal berikut ini nih.   Tidak melakukan riset dan persiapan Saat mendapat undangan wawancara di suatu perusahaan, sebelum hari H cari tahu dulu informasi tentang perusahaan tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengenal lebih dalam budaya perusahaan, visi misi perusahaan dan memberi impresi kalau kamu memang tertarik untuk bekerja di sana. Tapi sayangnya, banyak kandidat pencari kerja yang malas atau lupa karena lebih fokus latihan menjawab pertanyaan seputar diri sendiri. Padahal, pemahaman kamu terkait perusahaan juga sama pentingnya.   Harusnya dari awal melihat informasi lowongan kerja dan memutuskan untuk melamar, kamu juga sudah paham detail pekerjaan dan tanggung jawab di posisi itu. Ketahui juga skill apa yang dibutuhkan perusahaan, gambaran besar tugas kamu dan apa kamu sudah memenuhi kualifikasi tersebut? Jangan sampai asal kirim lamaran dan nggak paham detail pekerjaan secara mendalam.   Intinya pada poin ini, lakukan riset dan persiapan sebelum menghadiri interview. Kesiapan yang matang bikin kamu lebih rileks dan nggak gugup saat menjawab pertanyaan HRD nanti.   Bahasa tubuh yang negatif Nah, ini merupakan poin yang sering nggak kita sadari bisa jadi kesalahan besar saat sesi interview kerja. Bahasa tubuh atau gestur juga jadi penilaian penting lho di mata HRD. Mulai dari memasuki ruang interview, berjabat tangan, posisi duduk, ekspresi wajah sampai cara kamu keluar dari ruang interview akan jadi perhatian.   Misal saat duduk kebanyakan orang nggak sadar kalau duduk dengan postur tubuh menjauh ke belakang atau bersandar, memberi kesan malas atau sombong. Jika kamu terlalu condong ke depan juga dinilai kamu seorang yang agresif, sementara postur membungkuk dinilai memiliki kepercayaan diri yang rendah. Untuk memberikan kesan yang netral, coba deh duduk dengan posisi tegak utamanya di bagian bahu dan kepala, tapi tetap rileks dan nyaman.   Tidak memperlihatkan ketertarikan Tidak memperlihatkan ketertarikan bisa dilihat dari cara menjawab pertanyaan dan juga bahasa tubuh. Balik lagi ke poin sebelumnya nih, kontak mata jadi salah satu bahasa tubuh yang bisa nandain antusias atau enggaknya kamu di sesi interview.   Dengan mendominasi tatapan matamu ke arah pewawancara, tandanya kamu serius, menghormati dan antusias. Kontak mata juga bertujuan untuk meyakinkan pewawancara kalau kamu kandidat yang dapat dipercaya, jujur, percaya diri dan menjunjung sopan santun. Kesalahan yang juga fatal kalau kamu nggak fokus sampai sering mengulang pertanyaan yang diajukan, bisa dianggap kamu tuh nggak serius dan kurang menghargai pewawancara.   Berbicara terlalu banyak Pernah nggak sih ngerasa nervous saat berbicara di depan orang sampai melantur ketika menjawab pertanyaan? Hal ini juga sering terjadi saat sesi interview. Banyak pencari kerja terutama fresh graduate yang karena terlalu gugup, bicaranya jadi melebar kemana-mana. Karena itu, dibutuhkan persiapan seperti latihan atau membuat poin-poin jawaban dari pertanyaan interview yang umum diajukan.   Sampaikan jawaban yang padat, jelas dan sesuai dengan konteks pertanyaan. Misalnya nih kamu disuruh “ceritakan tentang diri Anda”. Jelaskan secara singkat identitas, pendidikan terakhir, kemampuan yang spesifik, kamu pribadi yang seperti apa?, atau passion yang kamu punya. Jangan menceritakan latar belakang keluarga, sampai ranah privasi lain di luar bahasan karir.   Itu tadi beberapa kesalahan besar yang sering dilakukan pencari kerja saat sesi interview. Yuk baca tips-tips dan info seputar karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store ya!
Komentar