Pencari Karir Pencari Kandidat

Tips Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik Agar Dilirik HRD

09 Juni 2021 02:06 635 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 7 KALI DIBAGIKAN

Selain Curriculum Vitae (CV), surat lamaran kerja adalah salah satu dokumen yang cukup penting dalam proses melamar pekerjaan. Sebelum membuka CV, HRD atau perekrut akan lebih dulu melirik surat lamaranmu.

 

Untuk itu, pelamar perlu membuat surat lamaran kerja yang menarik. Sebelum melihat poin-poin apa saja yang harus ada di dalamnya, ada baiknya ketahui lebih dulu fungsi dari surat lamaran kerja itu sendiri.

 

Baca Juga: Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini Saat Mengirim Email Lamaran Kerja 

 

Fungsi surat lamaran kerja

Mengutip buku Konsep & Aplikasi Dalam Konteks Individu, Kelompok dan Organisasi (2020), ada tiga fungsi dibuatnya surat lamaran kerja, yaitu:

 

Tanda Pengajuan Permohonan Pekerjaan

Dengan adanya surat lamaran kerja ini, artinya permohonan yang disampaikan pelamar kerja bersifat formal atau resmi. Perusahaan tidak akan ragu memproses lamaran pekerjaan orang tersebut dan menjadikannya sebagai salah satu bahan pertimbangan untuk menerima si pelamar kerja.

 

Alat Komunikasi

Bukan hanya surat lamaran kerja, surat apapun berfungsi sebagai alat komunikasi yang mengandung beragam informasi dan pastinya diperlukan oleh si penerima.

 

Dalam hal ini, informasi yang dibutuhkan perekrut adalah data dan identitas pelamar. Informasi ini terlampir dalam ijazah, daftar riwayat hidup, KTP hingga keterangan pengalaman kerja.  

 

Bahan Pertimbangan

Informasi yang mereka peroleh nantinya akan menjadi salah satu bahan pertimbangan perekrut apakah akan menerimanya sebagai karyawan baru atau justru menolaknya.

 

Mengingat beratnya persaingan kerja saat ini, persiapkan dengan baik semua dokumen yang dibutuhkan saat melamar pekerjaan termasuk surat lamaran. Surat satu ini bisa ditulis tangan atau ketikan komputer.

 

Isi surat lamaran kerja sebaiknya tidak terlalu panjang namun tetap singkat, jelas dan fokus pada tujuan. Mengapa? karena surat lamaran kerja akan dikirim bersama dengan CV dan dokumen pendukung lainnya seperti ijazah dan portofolio.

 

Baca Juga: Kiat Sukses Melamar Kerja dengan IPK Kecil

 

Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar

Secara umum, tidak ada aturan yang mengikat perihal cara penulisan surat lamaran kerja. Namun tips berikut ini bisa kamu jadikan acuan dalam membuat surat lamaran yang baik.

 

Mengutip buku 15 Menit Membuat Surat Lamaran Kerja yang Efektif, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat surat lamaran kerja.

 

  1. Impresif atau mengesankan. Deskripsikan diri kita dengan baik dan menarik namun jangan terlalu arogan atau bahkan terlalu merendah.

 

  1. Sebutkan pengalaman maupun prestasi dan pencapaian yang pernah kita raih. Dengan begitu, perekrut akan semakin mempertimbangkan lamaran kita.

 

  1. Gunakan bahasa yang mudah dipahami, ringkas dan tidak bertele-tele. Perhatikan tata bahasa, hindari pengulangan kata yang tidak perlu dan ejaan kata yang salah.

 

  1. Membuat surat lamaran kerja dalam bahasa Inggris memang bisa menambah poin pertimbangan HRD. Tapi jangan paksakan diri menulis dalam bahasa Inggris jika kemampuan kita kurang mumpuni.

 

  1. Seperti disebutkan di atas, isi surat lamaran kerja jangan bertele-tele. Beritahu perusahaan bahwa kamu menginginkan posisi tersebut karena memiliki kemampuan yang mumpuni dalam bidangnya. Jelaskan juga bagaimana kamu bisa berkontribusi untuk perusahaan.

 

Baca Juga: Waktu Paling Efektif Mengirim Lamaran Kerja

 

Contoh surat lamaran kerja

Agar lebih memahami teori yang dijelaskan di atas, simak contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar di bawah ini.

 

Jakarta, 16 Februari 2021

 

Kepada Yth,

HRD Manager PT XXX

Jl. XXX

 

Dengan hormat,

 

Berdasarkan informasi dari situs topkarir.com pada 12 Februari 2021, PT XXX membuka lowongan pekerjaan untuk posisi IT. Melalui surat lamaran ini, saya bermaksud melamar posisi tersebut di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin.

 

Berikut data diri saya,

Nama: Herman Antonio

Tempat/tgl lahir: 8 Mei 1991

Jenis kelamin: Laki-laki

Pendidikan terakhir: S1 

Alamat: Jl. XXXX

Telepon/HP: 0811 XXXX XXXX

 

Saya memiliki pengalaman yang mumpuni di posisi tersebut didukung dengan kemampuan Bahasa Inggris di level upper intermediate. Saya dapat bekerja secara mandiri maupun tim. Saat ini saya juga dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani. 

 

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan sejumlah dokumen pelengkap, antara lain:

Foto ukuran 3 x 4

Fotokopi KTP

Daftar Riwayat Hidup

Fotokopi Ijazah terakhir

Fotokopi SKCK

Fotokopi surat pengalaman kerja

 

Besar harapan saya untuk bisa bergabung dan turut berkontribusi dalam memajukan perusahaan Anda. Demikian surat lamaran kerja ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

 

Hormat saya

 

Herman Antonio

 

Yuk, temukan berbagai pekerjaan terbaik kamu di Top Karir. Intip juga tips karir selengkapnya di sini. Jangan lupa download aplikasi Top Karir sekarang dan  mendapatkan info lowongan kerja terbaru, info magang, tips karir, TopKarir Klinik, Pelatihan online Topedu, dan fitur lainnya.



Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Menulis CV yang Baik Untuk Magang

Menulis CV yang Baik Untuk Magang

Anak magang pasti kesulitan untuk membuat CV yang menarik  hati HRD. Sahabat TopKarir harus memiliki keahlian dalam menulis CV sesuai dengan keahlian kamu. Usahakan untuk tidak membuat riwayat pekerjaan palsu karena HRD sudah tahu kapasitas kamu sebagai calon anak magang dan membutuhkan pengalaman. Untuk itu ada bebarapa kiat untuk menulis CV ala anak magang. Jelaskan Objektivitas dengan Menarik Sebagai anak magang kamu harus membuat dan menjelaskan dengan tepat objektivitas kamu untuk ikut dalam program magang. Kamu harus menjelaskan bahwa objektivitas kamu adalah untuk memahami industri yang kamu minati lebih dalam   Ada Sertifikat Pelatihan Softskill Lampirkan Perusahaan tidak begitu saja menerima anak magang dengan softskill yang seadanya. Anak magang juga memerlukan softskill yang dibutuhkan perusahaan. Nah, masih ada waktu untuk kamu mengikuti pelatihan softskill. Jangan pernah kamu memikir biayanya mahal, karena itu adalah aset yang berharga untuk kamu dikemudian hari. Dengan adanya kapasitas kamu dalam mengikuti pelatihan maka HRD sudah pasti memberikan penilaian yang beda.   Tulis Pengalaman Organisasi atau Event yang Kamu Tangani Kamu seharusnya dalam kegiatan kampus aktif. Artinya kamu akan terbiasa untuk mengenal struktur organisasi dan  kepemimpinan. Kamu juga akhirnya terbiasa dan terlatih dalam menjalankan event kampus. Perlu dicatat, setiap perusahaan tentunya selalu mengadakan event dan mungkin perusahaan membutuhkan keahlian kamu ini.   Sediakan Portofolio Kamu Portofolio pekerjaan bisa saja menggunakan tugas kuliah kamu yang dinilai sukses. Contohnya, tulisan kamu berhasil dimuat di tajuk wacana media nasional. Lampirkan tulisan tersebut dan ini juga bisa dijadikan senjata andalan kamu pada saat interview nanti.   Minta Surat Rekomendasi Setiap mahasiswa atau pelajar sudah psti memiliki catatan dan kesan tersendiri dari pengajarnya. Untuk itu kamu bisa meminta bantuna pengajar kamu dalam hal surat rekomendasi. Surat rekomendasi biasanya menceritakan diri kamu dalam keterampilan bidang akademik. Dengan adanya tambahan surat rekomendasi maka akan semakin membuat kualitas CV kamu semakin menarik. Itulah kiat membuat CV ala anak magang. Kamu jangan pernah menyerah dalam membuat CV yang baik. Buatlah CV sesuai dengan karakter kamu, jangan pernah menjiplak CV karya teman Sahabat TopKarir ya.    
Komentar