Pencari Karir Pencari Kandidat

Mood Booster Penghilang Jenuh Saat Work From Home

24 Maret 2021 20:03 4705 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 4 KALI DIBAGIKAN

Jenuh, bosan / suntuk bisa kapan aja datang saat bekerja, apalagi kalau harus kerja tanpa jeda karena dikejar target / deadline. Duduk lama berjam-jam di depan komputer, tekanan pekerjaan atau masalah pribadi yang terkadang lewat di pikiran bisa bikin mood jadi down. Saat mood sudah berantakan alhasil semangat kerja juga berkurang, hasil kerja juga jadi nggak maksimal.

 

Kalau sudah begini kita harus cari mood booster untuk mengembalikan semangat kerja seperti semula. Nah, cara efektif untuk menaikkan mood saat bekerja bisa kamu simak selengkapnya di bawah ini.

 

Pikirkan satu hal yang membuatmu bersyukur

Bersyukur adalah paling cara sederhana untuk mengobati suasana hati yang kurang baik . Di saat kamu mulai merasa bosan, renungkan satu hal yang paling kamu syukuri sampai saat ini. Kondisi sulit akibat wabah covid-19 seperti sekarang ini, dialami oleh banyak orang.

 

Kamu bisa melihat posisi kamu pada saat ini untuk bersyukur dengan apa yang kamu punya, salah satunya kesempatan kerja. Di luar sana banyak yang tidak bernasib lebih baik, jadi untuk kamu saat ini dan bisa bertahan dalam kondisi seperti ini, sudah sepatutnya untuk bersyukur.

 

Pikirkan kembali target dan tujuan kamu bekerja

Ketika terjun untuk berkarir, tentu kamu punya tujuan yang ingin dicapai. Misalnya bisa membeli rumah sebelum umur 30, memberangkatkan orangtua pergi haji, atau bisa lanjut pendidikan S2. Tujuan dan target yang kamu punya bisa menjadi motivasi untuk melawan mood yang kurang baik.

 

Saat pikiran sedang kacau, cobalah menenangkan diri sejenak, ambil waktu jeda dari pekerjaan. Pikirkan perjuangan kamu sampai ada di tahap ini, jangan kecewakan usahamu sendiri, keluarga dan orang-orang yang sudah mendukungmu.

 

Ngobrol asyik bareng teman diluar masalah kantor

Cara simple lain yang bisa jadi moodbooster kamu saat jenuh bekerja di rumah adalah ngobrol via online bareng teman-teman. Berbincang ringan dan melepas tawa bareng teman-teman bisa meningkatkan mood dan membuat pikiran kamu jadi lebih fresh. Singkirkan sejenak masalah pekerjaan dan cari teman berbagi cerita yang menyenangkan.

 

Sesekali membicarakan hal-hal yang substantif juga nggak masalah. Dilansir laman Happify Daily, Ed Diener dan Martin Seligman dua pakar di bidang riset tentang kebahagiaan menemukan perbedaan orang yang bahagia dan kurang bahagia berdasarkan kehidupan sosialnya. Orang yang berinteraksi sosial lebih banyak cenderung lebih bahagia ketimbang yang kurang bersosialisasi. Bahagia akan membantu kinerja kita lebih maksimal lagi, jadi jangan lupakan teman-teman yang memberi pengaruh positif di kehidupan kamu ya!

 

Itu tadi 3 moodbooster penghilang jenuh paling ampuh saat work from home. Semoga tips di atas bisa menginspirasi Sahabat TopKarir yang membaca di rumah ya. Yuk temukan tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store!




Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Kenali Diri, Apakah Kamu Pekerja Produktif Atau Workaholic?

Kenali Diri, Apakah Kamu Pekerja Produktif Atau Workaholic?

Jika dilihat dari segi kinerja, orang yang produktif dan workaholic sulit dibedakan. Keduanya mempunyai semangat juang dan usaha yang besar. Namun pada kenyataanya 2 sifat ini jauh berbeda. Perbedaannya terletak pada emosi dan perasaan orang tersebut saat mengemban tugas. Untuk mendapat hasil yang terbaik, kamu tidak memerlukan usaha yang berlebihan, apalagi sampai mengorbankan kehidupan sosial. Nah untuk mencari tahu apakah kamu orang yang gila kerja atau produktif kerja, simak yuk ulasan lengkapnya.     Orang yang produktif fokus pada proses, workaholic hanya mementingkan hasil   Seseorang yang produktif bisa menilai proses kerjanya sebagai bahan evaluasi. Ia mampu mengembangkan diri dari waktu ke waktu. Sedangkan workaholic mengutamakan hasil dan keuntungan yang didapat dari pekerjaanya, mereka akan merasa cepat puas.     Pekerja produktif optimistis, workaholic ambisius   Seseorang yang produktif memahami kemampuan dirinya dan ia bisa berpikir realistis pada tujuannya. Workaholic hanya memikirkan pencapaian tanpa memperhitungkan resiko kegagalan.     Pribadi yang produktif bekerja tim, workaholic merasa bisa melakukan apapun sendiri   Dalam sebuah ekosistem kerja, seseorang yang produktif masih membutuhkan bantuan dan bersedia membantu rekan kerjanya untuk memenuhi harapan. Sedangkan workaholic menganggap dirinya mampu melakukan semua pekerjaan sendiri tanpa meminta bantuan. Selain itu workaholic cenderung menganggap rekan kerjanya sebagai rival dan merasa hasil kerjanya adalah yang terbaik.     Mereka yang produktif bisa menilai diri sendiri, workaholic membutuhkan penilaian orang lain   Orang yang bekerja cerdas mampu menilai dirinya sendiri, mereka tau kekurangan yang harus diperbaiki. Setiap karyanya dihasilkan dari hati tanpa ada kekangan. Sedangkan workaholic sangat mengandalkan penilaian dan feedback dari orang lain. Mereka harus menunggu evaluasi sebelum memperbaiki diri, dan cenderung haus akan pujian.   Menjadi seorang workaholic bukan hal yang sepenuhnya negatif, kamu bisa menjadi pribadi yang selalu memaksimalkan diri dan explore kemampuan tanpa kenal batasan. Namun ada baiknya kamu juga memikirkan kesehatan, dan lingkungan sosialmu. Yuk temukan tips-tips dan informasi seputar karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang ya.
Komentar