Meski Mudik Dilarang, Silaturahmi Bisa Tetap Berjalan

12 MAY 2020 09:17 RAMADAN 251 KALI DI BACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN
Meski Mudik Dilarang, Silaturahmi Bisa Tetap Berjalan | TopKarir.com

Nggak terasa ya, kita sudah melewati pertengahan Ramadan, jika tahun-tahun sebelumnya mendekati lebaran kita sudah disibukkan dengan persiapan mudik ke kampung halaman, untuk tahun 2020 ini kegiatan mudik resmi dilarang. Tujuannya untuk meredam penyebaran virus covid-19.

 

Larangan mudik ini sudah tertera dalam aturan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam rangka Pencegahan Penyebaran covid-19.

 

Suasana kumpul keluarga harus ditunda demi keselamatan bersama. Sudah membayangkan Idul Fitri di rumah aja? Apalagi buat para perantau, hidup di kota orang dan jauh dari keluarga pasti akan terasa sulit dan berbeda. Namun semua ini dilakukan agar kurva covid-19 segera melandai, pasien positif berkurang dan masyarakat bisa kembali melakukan aktivitas dengan normal.

 

Batal mudik bukanlah akhir dari segalanya, dengan bantuan teknologi digital kamu bisa tetap bersilaturahmi dan melepas rindu dengan keluarga di kampung halaman.

 

Video call jadi solusi menyambung silaturahmi

Sejak diberlakukannya kebijakan social distancing, aplikasi video call jadi sarana yang banyak digunakan untuk berkomunikasi. Baik untuk kegiatan kerja maupun bersosialisasi. Bermodalkan perangkat digital seperti smartphone, laptop dan koneksi internet, kita sudah bisa saling bertatap muka lewat layar.

 

Kamu bisa melepas rasa kangen dengan keluarga dan bermaaf-maafan saat Idul Fitri lewat perangkat digital yang kamu punya. Dengan nggak mudik ke kampung halaman kamu bisa menjaga keluargamu dari paparan virus yang mungkin kamu bawa dari kota atau saat di perjalanan. Keluarga pasti memaklumi kok, berikan pengertian pada orang tua maupun saudara kalau mudik tahun ini harus ditunda, yang penting silaturahmi tetap dijaga.

 

Mengirim parcel / hamper

Cara lain untuk berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan sanak saudara adalah dengan mengirim bingkisan parcel / hamper. Sebelum itu kamu harus tau nih bedanya parcel dan hamper. Ternyata selama ini banyak yang salah tafsir lho arti parcel dan hamper. Parcel adalah hadiah yang dikemas dan dibungkus dengan baik menggunakan kotak kertas dan dikirim melalui jasa pos / logistik. Sedangkan hamper itu hadiah yang dikemas menggunakan keranjang dan disusun sedemikian rupa agar terlihat menarik.

 

Nah, kalau sudah menyiapkan parcel / hamper untuk keluarga di kampung, jangan lupa sisipkan kartu ucapan lebaran dan permintaan maaf, kamu juga bisa meluapkan rasa rindu kamu dalam sebuah tulisan. Atau tambahkan juga file foto-foto terbaru kamu untuk mengobati rasa rindu keluarga.

 

Menggunakan media sosial

Aplikasi media sosial juga harus bisa dimanfaatkan untuk saling memberi kabar dan menjalin silaturahmi. Kamu bisa berbagi momen mempersiapkan lebaran dan suasana hari raya bersama keluarga lewat unggahan foto atau video. Fitur-fitur media sosial juga beragam, kamu bisa memanfaatkannya untuk berbagi keseruan dengan keluarga. Meninggalkan komentar, berbagi stiker dan emoji atau berbagi unggahan stories.

 

Berbagi THR via virtual

Kebiasaan lain yang dilakukan saat Idul Fitri adalah bagi-bagi amplop / THR. Nah, kalau kamu sudah berpenghasilan biasanya membagi-bagikan sejumlah uang untuk keluarga, saudara atau keponakan kecil di kampung. Tradisi ini bisa diganti caranya dengan transfer antar-bank atau dompet digital, setidaknya bisa mengurangi kekecewaan mereka karena kamu nggak bisa kumpul bersama keluarga.

 

Itu tadi empat cara merayakan lebaran dan bersilaturahmi meski nggak mudik. Semoga tips di atas bisa menginspirasi Sahabat TopKarir yang membaca di rumah ya. Yuk temukan tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store!

 

  • Login terlebih dahulu jika ingin meninggalkan komentar.