Pencari Karir Pencari Kandidat

Meski Mudik Dilarang, Silaturahmi Bisa Tetap Berjalan

24 Maret 2021 20:03 Pembekalan Karir 4191 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Nggak terasa ya, kita sudah melewati pertengahan Ramadan, jika tahun-tahun sebelumnya mendekati lebaran kita sudah disibukkan dengan persiapan mudik ke kampung halaman, untuk tahun 2020 ini kegiatan mudik resmi dilarang. Tujuannya untuk meredam penyebaran virus covid-19.

 

Larangan mudik ini sudah tertera dalam aturan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam rangka Pencegahan Penyebaran covid-19.

 

Suasana kumpul keluarga harus ditunda demi keselamatan bersama. Sudah membayangkan Idul Fitri di rumah aja? Apalagi buat para perantau, hidup di kota orang dan jauh dari keluarga pasti akan terasa sulit dan berbeda. Namun semua ini dilakukan agar kurva covid-19 segera melandai, pasien positif berkurang dan masyarakat bisa kembali melakukan aktivitas dengan normal.

 

Batal mudik bukanlah akhir dari segalanya, dengan bantuan teknologi digital kamu bisa tetap bersilaturahmi dan melepas rindu dengan keluarga di kampung halaman.

 

Video call jadi solusi menyambung silaturahmi

Sejak diberlakukannya kebijakan social distancing, aplikasi video call jadi sarana yang banyak digunakan untuk berkomunikasi. Baik untuk kegiatan kerja maupun bersosialisasi. Bermodalkan perangkat digital seperti smartphone, laptop dan koneksi internet, kita sudah bisa saling bertatap muka lewat layar.

 

Kamu bisa melepas rasa kangen dengan keluarga dan bermaaf-maafan saat Idul Fitri lewat perangkat digital yang kamu punya. Dengan nggak mudik ke kampung halaman kamu bisa menjaga keluargamu dari paparan virus yang mungkin kamu bawa dari kota atau saat di perjalanan. Keluarga pasti memaklumi kok, berikan pengertian pada orang tua maupun saudara kalau mudik tahun ini harus ditunda, yang penting silaturahmi tetap dijaga.

 

Mengirim parcel / hamper

Cara lain untuk berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan sanak saudara adalah dengan mengirim bingkisan parcel / hamper. Sebelum itu kamu harus tau nih bedanya parcel dan hamper. Ternyata selama ini banyak yang salah tafsir lho arti parcel dan hamper. Parcel adalah hadiah yang dikemas dan dibungkus dengan baik menggunakan kotak kertas dan dikirim melalui jasa pos / logistik. Sedangkan hamper itu hadiah yang dikemas menggunakan keranjang dan disusun sedemikian rupa agar terlihat menarik.

 

Nah, kalau sudah menyiapkan parcel / hamper untuk keluarga di kampung, jangan lupa sisipkan kartu ucapan lebaran dan permintaan maaf, kamu juga bisa meluapkan rasa rindu kamu dalam sebuah tulisan. Atau tambahkan juga file foto-foto terbaru kamu untuk mengobati rasa rindu keluarga.

 

Menggunakan media sosial

Aplikasi media sosial juga harus bisa dimanfaatkan untuk saling memberi kabar dan menjalin silaturahmi. Kamu bisa berbagi momen mempersiapkan lebaran dan suasana hari raya bersama keluarga lewat unggahan foto atau video. Fitur-fitur media sosial juga beragam, kamu bisa memanfaatkannya untuk berbagi keseruan dengan keluarga. Meninggalkan komentar, berbagi stiker dan emoji atau berbagi unggahan stories.

 

Berbagi THR via virtual

Kebiasaan lain yang dilakukan saat Idul Fitri adalah bagi-bagi amplop / THR. Nah, kalau kamu sudah berpenghasilan biasanya membagi-bagikan sejumlah uang untuk keluarga, saudara atau keponakan kecil di kampung. Tradisi ini bisa diganti caranya dengan transfer antar-bank atau dompet digital, setidaknya bisa mengurangi kekecewaan mereka karena kamu nggak bisa kumpul bersama keluarga.

 

Itu tadi empat cara merayakan lebaran dan bersilaturahmi meski nggak mudik. Semoga tips di atas bisa menginspirasi Sahabat TopKarir yang membaca di rumah ya. Yuk temukan tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store!

 

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
5 Skill yang Wajib Dimiliki Milenial di Tahun 2020

5 Skill yang Wajib Dimiliki Milenial di Tahun 2020

Gak terasa kita sudah memasuki tahun 2020 ya Sahabat TopKarir. Kalau kamu masih merasa waktu berjalan tanpa ada pencapaian, sebaiknya kamu evaluasi lagi nih bagaimana usaha kamu mewujudkan resolusi yang sudah kamu buat di awal tahun lalu. Di tahun yang penuh tantangan ini, tren semakin cepat berganti, teknologi semakin berkembang dan mempermudah semua aspek industri dan kehidupan. Lalu apa dampaknya? Ketika teknologi menunjukkan kemajuan, sumber daya manusia juga harus meng-upgrade diri untuk mengikuti kebutuhan pasar. Timbul pertanyaan untuk menghadapi tantangan profesional maupun kehidupan di tahun 2020, skill apa yang wajib kita miliki di tengah industri yang semakin canggih ini ya?     Kecerdasan emosional   Kesuksesan karir seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh kecerdasan intelektual. Kamu juga harus pandai menghadapi beragam situasi secara positif. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan seseorang untuk bisa mengelola dan mengenali emosi yang dirasakan sendiri maupun orang lain. Memahami emosi sangat penting ketika memasuki lingkungan pekerjaan, dimana kita akan bekerja sama dan bernegosiasi dengan rekan kerja dengan kepribadian yang berbeda-beda.     People management   Kalau kamu seseorang yang sangat bisa diandalkan oleh perusahaan, pekerjaanmu efektif dan efisien, bukan gak mungkin kamu diangkat jadi leader, baik untuk level supervisor atau manager. Kamu bakal memimpin sebuah tim, memastikan semua komponen kerja berjalan mencapai tujuan perusahaan. Sebagai pemimpin tugasmu bukan hanya mengarahkan saja, tapi juga memotivasi dan membangun lingkungan kerja yang baik.     Critical thinking   Skill selanjutnya yang wajib kamu punya adalah critical thinking (berpikiran kritis). Kamu harus mampu melihat masalah atau isu secara jelas dan logis. Menimbang baik buruknya sebuah pendekatan, sehingga kamu bisa menemukan solusi yang tepat dari setiap permasalahan.      Kreativitas   Di era revolusi 4.0 akan banyak pekerjaan manusia yang tergantikan dengan teknologi mesin. Namun mesin hanya bisa membuat pekerjaan menjadi lebih cepat, mereka tidak bisa berpikir kreatif layaknya manusia. Jadi kreatif bukan berarti kamu harus menciptakan lagu atau membuat lukisan. Kalau kamu bisa menyatukan pendapat dari beragam sudut pandang menjadi sebuah kesimpulan, kamu juga bisa disebut kreatif lho. Kreativitas lahir dari kepercayaan, kalau kamu bisa dan berani membuat sesuatu yang berbeda.     Complex problem solving   Terakhir yang juga gak kalah pentingnya adalah kemampuan menyelesaikan masalah. Untungnya kemampuan ini nggak didapat sejak kamu lahir, tetapi dari perjalanan hidup yang kamu alami. Bagaimana kamu mampu menghadapi masalah yang kerap datang di kehidupanmu. Dilansir HR Vision Event, lebih dari 1/3 pekerjan di segala industri berekspektasi pada kemampuan kita untuk menyelesaikan masalah-masalah rumit. Coba asah kemampuan problem solving-mu mulai sekarang ya, salah satunya bisa lewat video game lho.     Itu tadi 5 skill yang wajib banget kamu punya di 2020 ini. Buat yang merasa belum punya kelimanya, gak ada kata terlambat untuk mulai mengasah keahlian, siapkan diri menjadi lebih baik untuk masa depanmu ya. Yuk temukan tips-tips dan informasi seputar karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang ya.
Komentar