Pencari Karir Pencari Kandidat

Cerita Karir dan Kehidupan Kobe Bryant yang Menginspirasi

24 Maret 2021 20:03 6128 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 1 KALI DIBAGIKAN

Dunia olahraga Internasional kembali dikejutkan dengan kabar duka dari seorang legenda pebasket NBA, Kobe Bryant. Bryant tewas bersama putrinya Gianna Bryant dan 7 penumpang lain dalam kecelakaan helikopter di Calabasas, California Amerika Serikat pada Minggu (26/1) waktu setempat. Mimpinya menjadi seorang pebasket sudah ia miliki sejak kecil. Kecintaanya pada basket membuat ia memilih peruntungan di NBA ketimbang meneruskan pendidikannya selepas lulus SMA. Kesuksesan dan perjalanan karir Bryant di dunia basket hingga menjadi salah satu legenda olahraga ternama di dunia dapat dijadikan inspirasi untuk kita semua. Berikut TopKarir rangkum 3 hal yang bisa kamu teladani dari seorang Kobe Bryant dalam menjalani karir dan kehidupan pribadi.

 

Cintanya pada keluarga menjadikan Bryant sosok Ayah yang hebat

 

Bryant dikenal sebagai sosok family man, yang punya kesadaran hidup dan perhatian untuk anggota keluarganya. Meski pernah diterpa badai rumah tangga dan isu perceraian, Bryant dan istrinya Vanessa Bryant memilih untuk melanjutkan hubungan sebagai suami isteri hingga akhir hayat. Empat buah hatinya dari hasil pernikahan bersama Vanessa banyak mengisi laman Instagram milik Bryant, dengan raut wajah bahagia, Bryant mengabadikan setiap momen bersama keluarga.

 

Bryant sangat mendukung mimpi puteri-puterinya, termasuk Gianna yang punya mimpi meneruskan jejak karir sang Ayah, menjadi pebasket WNBA ternama. Hingga akhir usia pun Bryant dalam perjalanan mengantar Gianna berlatih basket di Mamba Academy, daerah Thousand Oak, California.

 

Kesetiaan pada klub LA Lakers selama 20 tahun

 

Pada usia 18 tahun di musim 1996-1997, Bryant masuk ke daftar pemain LA Lakers. Musim demi musim, Bryant tidak pernah melepas jersey Lakers. Ia setia dengan tim meski dalam kondisi terpuruk sekalipun. Bersama Lakers, Bryant menoreh prestasi lima kejuaraan NBA, dan dinobatkan sebagai NBA All Star sebanyak 18 kali. Ia juga turut menggondol emas untuk Amerika Serikat di Olimpiade tahun 2008 dan 2012. 

 

Bryant adalah ikon NBA di era 2000-an dan menjadi sosok panutan pemain-pemain muda, bahkan prestasinya terus menginspirasi meski pada 2016 Bryant pensiun dari karir basket yang membesarkan namanya.



Passion dan mimpi besarnya sejak kecil terus diperjuangkan hingga sukses

 

Bryant bisa dibilang sebagai atlet yang bukan terlahir dengan bakat alami. Ia harus bekerja keras membangun karirnya di dunia bola basket hingga akhirnya bisa menjadi atlet yang sangat disegani. Ketika terjun ke NBA pada tahun 1996, bakat Bryant dianggap masih rendah. Namun ia terus belajar dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan dengan ekstra latihan.

 

Kerja keras Bryant diakui rekan satu timnya di LA Lakers. Byron Scott mengatakan kalau Bryant sering berlatih shooting dua jam sebelum memulai latihan. Begitupun dengan John Celestand yang mengatakan kalau Bryant selalu menjadi orang pertama yang berlatih di gym meski dalam keadaan cedera sekalipun. Namun Bryant juga sadar kalau ambisi tidaklah cukup, karena itu ia berusaha mengamati gaya permainan dan mentalitas Michael Jordan dan beberapa pemain senior lain. Kombinasi mental, ambisi, kerja keras dan kemauan untuk belajar dari pemain lain membuat mendiang Bryant jadi salah satu atlet basket terhebat dalam sejarah basket dunia.

 

Meski sosok Kobe Bryant telah pergi, namun kesuksesan dan kegigihan karirnya akan terus menginspirasi. Selamat jalan Sang Legenda Mamba! Terima kasih sudah mengukir sejarah untuk dunia olahraga. Informasi dan tips-tips karir lainnya seputar kehidupan karir ada di aplikasi TopKarir. Yuk download aplikasinya di App Store dan Play Store kamu sekarang.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
5 Alasan Pentingnya Belajar Bahasa Mandarin untuk Berkarir

5 Alasan Pentingnya Belajar Bahasa Mandarin untuk Berkarir

Punya kemampuan bahasa inggris sebagai bahasa internasional tampaknya sudah umum ya. Gimana kalau bahasa mandarin? Di lingkungan masyarakat Indonesia, sering kan kita menemukan orang yang kesehariannya menggunakan Bahasa Mandarin. Karena banyak warga Indonesia yang punya keturunan Tionghoa dan tenaga kerja China yang menetap disini.   Belajar dan bisa menguasai banyak bahasa akan sangat menguntungkan terlebih untuk karir kamu kedepannya. Termasuk Bahasa Mandarin karena Tiongkok menjadi negara superior di bidang ekonomi yang punya pengaruh besar dalam perekonomian dunia, termasuk Indonesia.   Banyak perusahaan besar yang punya hubungan bisnis dengan China, karena itu tenaga kerja yang punya kemampuan berbahasa mandarin saat ini semakin dibutuhkan. Belajar Mandarin punya banyak manfaat di dunia kerja sekarang ini, setidaknya kamu bisa menguasai Bahasa Mandarin dasar berbentuk percakapan. Beberapa alasan di bawah ini bisa jadi pemicu semangat kamu untuk mulai belajar Bahasa Mandarin.   China berperan besar dalam perekonomian Negara Tiongkok merupakan salah satu raksasa ekonomi dunia. China punya kekayaan alam yang sangat berlimpah, populasi penduduk terbanyak serta tenaga kerja ahli yang berdedikasi menjadikan Negeri Tiongkok negara dengan pasar terbesar dunia.   Nggak heran, kemajuan dan pembangunan di China sangatlah pesat, baik dalam bidang infrastruktur, teknologi, maupun keuangan. Banyaknya kerjasama ekonomi dengan China membuat perusahaan di Indonesia membutuhkan sumber daya yang ahli berbahasa Mandarin untuk mendukung kelancaran berkomunikasi.   Bahasa dengan penutur terbanyak di dunia Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, populasi warga China juga tersebar di berbagai negara. Bahasa Mandarin adalah bahasa yang digunakan oleh lebih dari seperempat penduduk dunia. Nggak cuma penduduk di wilayah China saja, tapi juga masyarakat Taiwan, Singapura, Malaysia, Hongkong, Filipina bahkan di Indonesia juga sudah banyak yang menggunakan Bahasa Mandarin dalam kesehariannya.   Selain fakta tersebut, berbagai komunitas masyarakat perantauan dan keturunan Tionghoa yang bertempat tinggal di negara-negara besar, seperti Australia, Amerika Serikat dan daratan Eropa juga menggunakan bahasa ini. Bahkan 20% dari jumlah mahasiswa asing di Inggris berasal dari China.   Meningkatkan value dalam berkarir Dilansir Databoks, di awal tahun 2019 China menjadi negara kedua terbesar yang menanamkan modalnya di Indonesia, yakni sebesar 4,7 miliar dolar AS atau 16,8% dari total investasi ke Indonesia. Ini artinya, sumber daya manusia dengan kemampuan Bahasa Mandarin kedepannya sangat dibutuhkan.   Mulai dari sekarang kamu bisa belajar Bahasa Mandarin agar punya keunggulan berbahasa dan berkompetisi dengan kandidat pencari kerja lain. Kemampuan akan jadi daya tarik di mata banyak perusahaan.   Berperan dalam dunia pariwisata Karena penduduk Tiongkok yang besar dan tersebar di berbagai belahan dunia hal ini juga berdampak pada industri pariwisata. Banyak negara dan tempat-tempat wisata terkenal yang menyediakan informasi, tour guide berbahasa Mandarin. Apalagi untuk sektor wisata di negara-negara Asia. Oleh karena itu dalam dunia pariwisata bahasa Mandarin nggak kalah pentingnya dengan Bahasa Inggris.   Kalau kamu mau kerja di bidang hospitality, kemampuan bahasa Mandarin juga akan sangat diperhitungkan. Pasalnya jumlah wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia di tahun 2019 aja bisa mencapai 2,07 juta kunjungan. Gimana? Potensia karirnya pasti besar kan kalau bisa berbahasa Mandarin.   Peluang pekerjaan semakin luas Faktanya saat ini banyak lapangan pekerjaan juga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu berbahasa mandarin dengan baik dan lancar. Biasanya, mereka meminta skor HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi), yaitu ujian bahasa Mandarin. Nilai HSK bisa kamu masukkan dalam CV sebagai poin kelebihan kamu di mata perusahaan.   Sudah tau kan pentingnya punya kemampuan Bahasa Mandarin? Peluang karir kamu akan lebih luas, biarpun baru menguasai percakapan dasar. Belajar Bahasa Mandarin itu mudah kok, terlebih di era teknologi seperti sekarang ini, kamu bisa belajar online cuma lewat satu aplikasi. Salah satu yang menyediakan materi belajar Bahasa Mandarin yakni TopEdu dari TopKarir. Kamu bisa belajar bareng tutor yang andal dengan metode yang mudah dan cepat dipahami.   Itu tadi beberapa alasan pentingnya belajar Bahasa Mandarin untuk anak muda. Yuk temukan tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store!
Komentar