Pencari Karir Pencari Kandidat

Begini Cara Agar Bisnis Anda Bisa Beradaptasi Disaat New Normal

24 Maret 2021 20:03 1464 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 2 KALI DIBAGIKAN

Sejak berlakunya pembatasan sosial berskala besar di Indonesia sektor bisnis mau tidak mau harus bergeser ke arah digital. Beberapa diantaranya masih sanggup menyesuaikan diri dengan perubahan model bisnis yang terjadi, tak sedikit pula yang terpaksa menutup usahanya karena kesulitan beradaptasi.

 

Inovasi dan perubahan strategi yang cepat membuat perusahaan mampu bertahan sampai tiba saatnya masa pemulihan untuk perlahan kembali ke keadaan normal. Apapun bisnis Anda akan tetap berjalan jika di masa new normal, Anda mampu bereaksi cepat dengan kebutuhan yang semakin berkembang.

 

New normal bagi pelaku bisnis merupakan sebuah tantangan yang harus dilalui dengan menyusun strategi bertahan yang tepat namun tetap berpegangan pada protokol kesehatan yang berlaku. Pelaku bisnis harus lebih fleksibel dan realistis agar usahanya bisa tetap beroperasi. Untuk bisa beradaptasi, berikut poin-poin penting yang membahas strategi bisnis Anda di fase new normal.

 

Berinovasi

Krisis dan keterbatasan memaksa bisnis Anda untuk memutar otak, mengambil langkah cepat dan tepat agar bisnis bisa tetap berjalan. Hadirkan inovasi dengan melibatkan semua karyawan ataupun pelanggan. Cari tahu perspektif baru dari berbagai sudut pandang, ajak semua lini di perusahaan Anda untuk lebih aktif menyuarakan pendapatnya. Apa yang bisa diubah, dikembangkan, atau dipertahankan dari bisnis yang Anda jalankan sekarang.

 

Membaca perubahan perilaku konsumen

New normal bukan kembali ke keadaan normal, melainkan hidup dengan segala penyesuaian mengingat pandemi ini masih menjadi ancaman terbesar. Sejak kemunculan wabah covid-19, terjadi pergeseran gaya belanja konsumen. Jika sebelumnya, gaya hidup dan prestise menjadi alasan dalam membeli barang, sekarang ini konsumen lebih mengutamakan kebutuhan primer dan kesehatan untuk bisa survive. Kebiasaan ini masih terus berlanjut di masa new normal, sampai masyarakat merasa benar-benar aman dengan ditemukannya vaksin yang tepat.

 

Bisnis Anda harus lebih peka melihat perubahan perilaku dan kebiasaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka di masa new normal. Hal ini bukan hanya ditujukan untuk menghasilkan produk yang dapat dijual ke konsumen namun juga untuk melakukan perubahan model bisnis, transaksi, pendekatan, sampai strategi pemasaran yang lebih sesuai dengan kaidah waktu dan keadaan.

 

Menyerap ilmu-ilmu baru

Pandemi covid-19 merupakan wabah yang datang secara tiba-tiba, beberapa negara bahkan minim antisipasi. Karenanya bisnis kebanyakan juga tidak punya cara yang tepat untuk melawan dampaknya. Semua dilakukan dengan perencanaan yang mendadak, namun bukan berarti tanpa pertimbangan. Sudah banyak pebisnis yang mampu melalui masa pandemi sampai tibanya new normal dengan perubahan strategi yang mereka punya. Ini semua bisa dilalui dengan cara belajar, membuka mata dan melihat hal-hal baru.

 

Anda juga bisa belajar dan menyerap ilmu dari pebisnis lain yang mampu survive di masa krisis akibat pandemi. Cari mentor, belajar dari platform online, webinar dan beragam pelatihan juga tersedia untuk diikuti. Dengan belajar, Anda akan menemukan referensi, insight dan ide-ide baru untuk memahami kondisi dan mencari jalan keluar terbaik demi menyelamatkan bisnis.

 

Memperhatikan protokol kesehatan karyawan

Bagaimanapun juga sumber daya manusia di perusahan menjadi jantung yang menghidupkan bisnis Anda. Keamanan dan kesehatan karyawan menjadi prioritas utama ketika bisnis Anda harus kembali beroperasi di fase new normal. Untuk itu perlu diterapkan berbagai kebijakan untuk mengantisipasi penyebaran virus di lingkungan kerja. Mulai dari peraturan yang mengharuskan karyawan mencuci tangan ketika datang, memakai masker, menjaga jarak aman, sampai mengutamakan karyawan yang menggunakan kendaraan pribadi untuk bekerja di kantor.

 

Itu tadi cara agar bisnis Anda mampu beradaptasi di era new normal. Temukan kandidat muda terbaik untuk bergabung di perusahaan Anda bersama TopKarir, hubungi kami di sini. Tips-tips karir lainnya seputar HR bisa Anda temukan di Ruang HR TopKarir.

 

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Pekerjaan Online di Masa New Normal dengan Gaji Menggiurkan

Pekerjaan Online di Masa New Normal dengan Gaji Menggiurkan

Wabah pandemi Covid-19 mengubah banyak kebiasaan hidup masyarakat, termasuk juga aktivitas kerja dan perkantoran. Pekerjaan dengan sistem remote dan work from home dipilih untuk mendukung kebijakan Pemerintah demi memutus rantai persebaran virus.   Memasuki masa new normal, mobilitas kerja mulai kembali hidup begitupun proses rekrutmen yang sempat tertunda. Saat ini, pekerja online yang bisa melakukan pekerjaan secara fleksibel sedang banyak dicari perusahaan, sebab kantor masih menerapkan pembatasan jarak sosial. Jangan salah, pekerjaan online juga menjanjikan penghasilan yang nggak kalah besar dibanding bekerja kantoran.   Berikut ini beberapa jenis pekerjaan online di masa new normal dengan gaji yang menggiurkan.   Content writer & Copywriter Buat kamu yang suka nulis, freelance writer di era new normal lagi banyak dibutuhkan. Perusahaan membutuhkan content writer yang bisa menulis artikel untuk mengoptimasi situs web mereka. Kepiawaian kamu dalam membuat artikel menarik dan membahas hal-hal yang lagi trend diburu banyak perusahaan.   Kalau kamu punya minat dan bakat menulis persuasif, kamu juga bisa terjun ke ranah copywriting, sebuah seni menjual melalui tulisan. Seorang copywriter dibutuhkan oleh perusahaan untuk mendukung aktivitas marketing, mendorong aksi sampai membujuk audiens untuk melakukan apa yang diinginkan.   Graphic Designer Buat yang lebih suka mengolah gambar visual, pekerjaan ini emang nggak ada matinya, selalu ada lowongan kerja yang menawarkan posisi graphic designer. Supaya bisa diperhitungkan, seorang graphic designer harus punya pengalaman dan portofolio desain yang banyak nih. Nggak susah kok, kamu bisa pajang karya-karya terbaikmu di media sosial. Atau bisa gabung di situs-situs kreatif seperti Kreavi, Behance, Dribbble, dan lainnya, bisa sekalian cari inspirasi dan bangun relasi di situs kreatif tersebut. Kompetisi desain seperti membuat poster atau logo juga bertebaran di media sosial, kamu bisa coba ikutan untuk nambah pengalaman dan portofolio kamu.   Kamu tau logo Pertamina? harganya diperkirakan mencapai USD 350.000 atau pada saat itu sekitar Rp 4,6 miliar. Angka yang fantastis bukan? Untuk sebuah logo dengan bentuk dan warna sederhana. Eits, tapi nggak sesederhana yang dibayangkan lho. Menciptakan sebuah logo untuk brand ternama dan punya makna di setiap komposisinya jadi tantangan berat buat para desainer, ya sebanding lah dengan harga.    Web Software Engineer  Profesi satu ini punya tugas menganalisis permasalahan dan kebutuhan pengguna dengan membuat aplikasi perangkat lunak komputer atau sistem untuk menjawab kebutuhan tersebut. Diperlukan ketelitian yang tinggi untuk menekuni bidang ini, orang-orang yang berpeluang untuk mendapatkannya biasanya berasal dari lulusan teknik informatika.   Profesi ini nggak beda jauh dengan programmer dan system analyst. Yang membedakan seorang software engineer harus menguasai Software Development Life Cycle (SDLC) untuk mengembangkan perangkat lunak, mulai dari requirement sampai maintenance.   Freelance Translator Kalau kamu menguasai bahasa asing, di era new normal, penerjemah lepas bisa jadi profesi yang santai tapi nggak kalah menghasilkan. Kamu bisa mengerjakannya cuma dari rumah. Banyaknya perusahaan nasional yang bekerja sama dengan perusahaan asing, membuat pekerjaan ini selalu dicari-cari. Belum lagi industri media, penerbit buku juga membutuhkan jasa freelance translator.   Sertifikasi seperti TOEFL dan IELTS yang kamu punya semakin memperbesar peluang karirmu. Kalau kamu menguasai banyak bahasa asing, lebih banyak lagi kesempatan kerja yang menunggu kamu.   Tutor Online Sekarang jaman sudah beralih ke digital. Kegiatan belajar bisa dilakukan tanpa harus bertatap muka langsung dengan guru atau tutornya, tinggal buka layar handphone bisa belajar dimana aja. Melihat sistem belajar yang semakin berkembang, profesi tutor online kini jadi salah satu yang menjanjikan.   Kalau kamu punya pengalaman sebagai guru les, asisten dosen, atau tutor, sekarang kamu bisa mulai beralih menjadi tutor online. Tinggal siapkan materi video belajar dan beberapa soal latihan, kamu bisa bekerja sama dengan platform pelatihan online, seperti TopEdu.    Reseller Sekarang jualan nggak harus punya toko / kios, cuma modal laptop, smartphone, dan jaringan internet aja kamu sudah bisa menjalankan bisnis. Caranya ya jadi reseller, kamu bisa beli barang-barang secara online dari supplier dan menjualnya lagi dengan harga yang sudah disesuaikan.   Nggak perlu pusing mikirin produksi, kamu tinggal menyusun strategi promosi dan menempatkan konten promosi di platform yang sesuai. Kamu bisa menjualnya di media sosial atau marketplace. Kamu bisa mulai dengan bergabung di TopKarir Freelance untuk mencari supplier dengan produk-produk berkualitas yang membutuhkan reseller. Yuk, mulai bisnismu sebagai reseller di sini.   Itu tadi beberapa pekerjaan online yang bisa kamu coba tekuni di masa new normal. Yuk baca tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store ya!
Komentar