Pencari Karir Pencari Kandidat

5 Pilihan Pekerjaan yang Berhubungan dengan Media Sosial

11 Januari 2022 11:01 6486 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 6 KALI DIBAGIKAN

Media sosial adalah media daring yang digunakan oleh penggunanya untuk bersosialisasi, bertukar informasi, berkomunikasi sampai bertransaksi melalui unggahan konten grafis, tulisan, maupun audio-visual.

 

Media sosial sudah jadi sarana komunikasi yang digunakan oleh banyak orang di seluruh dunia, kamu juga pasti punya kan?

 

Hootsuite (We are Social): Indonesian Digital Report 2021 menerbitkan data bahwa pengguna media sosial aktif di Indonesia mencapai 170 juta atau 61,8% dari total populasi penduduk Indonesia.

 

Melihat data di atas nggak heran kalau media sosial juga menjadi media potensial yang digunakan dalam berbisnis. Karenanya, pekerjaan yang berhubungan dengan media sosial juga semakin beragam dan dibutuhkan perusahaan.

 

Buat para milenial dan gen Z yang nggak pernah lepas sama yang namanya gadget pasti banyak mengincar posisi kerja ini. Apa aja sih pilihan pekerjaan yang erat hubungannya sama media sosial dan apa saja tanggung jawabnya?

 

1. Content Writer

Dewasa ini profesi content writer atau penulis konten lagi banyak dicari perusahaan lho, terlebih perusahaan yang bergerak di bidang digital. Kedepannya profesi ini akan terus dibutuhkan seiring berkembangnya industri digital.

 

Content writer adalah pekerjaan yang secara profesional menulis dan memproduksi konten-konten menarik untuk dipublikasi di media online. 

 

Konten yang dibuat bisa dalam bentuk konten visual, media sosial, artikel maupun bentuk konten lain yang tersaji melalui media digital.

 

Tugas seorang content writer umumnya menganalisa dan melakukan riset sebelum membuat konten, menulis konten sesuai pesan dan tujuan yang relevan, mengoptimasi SEO, editorial, sampai mengevaluasi konten.

 

2. Social Media Specialist

Nggak jauh berbeda dengan content writer, social media specialist juga diprediksi akan jadi pekerjaan yang semakin dibutuhkan dalam 5 tahun mendatang.

 

Gak cuma platform-nya aja, fitur-fitur dari setiap media sosial juga terus bertransformasi. Karena itu, dibutuhkan talenta yang memahami penggunaan dan tren media sosial yang selalu berkembang.

 

Tugas utama seorang social media specialist umumnya mengelola media sosial perusahaan atau klien, membangun koneksi dengan pelanggan, membuat perencanaan konten sesuai tujuan dan identitas brand, juga mengevaluasi efektivitas konten yang dibuat.

 

3. Influencer

Kalau yang satu ini pasti udah nggak asing lagi di telinga para milenial. Influencer mulai dari yang nano sampai mega influencer pasti berseliweran di beranda media sosial kamu.

 

Seorang influencer harus mengenal siapa audiensnya, punya kreativitas yang tinggi serta konsisten dalam membuat konten.

 

Jadi influencer itu tugasnya nggak cuma mengunggah foto atau video di media sosial aja, tapi juga membangun personal branding agar lebih dikenal publik, mengikuti perkembangan tren, serta membangun interaksi positif dengan audiens/followers.

 

Manajemen konten, waktu dan keuangan yang baik juga dibutuhkan untuk mengatur pekerjaan seorang influencer.

 

Sebagai influencer kamu juga punya tanggung jawab untuk memberikan informasi dan pengaruh positif kepada audiens. Image dan keunikan mereka menjadi sangat penting untuk ditonjolkan.

 

4. Content Creator

Berbeda dengan content writer yang biasanya hanya fokus pada konten penulisan seperti artikel/blog serta perencanaan konten harian, content creator punya tanggung jawab terhadap teknis produksi kontennya juga.

 

Nggak sebatas perencanaan aja nih, content creator biasanya juga bertugas mengambil dan mengedit video, menulis, mendesain, sampai menjadi talent untuk konten yang ia buat.

 

5. Community Development

Pekerjaan community development itu bertugas memperluas jangkauan pasar perusahaan lewat pendekatan ke komunitas-komunitas tertentu. Cara ini dianggap lebih efisien dibanding mendatangi target pasar satu persatu.

 

Ketika bertugas, community development biasanya juga memanfaatkan media sosial untuk memberikan informasi, menjalin kemitraan, serta berkomunikasi dengan pihak tertentu.

 

Tugas community development umumnya meliputi perencanaan proyek untuk mencapai tujuan yang spesifik, membangun jaringan dan melibatkan kelompok dalam memahami isu-isu sosial, membuat strategi penyampaian pesan yang baik, sampai mengkoordinasi pertemuan/acara.

 

Itu tadi beberapa pekerjaan yang akan semakin ngetren dalam beberapa tahun kedepan berhubungan dengan media sosial. Gimana? Makin tertarik bekerja di industri digital khususnya media sosial?

 

Temukan peluang karir terbaikmu untuk jadi #JauhLebihHebat di tahun yang baru. Tersedia lowongan kerja ter-update dari perusahaan impianmu di sini.

 

Download aplikasi TopKarir untuk permudah setiap langkah karir kamu kedepan dan manfaatkan fitur premium yang akan membawamu untuk #JauhLebihHebat dalam berkarir.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Tips Memanfaatkan Media Sosial untuk Membangun Karir

Tips Memanfaatkan Media Sosial untuk Membangun Karir

Media sosial bukan lagi sesuatu yang awam di kalangan anak muda, setiap harinya mereka nggak pernah lepas dari Instagram, Facebook, Twitter atau yang sekarang lagi hype yaitu Tiktok. Media sosial bukan sekedar platform interaksi dan hiburan aja lho, banyak manfaat positif yang bisa kamu dapat seperti manfaat bisnis, sarana belajar, mengembangkan potensi bahkan memaksimalkan karir.   Lewat media sosial banyak kesempatan nggak terduga datang termasuk dalam hal karir. Nah, supaya media sosialmu bisa bermanfaat untuk karir kamu kedepannya, lakukan beberapa tips di bawah ini ya!   Bangun image yang positif Untuk bisa membangun karir yang cemerlang lewat media sosial kamu harus menjadi pribadi yang positif. Unggah foto atau status yang tidak mengandung SARA dan perkataan negatif. Jika ada unggahan lama kamu yang berisi hal tersebut segera hapus agar jauh dari penilaian buruk.   Biasakan untuk berpikir ulang dalam menyatakan pendapat di media sosial terutama jika dalam keadaan kesal / marah, karena hal tersebut malah akan merugikan image kamu di kemudian hari. Media sosial bisa jadi portofolio kamu di hadapan HR saat proses perekrutan, karena itu bangun image positif. Sebarkan hal-hal yang bermanfaat untuk banyak orang setidaknya untuk diri kamu sendiri.   Gunakan nama dan foto asli Menggunakan nama dan foto asli sebagai profil di media sosial bertujuan agar orang lebih mengenal siapa diri kamu. Gunakan nama yang sama untuk semua akun media sosial kamu, tambahkan alamat email dan link portofolio agar perusahaan bisa melihat potensi dan lebih mudah menghubungi kamu.   Unggah prestasi / karya kamu Manfaatkan media sosial sebagai ruang pameran karya yang pernah kamu buat. Kalau kamu punya kemampuan fotografi, kamu bisa mengunggah hasil foto yang pernah kamu ambil. Hal ini bisa menjadi magnet bagi perusahaan atau klien yang ingin merekrut / bekerja sama dengan kamu.   Dengan mengunggah prestasi dan karya yang pernah dibuat, kamu juga bisa menjadi inspirasi untuk orang lain yang melihatmu di media sosial. Hal ini tentu akan membuatmu bersemangat menciptakan karya lain yang lebih keren.   Follow akun-akun inspiratif Saat ini banyak akun-akun media sosial yang memberikan beragam informasi dan wawasan untuk dipelajari. Akan sangat bermanfaat jika kamu mengikuti akun mereka dan belajar dari karya-karyanya. Beberapa tokoh di bidang bisnis dan karir profesional yang punya banyak pengalaman juga bisa kamu ikuti untuk menambah motivasi dan inspirasi kamu dalam mengembangkan karir.   Beberapa komunitas dan organisasi yang sering membahas beragam topik menarik dan mengadakan kegiatan positif juga bisa kamu ikuti untuk menambah wawasan dan pengalaman kamu.   Perluas jaringan dan aktif berinteraksi Kamu bisa mulai dengan meninggalkan pesan di kolom komentar seseorang untuk membangun koneksi. Sekedar mengapresiasi karya / postingan yang mereka unggah bisa menjadi pintu masuk menuju relasi yang lebih luas lho. Di Facebook kamu bisa bergabung dengan grup dan aktif berdiskusi, atau mencari grup lowongan pekerjaan yang menyediakan beragam informasi lowker. Ingat ya, kesempatan karir bisa datang dari mana saja, termasuk dari media sosial jadi bangun koneksi seluas-luasnya ya!   Itu tadi 5 tips memanfaatkan media sosial untuk karir kamu. Semoga tips di atas bisa menginspirasi Sahabat TopKarir yang membaca di rumah ya. Yuk temukan tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store!
Komentar