Pencari Karir Pencari Kandidat

5 Jurus Membuat CV Tanpa Pengalaman untuk Fresh Graduate

22 Juni 2021 09:06 23156 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 23 KALI DIBAGIKAN

Pengalaman kerja jadi salah satu poin penting yang dilihat oleh perekrut dalam sebuah CV. Sering kita temui lowongan pekerjaan dengan kualifikasi pengalaman kerja dalam periode waktu tertentu. Namun, hal ini bikin para lulusan baru merasa nggak percaya diri bahkan mundur sebelum coba melamar.

 

Buat para lulusan baru, sebenarnya pengalaman yang dimaksud bukan cuma soal pekerjaan secara profesional di bidang tertentu. Melainkan juga pengalaman organisasi, kepanitiaan, berkomunitas, sampai kegiatan volunteer.

 

Semua itu bisa kamu cantumkan dalam CV untuk menunjukkan kalau kamu juga punya pengalaman yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Untuk lebih jelasnya, berikut 5 cara menyusun CV tanpa pengalaman kerja yang fresh graduate harus tau.

 

Cari lowongan kerja terbaru di wilayah Bandar Lampung? Temukan di sini.

 

1. Masukkan pengalaman organisasi/volunteer

Nggak perlu minder sebagai lulusan baru yang belum punya pengalaman kerja. Kamu bisa cantumkan pengalaman organisasi/kepanitiaan/volunteer yang relevan dengan posisi kerja yang kamu lamar.

 

Pengalaman organisasi/komunitas yang kamu ikuti membuktikan kamu punya basic kerja sama & mampu bekerja dalam tim, karena soft skill itulah yang juga dibutuhkan perusahaan pada umumnya.

 

Atau masukkan pengalaman magang yang pernah kamu ikuti di masa perkuliahan/sekolah. Setidaknya rekruter melihat kamu punya dasar pengetahuan terkait tugas dan tanggung jawab posisi tertentu.

 

2. Lengkapi informasi pendidikan

Informasi pendidikan jadi elemen yang nggak boleh ketinggalan dimasukkan ke dalam CV. Karena kamu belum punya pengalaman kerja, latar belakang pendidikan jadi aspek yang memperlihatkan kesesuaian kamu dengan posisi kerja yang ditawarkan perusahaan.

 

Tapi ingat ya, nggak perlu kamu masukkan pendidikanmu dari taman kanak-kanak, cukup sematkan 2 pendidikan terakhir yang kamu tempuh. Tulis nama instansi pendidikan, jurusan, tahun lulus, dan IPK kalau kamu menempuh jenjang perguruan tinggi. 

 

3. Masukkan skill dan prestasi yang relefan

Nggak ketinggalan isi juga CV-mu dengan skill dan prestasi yang masih relevan dengan posisi kerja yang kamu lamar. Ingat ya, jangan berbohong perihal skill ini, tulis dengan jujur, keterampilan apa yang kamu bisa dan kekuatan apa yang menonjol dari diri kamu.

 

Prestasi semasa mengenyam pendidikan juga bisa kamu tambahkan asalkan masih berhubungan dengan bidang kerja yang kamu tuju.

 

Misalnya kamu melamar untuk posisi yang berkaitan dengan kepenulisan, kalau kamu pernah memenangkan kompetisi karya tulis ilmiah, puisi, atau menulis cerpen, kamu bisa menambahkannya ke dalam CV.

 

Cari lowongan kerja terbaru di wilayah Purwokerto? Temukan di sini.

 

4. Deskripsi diri yang menarik

Meskipun kamu belum punya pengalaman kerja yang bisa ditambahkan dalam CV, kamu masih bisa menarik perhatian HRD lewat deskripsi diri. Bagian deskripsi diri ini jadi salah satu kolom spesial dan kesempatanmu untuk bersinar.

 

Berikan kalimat singkat yang menunjukkan ketertarikanmu pada bidang kerja/industri yang mau kamu lamar. Contohnya: 

 

“Fresh graduate yang punya passion tinggi di bidang (tulis spesialisasimu), tanggung jawab yang tinggi, kemampuan adaptasi yang baik, serta kemauan untuk belajar dan mengembangkan diri”.

 

Beri deskripsi yang kuat meskipun singkat, karena bagian ini akan menjadi kesan awal yang dilihat oleh rekruter.

 

5. Perhatikan penggunaan font dan typo

Nah, yang terakhir ini seringkali dilupakan, padahal font dan typo bisa mempengaruhi ketertarikan rekruter terhadap CV-mu, lho.

 

Pemilihan font yang sederhana dan mudah dibaca harus diperhatikan. Pasalnya rekruter pasti nggak punya waktu banyak membaca CV-mu diantara banyaknya CV lain yang masuk.

 

Jadi, pastikan kamu membuat CV yang jelas dan singkat dengan font yang mudah dibaca. Nggak perlu dekorasi yang ramai sampai poin utama CV-mu jadi tenggelam. Hindari juga typo dengan teliti membaca ulang CV sebelum dikirim.

 

Gimana, sudah siap mengirim CV ke perusahaan impianmu? Temukan informasi lowongan kerja terupdate dan rencanakan karir hebatmu di TopKarir. Download aplikasinya gratis di App Store dan Play Store.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Hindari Kata-Kata Berikut Ini Saat Wawancara Kerja

Hindari Kata-Kata Berikut Ini Saat Wawancara Kerja

Kamu sedang menghadapi proses wawancara kerja Sahabat TopKarir? Sebelum melakukannya kamu perlu mempersiapkan sebaik mungkin. Seperti yang kita tahu proses wawancara kerja, merupakan proses yang penting apabila kamu ingin diterima bekerja. Termasuk menghindari perkataan yang bisa membuatmu gagal dalam wawancara kerja, apa saja? Disimak yuk Sahabat TopKarir!     Berkata Kasar   Hindari berkata kasar saat melakukan wawancara kerja, hal itu akan merugikanmu karena kamu dianggap tidak memiliki sopan santun. Kamu juga akan di blacklist dari perusahaan tersebut dan masuk kedalam daftar kandidat yang tidak direkomendasikan.     Menjelek-jelekan Pekerjaan Lama   Hal yang kamu hindari berikutnya adalah kamu tidak boleh mengeluarkan perkataan yang menjelek-jelekkan perusahaan atau pekerjaan lamamu. Karena pihak perusahaan akan berpikir kamu bukanlah orang yang profesional dan tidak bijak. Jangan ya Sahabat TopKarir.     Tidak Menguasai Tentant Perusahaan   “Perusahaan ini bergerak di bidang apa ya?” kata-kata itu harus kmu hindari ya Sahabat TopKarir. Sebelum memulai wawancara kerja lebih baik kamu mempelajari dulu tentang perusahaan tersebut agar kamu terlihat sungguh-sungguh.   Nah itu dia kata-kata yang harus kamu hindari saat wawancara kerja, semoga tips ini berguna untuk kamu ya Sahabat TopKarir! Dapatkan tips karir lainnya di www.topkarir.com.
Bagaimana Cara Memulai Bisnis Tanpa Modal? Ini Tipsnya

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Tanpa Modal? Ini Tipsnya

Cara memulai bisnis tanpa modal - Kamu tidak selalu membutuhkan banyak modal untuk menjalankan bisnis. Faktanya, terkadang bisnis juga bisa dimulai dengan sedikit modal atau bahkan tanpa dana. Ya, memulai bisnis tanpa uang mungkin awalnya tampak seperti ide yang dibuat-buat, tetapi bukan berarti tidak mungkin.   Benar bahwa untuk memulai dan menskalakan bisnis apapun, Kamu akan membutuhkan lebih dari sekadar arus kas tambahan. Kamu mungkin membutuhkan mitra, investor, dan rencana yang solid tentang bagaimana Kamu akan menggunakan dana untuk mengembangkan bisnis.    Jika Kamu berpikir tentang bagaimana dapat memulai bisnis dengan dana nol, berikut adalah beberapa ide cara memulai bisnis tanpa modal yang bisa diikuti.   Baca juga: TIPS MEMBANGUN BISNIS YANG KREATIF   Pikirkan Apa Yang Bisa Kamu Lakukan dan Cobalah Mencapainya Secara Gratis   Mulailah dengan memikirkan apa yang penting untuk bisnis Anda? Apakah memerlukan situs web atau halaman promosi lainnya?   Apakah lebih masuk akal jika Kamu mendesain materi pemasaran Kamu sendiri di Canva? Bisakah menukar dan menukar keterampilan atau produk atau sumber daya dengan orang lain sebagai pengganti pembayaran?   Jika sudah menemukan banyak kemungkinan, selanjutnya buatlah daftar apa saja yang Kamu butuhkan untuk bisnis dan kemudian teliti alternatif gratis yang bisa digunakan.    Baca juga: 6 Tips Buat Kamu Yang Pengen Resign dari Kantor dan Memulai Bisnis Sendiri   Kumpulkan dana pribadi selama 6 bulan untuk pengeluaran bisnis   Memang, masuk ke rekening tabungan untuk modal bisnis bukanlah situasi yang ideal. Namun, ini adalah praktik yang cukup umum di kalangan pengusaha sukses.    Saat merancang rencana bisnis, tulislah secara terperinci tentang berapa banyak dana yang akan dibelanjakan dan berapa banyak pendapatan yang kemungkinan besar akan dihasilkan. Kemudian, realistislah tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan sebelum Kamu mendapatkan keuntungan.    Biasanya, dibutuhkan setidaknya enam bulan sebelum Kamu mulai melihat aliran uang masuk. Buatlah sasaran untuk menghemat biaya hidup setidaknya selama enam bulan sehingga Kamu dapat membagi pemasukan pribadi untuk bisnis baru Anda.   Mintalah dana tambahan dari teman dan keluarga   Carilah orang yang paling dekat dengan Kamu saat melakukan promosi. Gunakan teman dan keluarga sebagai sumber daya bisnis yang menguntungkan. Meskipun terlihat tidak profesional, namun memulai bisnis dengan dukungan keluarga adalah cara terbaik untuk berkembang.   Minta umpan balik dari orang terdekat terkait bisnis yang sedang Kamu jalankan. Dan, saat Kamu siap meluncurkan bisnis, tanyakan apakah mereka dapat membantu dengan pinjaman kecil untuk memulai bisnis. Pastikan untuk mencatat semuanya secara tertulis dan kapan Kamu akan membayarnya kembali.    Baca juga: Tips Tepat Bagi Pegiat Bisnis Di Online   Ajukan pinjaman usaha kecil saat membutuhkan tambahan modal   Jika Kamu mencari lebih banyak modal dan telah beroperasi dengan anggaran yang sedikit, pertimbangkan untuk mengajukan pinjaman usaha kecil. Bank dan pemberi pinjaman online menawarkan berbagai jenis pinjaman usaha kecil kepada pelanggan yang mencari kas tambahan atau dana investasi.    Jika Kamu tidak mencari jumlah pinjaman sekaligus, pertimbangkan jalur kredit bisnis. Ini adalah opsi yang bagus untuk membeli item sesuai kebutuhan.    Cari investor   Kamu mungkin pernah mendengar tentang angel investor.  Angel investor biasanya adalah orang pertama di luar perusahaan yang berinvestasi dalam bisnis.   Tidak seperti perusahaan luar atau pemodal ventura lainnya, investor malaikat meletakkan dana pribadi mereka sendiri. Mereka juga dapat menjadi mentor terbaik yang bisa dijadikan mitra berbisnis, karena banyak dari mereka adalah mantan pengusaha yang bisa sudah tahu bagaimana cara mengelola pendanaan perusahaan. Jika Kamu ingin sukses memulai bisnis tanpa modal, cobalah untuk mencari investor seperti ini.    Temukan berbagai insight untuk kamu yang ingin belajar banyak tentang bisnis disini 
Komentar