Pencari Karir Pencari Kandidat

5 Cara Mudah Mendapatkan Proyek Kerja Freelance Buat Pemula

24 Maret 2021 20:03 2873 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Profesi freelance semakin hari kian digandrungi. Apalagi kalau bukan karena fleksibilitas waktu dan tempat kerja yang diberikan bikin profesi satu tak lagi sekedar jadi pekerjaan sampingan.

 

Bagi kamu yang baru akan terjun ke dunia freelance tentu bertanya-tanya bagaimana seorang freelancer bisa mendapatkan pekerjaan. Sebagian freelancer yang telah memiliki banyak koneksi mungkin tidak terlalu sulit mendapatkan proyek. Lalu, bagaimana dengan mereka yang masih minim pengalaman seperti fresh graduate?

 

Baca Juga: Pertimbangkan Hal-hal Ini Sebelum Bekerja Freelance

 

Cara Mudah Mendapatkan Proyek Kerja Freelance

 

Di luar waktu dan tempat kerja yang fleksibel, bekerja freelance boleh dibilang gampang-gampang susah. Ya, menjadi pekerja lepas artinya kamu harus siap bekerja secara mandiri dan menggantungkan nasib pada dirimu sendiri.

 

Tidak ada atasan yang akan memberikan proyek kerja untukmu secara rutin. Namun, kondisi ini sebaiknya jangan membuatmu jadi takut untuk bekerja freelance.

 

TopKarir punya beberapa tips untuk mendapatkan proyek kerja freelance bagi para pemula. Apa saja? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

 

1. Bangun Personal Branding

 

Seperti yang telah disebutkan di atas, seorang freelancer menggantungkan nasib pada dirinya sendiri. Untuk itu, memiliki personal branding yang kuat adalah kunci utama menjadi pekerja lepas.

 

Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk membangun personal branding. Salah satunya yakni memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, LinkedIn, atau Twitter. 

Perbarui profil akun media sosial milikmu, tuliskan di kolom deskripsi kamu adalah seorang freelancer. Cantumkan link portofolio onlinemu bisa jadi nilai plus. 

 

2. Buat Portofolio Online

 

Di era digital seperti sekarang sudah banyak platform dan website yang menyediakan fasilitas arsip. Atau kamu bisa memanfaatkan blog untuk memamerkan hasil karyamu seperti tulisan, gambar dan lainnya.

 

Portofoliomu ini akan menjadi bahan pertimbangan utama klien saat hendak mempekerjakan seorang freelancer. Mereka tentu tidak ingin mengambil risiko di kemudian hari jika ternyata mendapat pekerja freelance yang tidak mumpuni dalam bidangnya.

 

Baca Juga: 7 Pekerjaan Freelance dengan Penghasilan Tinggi

 

3. Bangun Jaringan Seluas Mungkin

 

Walau tidak bisa mengandalkan orang lain, setidaknya jangan lupa membangun relasi seluas mungkin. Tidak sedikit freelancer yang mendapatkan kerja pertama mereka dari orang-orang terdekat.

 

Kamu bisa menawarkan hasil kerjamu ke teman, keluarga, tetangga atau kolega kerja. Jika bukan mereka yang mempekerjakanmu, bisa jadi mereka akan membantumu mendapatkan klien dari mulut ke mulut. Untuk itu, jalin komunikasi dan silaturahmi yang baik dengan siapapun.

 

4. Bergabung dengan Komunitas Freelancer

 

Selain orang-orang terdekat, cara lain untuk memperluas jaringan adalah dengan bergabung di komunitas freelancer. Kamu bisa menemukannya di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram atau Twitter.

 

Di sana kamu bisa belajar dari freelancer lain yang mungkin sudah lebih berpengalaman. Tidak menutup kemungkinan relasimu dengan pekerja lepas lainnya akan mendatangkan proyek kerja untukmu.

 

Baca Juga: Strategi Mempekerjakan Karyawan Freelance

 

5. Mencari Lowongan Kerja Freelance

 

Jangan khawatir kesulitan mencari kerja ketika menjadi pekerja lepas. Karena kini sudah banyak wadah yang menyediakan lowongan pekerjaan untuk para freelance, salah satunya TopKarir.

 

Untuk mendapatkan proyek freelance yang diinginkan kamu harus lebih dulu mengunduh aplikasi TopKarir di ponselmu. Setelah itu, isi profil sampai lengkap 100%.

 

Selanjutnya pilih kolom freelance dan klik “lihat akun”. Isi kolom 'Tentang Saya' dengan deskripsi diri semenarik mungkin. Mulai dari passion, kelebihan, pengalaman hingga keterampilanmu agar perusahaan atau calon klien bisa mengenali dirimu.

 

Di kolom 'Keahlian' pilih beberapa keahlian yang kamu miliki dan kuasai untuk meningkatkan kepercayaan calon klien padamu. Untuk semakin meyakinkan perusahaan dan calon klien, tambahkan hasil karya atau portofoliomu di kolom yang sudah tersedia.

 

Jika semua sudah lengkap, kamu dapat dengan mudah melamar proyek yang sesuai di TopKarir Freelance. Daftar di TopKarir Freelance  sekarang juga!

 

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
5 Cara Menghadapi Pesaing di Dunia Kerja

5 Cara Menghadapi Pesaing di Dunia Kerja

Harus disadari oleh Sahabat TopKarir bahwa hidup di dunia kerja adalah sebuah persaingan dan kita wajib menjadi pemenang tanpa menjatuhkan pesaing di dunia kerja. Untuk itu kita harus segera menyikapi dengan sigap dan cekatan dalam menghadapi pesaing di dunia kerja. Bila tidak maka kamu akan merasa tertekan dengan suasana kerja yang penuh dengan persaingan. Berikut adalah 5 Cara Menghadapi Pesaing di Dunia Kerja.    Ambilah Sudut Pandang Positif Bahwa Pesaing di Dunia Kerja Hal yang Biasa   Berusahalah selalu menjadi seseorang dengan sudut pandang positif dalam segala hal terhadap pesaingmu di dunia kerja. Anggaplah pesaingmu adalah orang yang selalu memperhatikan dan memberikan masukan tentang segala bentuk kekurangan dalam hal kamu menyelesaikan pekerjaan. Jika pesaingmu mengatakan perlu ada perbaikan maka perbaikilah dengan kualitas yang terbaik dari apa yang dia sarankan. Dengan cara seperti ini tentunya dapat menghindari turunnya semangat kerja dan terciptanya benturan dalam lingkungan kerja. Ingatlah perbedaan itu adalah segala sesuatu yang natural terjadi, jangan pernah dihindari tapi hadapi lah dengan cara yang elegant yaitu selalu mengambil sudut pandang positif.   Mulailah Peduli Potensi Dalam Diri   Peduli dengan potensi dalam diri sendiri merupakan cara untuk menghadapi pesaing di dunia kerja. Sebuah kritikan yang diberikan pesaing adalah sebuah sarana untuk mengembangkan diri. Kita dapat mengembangkan diri berdasarkan potensi yang masih terpendam. Sebagai contoh, ketika perusahaan kamu menunjuk kamu untuk presentasi dalam sebuah pitching project maka kamu harus menghadapinya dan jadikanlah ini sebuah kesempatan emas dan tunjukkan bahwa kamu bertanggung jawab terhadap kepercayaan ini. Jangan berpikir untuk pitching tersebut berhasil, jika berhasil itu adalah bonusnya.   Kenali Pesaingmu dan Jadilah Rekan Kerja yang Baik   Selalu berpikiran positif terhadap pesaingmu itu memang sudah semestinya. Hal ini tentunya akan menjadikan sebuah keuntungan untuk kamu dalam mengamati kekurangan dan kelebihan pesaingmu. Dengan mengamati kekurangan maka kamu akan bisa lebih pede mengembangkan potensi kerja di atas kualitas rata-rata pesaingmu. Sebaliknya dengan mengamati kelebihan pesaingmu maka kamu akan bisa banyak belajar hal baru yang belum kamu ketahui dari pesaingmu di dunia kerja. Dengan ini  maka kamu bisa menjadi rekan kerja yang baik untuk pesaingmu   Budayakan Etika Kerja yang Baik   Membudayakan untuk memiliki etika kerja yang baik bukan berarti kita menjadi sosok “penjual lidah”. Penjual lidah disini adalah selalu mengatakan bahwa yang dikatakan akan selalu berhasil dengan positif dan berdampak terhadap kemajuan perusahaan. Etika kerja yang baik adalah melakukan segala sesuatu yang bersifat rasional dan berdasarkan perhitungan yang wajar. Etika kerja yang baik juga dapat dimulai dengan adanya sinergi pekerjaan yang baik tanpa adanya unsur menjatuhkan pesaingmu. Bagaimana jika pesaingmu menjatuhkan kamu? Dalam hal ini Sahabat TopKarir harus menerima dan tidak boleh ada niatan untuk berbuat hal yang sama   Bermental Layak Promosi   Seperti pernyataan Ir.Timotius Oyong, pakar sumber daya manusia bahwa persaingan tidak sehat dalam dunia kerja seharusnya dihindari dan jadilah jiwa yang cocok dan layak untuk dipromosikan (deserved person). Fokus terhadap raihan pekerjaan dan tunjukkan prestasi dengan gemilang kepada pimpinan perusahaan tempat Sahabat TopKarir bekerja.   Persaingab kerja adalah hal yang biasa dalam dunia kerja, jangan pernah patah semangat karena persaingan kerja justru kamu harus memacu diri untuk menjadi lebih baik karena ketatnya persaingan. Yuk baca lebih banyak tips karir untuk pengembangan dirimu di www.topkarir.com            
Komentar