Pencari Karir Pencari Kandidat

20 Ucapan Menyambut Ramadan untuk Mempererat Tali Silaturahmi

24 Maret 2021 20:03 Pembekalan Karir 7030 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Bulan Ramadan yang penuh berkah dalam hitungan hari sudah siap menyambut Muslim seluruh dunia. Mengirim kata-kata ucapan ke teman, rekan kerja dan sanak saudara sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia sebelum memulai puasa hari pertama. Sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus Corona, silaturahmi menjelang puasa bisa kita lakukan dengan memanfaatkan media online.

 

Melalui media sosial dan aplikasi chat lainnya kita bisa merangkai kata menjadi kalimat penuh makna untuk  berbagi bahagia dan saling maaf memaafkan agar hati bersih dan tenang saat menjalani puasa Ramadan. Nah, buat kamu yang butuh inspirasi, yuk simak 20 ucapan menyambut Ramadan berikut ini.

  • Tiada kebahagiaan tanpa rasa syukur. Tiada rasa syukur tanpa kesabaran. Tiada sabar tanpa memaafkan.Marhaban ya Ramadan. Maafkan lahir dan batin

 

  • Jika semua harta adalah racun, maka zakat lah penawarnya. Jika seluruh umur merupakan dosa, maka taubat lah penyembuhnya. Jika seluruh bulan adalah noda, maka Ramadan-lah pemutihnya. Marhaban ya Ramadhan, Barakallahu lana.

 

  • Fajar Ramadhan akan segera tiba menerangi dunia, bagai selembar sutra menghapus segala noda, sebening embun penyejuk kalbu. Sucikan hati bersihkan diri di bulan yang suci. Selamat menunaikan ibadah puasa 1441 H. Semoga amal kita diterima Allah Taala. Amin ya Rabbalalamin

 

  • Mari jadikan Ramadan ini titik awal dalam hidupmu, untuk memulai yang baru. Bebaskan diri dari tipuan dunia dan manjakan diri dalam kemanisan iman untuk bekal kehidupan yang kekal. Marhaban ya Ramadan, maafkan diri dari segala kesalahan.

 

  • Ingatkah kapan terakhir kita menyentuh Al-Quran? Mungkin kini ia telah tertutup debu. Karena Ramadhan semakin dekat, kita harus meniup debu dan kembali berhubungan dekat dengan Al-Quran. Jadikan bulan penuh Rahmat ini momen untuk kembali, mendekatkan diri dengan Sang Illahi.

 

  • Mengingat kata yang salah, hati yang berprasangka, janji yang terlupakan, sikap dan sifat yang menyakitkan, mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan. Marhaban ya Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga berkah sampai Idul Fitri tiba.

 

  • Sebelum cahaya ilahi dipadamkan, sebelum langit berjatuhan, sebelum pintu taubat ditutup, sebelum malaikat menjemput, sebelum Ramadhan tiba, mohon maaf lahir batin atas kesalahan yang pernah dilakukan. Marhaban ya Ramadhan. Selamat menjalani ibadah puasa.

 

  • Bukalah hatimu, agar hidup damai selalu. Bukalah pikiranmu, agar mendapat banyak ilmu. Bukalah matamu, agar kamu sadar betapa besar nikmat Sang Pencipta. Buka pesan yang baru diterima dan Selamat menjalankan ibadah puasa.

 

  • Tiada kemenangan tanpa zikrullah. Tiada amal tanpa keikhlasan. Tiada ampunan tanpa saling memaafkan. Marhaban ya Ramadhan. Mari raih kemenangan di bulan penuh ampunan.

 

  • Bulan suci telah tiba kembali, Alhamdulillah, kesempatan datang lagi sebagai momen yang tepat untuk menyucikan diri dari segala kesalahan duniawi. Tanpa basa basi, mohon maaf atas segala kesalahan yang pernah terjadi.

 

  • Jika hati layaknya awan, jangan biarkan ia mendung, Jika hati seindah bulan, hiasi dengan senyuman. Semoga selalu demikian. Selamat menyambut ibadah puasa, mohon dimaafkan dari khilaf dan salah, lahiriah dan batiniah. Marhaban ya Ramadhan.

 

  • Setitik tinta jadi noda. Setitik salah jadi dosa. Segera tiba bulan puasa penuh berkah. Mari perbanyak ibadah dan sedekah. Marhaban ya Ramadan. Mohon maaf lahir dan batin.

 

  • Tiada bulan secerah ini. Tiada bulan semulia ini. Tiada bulan sebaik-baiknya bulan ini. Ramadan yang penuh berkah dan maghfirah. Marhaban ya Ramadan. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat menunaikan ibadah puasa.

 

  • Jangan sesali sebuah perpisahan, jika itu untuk kebaikan. Jangan bandingkan sebuah perlakuan, jika bermanfaat bagi seseorang. Dari jauh aku ucapkan, selamat berpuasa di bulan Ramadan. Mohon maaf lahir dan batin.

 

  • Syukurku pada-Mu Ya Allah atas segala nikmat yang telah kuterima dan nikmat yang akan datang esok, lusa dan kapan pun juga. Nikmat-Mu yang tak pernah dusta merupakan bentuk kasih sayang-Mu Ya Allah, Sang penguasa alam semesta. Dan ampunilah segala dosa yang melekat pada diriku. Di bulan Ramadan ini, aku memohon ampunan-Mu.

 

  • Terselip khilaf pada canda, ada luka tergores pada tawa, terbelit pilu pada tingkah, tersinggung rasa dalam bicara. Mari kita saling memaafkan sebelum bulan suci Ramadhan kita masuki. Semoga kita tetap setia dalam satu jalur, satu doa, satu tujuan: menggapai ridha Allah SWT.

 

  • Meski Corona memutus jarak untuk bertemu, tapi tali silaturahmi tetap terhubung antara aku dan kamu. Maafkan segala salah dan khilafku, selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan, salam hangat untuk keluargamu.

 

  • Diawali dengan Bismillah untuk menyambut bulan penuh berkah. Mari tingkatkan keimanan dan takwa. Semoga kita diampunkan dari segala dosa. Marhaban ya Ramadan 1441 H. Selamat menunaikan ibadah puasa.

 

  • Aku disini dan kau disana kita memandang langit yang sama, jauh di mata namun dekat di hati, karena Ramadan sudah menanti, mari sambut dengan hati yang suci, saling memaafkan hilangkan rasa dengki. Selamat menjalankan ibadah puasa untuk kamu dan keluarga, semoga corona segera reda agar kita bisa berjumpa.

 

  • Terselip khilaf dalam canda, tergores luka dalam tawa, terbelit pilu pada tingkah, tersinggung rasa dalam bicara. Mari kita saling memaafkan sebelum bulan suci Ramadan 1441 H. Semoga kita tetap setia dalam satu jalur, satu doa, satu tujuan : menggapai ridha Allah SWT.

 

Yuk temukan tips-tips dan informasi seputar karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang ya.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Tips Agar Gaji Nggak Cepat Ludes Saat Bulan Ramadan

Tips Agar Gaji Nggak Cepat Ludes Saat Bulan Ramadan

Kalau dipikir-pikir Ramadan seharusnya bisa jadi momen yang tepat untuk berhemat karena uang makan berkurang, kebiasaan jajan di siang bolong juga hilang. Tapi pada kenyataanya, pengeluaran di bulan puasa malah membengkak yang diakibatkan banyak hal, salah satunya membeli barang yang nggak dibutuhkan karena tergoda diskonan.   Sebelum kantong kamu makin teriris, lebih baik rencanakan keuangan sejak awal Ramadan, sebab masih ada kebutuhan lain menjelang, saat dan setelah Idul Fitri. Terlebih di tengah situasi corona saat ini, kamu harus pintar-pintar menyisihkan uang untuk kondisi darurat. Yuk simak tips agar gaji kamu nggak cepat habis saat bulan Ramadan berikut ini.   Belanja kebutuhan di awal Ramadan Harga kebutuhan pokok menjelang lebaran biasanya akan mengalami kenaikan. Hal ini akan berdampak pada pengeluaran bulanan yang membengkak. Untuk mengantisipasi naiknya harga barang dan kebutuhan pokok ada baiknya kamu membeli kebutuhan selama sebulan penuh di awal puasa. Pilih bahan makanan yang tahan lama untuk satu bulan, selain lebih hemat waktu kamu juga jadi lebih aman karena nggak sering keluar rumah untuk berbelanja.   Berbuka dan memasakan makanan di rumah Dengan memasak makanan sendiri di rumah kamu bisa berhemat sekaligus menyesuaikan selera makanan sesuai yang kamu mau. Makanan akan jauh lebih higienis dan sehat pastinya. Atau kamu juga bisa menggabungkan menu makanan berbuka dan sahur, buat makanan dua kali lebih banyak untuk berbuka, sisakan, simpan dan hangatkan makanan menjelang waktu sahur.   Kamu jadi lebih hemat waktu juga karena nggak perlu memasak untuk santap sahur deh. Terlebih saat kondisi wabah seperti sekarang lebih baik untuk membatasi acara buka bersama di luar demi menjaga kesehatan dan memutus rantai penyebaran virus.   Kurangi membuka toko online dan e-commerce Akibat social distancing dan pembatasan sosial berskala besar, masyarakat kini lebih memilih berbelanja aman lewat online, marketplace dan e-commerce. Tapi kemudahan berbelanja ini bisa makin mengikis dompet kalau pengeluaran belanja nggak terkontrol.   Apalagi menjelang lebaran, sebagian besar marketplace dan e-commerce biasanya memberikan diskon besar-besaran. Karenanya mulai batasi diri membuka produk-produk di toko online untuk mengurangi niat berbelanja barang yang tidak dibutuhkan.   Prioritaskan kebutuhan Kamu juga harus bisa membedakan mana barang yang harus dibeli dengan alasan kebutuhan dan mana yang cuma keinginan. Prioritaskan kebutuhan pokok atau kebutuhan yang sifatnya nggak bisa ditunda. Seperti membayar tagihan listrik, air, biaya pendidikan, pinjaman, kebutuhan makan, perlengkapan mandi atau menabung.   Sedangkan barang yang merupakan keinginan bisa dibeli dengan uang sisa jika semua kebutuhan pokok sudah terpenuhi.   Terapkan prinsip 10-20-30-40 Prinsip ini memuat 40 persen gaji dialokasikan untuk kebutuhan pokok seperti makan sehari-hari, transportasi, tagihan listrik dan air, sewa rumah / kos. 30 persennya digunakan untuk membayar cicilan utang seperti tagihan kartu kredit, cicilan kendaraan, perangkat digital, atau cicilan rumah.   Sedangkan 20 persennya digunakan untuk tabungan, investasi atau dana darurat. 10 persen sisanya disisihkan untuk beramal di bulan yang suci ini. Prinsip ini bisa berbeda-beda tiap orang tergantung besarnya kebutuhan dan penghasilan.   Hidup dengan sederhana Dalam kondisi wabah corona sekarang ini, kamu harus ekstra bijak mengelola keuangan. Pasalnya kondisi perekonomian Indonesia juga sedang tidak baik, banyak perusahaan yang melakukan efisiensi dengan mengurangi jumlah karyawan bahkan menutup usahanya. Dibutuhkan antisipasi keuangan menghadapi kondisi buruk yang terjadi dalam dunia kerja, seperti PHK, unpaid leave dan potongan gaji.   Peganglah prinsip cukup dalam berbelanja, pilih dan beli barang yang benar-benar dibutuhkan untuk kondisi sekarang ini. Kelola keuangan untuk jangka waktu yang panjang, miliki dana darurat sebagai antisipasi keadaan yang nggak terduga suatu saat nanti.   Itu tadi 6 tips agar gaji bulanan kamu nggak cepat habis selama Ramadan di tengah kondisi corona. Semoga bisa menginspirasi Sahabat TopKarir yang membaca di rumah ya. Yuk temukan tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store!
Komentar