Webinar Sasa-Preneurship: Teknik Marketing dan Pengembangan Usaha | TopKarir.com

Webinar Sasa-Preneurship: Teknik Marketing dan Pengembangan Usaha

29 JUL 2020 01:13 SEPUTAR KARIR 993 KALI DI BACA 0 KOMENTAR 2 KALI DIBAGIKAN

Menjalankan sebuah bisnis memang bukan perkara yang mudah, teknik marketing merupakan salah satu aspek terpenting yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha. Ketika pebisnis mampu menyusun strategi/teknik marketing yang tepat, usaha yang sedang dirintis akan mampu menarik minat banyak konsumen. Pada akhirnya, pengusaha bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

 

Perkembangan teknologi yang pesat, semakin mempermudah dan “memper-murah” kegiatan pemasaran. Kehadiran berbagai platform promosi seperti web dan media sosial memungkinkan strategi pemasaran bisa dilakukan secara efektif dan jangkauan yang lebih luas namun dengan biaya promosi yang jauh lebih murah.

 

Meskipun media promosi kini semakin mudah dan beragam, bukan berarti proses pemasaran dapat dilakukan secara instan, dibutuhkan teknik dan strategi perencanaan yang matang untuk menentukan model pemasaran yang efektif. Pasalnya, jika proses pemasaran dilakukan tanpa adanya perencanaan yang tepat, bisa dipastikan keuntungan tidak akan didapat, bahkan bisnis Anda bisa mengalami kerugian.

 

Pentingnya merancang teknik marketing bagi sebuah bisnis harus menjadi fokus para pelaku usaha. Karena, dengan teknik marketing yang tepat, pelaku usaha bisa dengan mudah mengembangkan bisnisnya dan menggaet konsumen yang lebih besar. Untuk membantu Anda menyusun teknik marketing dan pengembangan usaha, APINDO & BPJS Ketenagakerjaan bersama Sasa Tepung Bumbu mempersembahkan:

 

Webinar Sasa-Preneurship dengan tema:

Teknik Marketing dan Pengembangan Usaha

Narasumber:

Edric Chandra

Program Inisiator Diplomat Success Challenge & Komite Pemasaran Kewirausahaan APINDO

 

Host:

Alexander Zulkarnain

Brand & Partnership Director at Young On Top

 

Acara ini akan berlangsung pada hari Jumat, 24 Juli 2020, pukul 15.00-17.00 WIB melalui Live on Zoom dan Livestreaming di TopKarir.com.

 

Webinar ini GRATIS untuk siapapun yang mau belajar! Segera daftarkan diri Anda di link berikut ini bit.ly/sasapreneurship

 

Benefit :

  • E-Sertifikat
  • Ilmu
  • Relasi

 

Pertanyaan Webinar Minggu Lalu (Webinar Potensi Pengembangan Keunggulan Produk)

Q: Bagaimana kita mengantisipasi pemakaian merek usaha yang dipergunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang bisa membuat nama perusahaan jelak/rusak di mata masyarakat?

A: 1) Daftarkan HAKI anda supaya mereka anda dilindungi Undang-undang 2) Kumpulkan bukti pelanggaran/penyalahgunaan (screengrab dll). 3)Jika Anda pemegang merek anda bisa melaporkan ke polisi, unggah di sosmed untuk memberi peringatan

 

Q: Kita sering melihat produk dengan label “Produk Unggulan”. Bagaimana kita tahu bahwa produk tersebut merupakan produk unggulan lokal? Apakah diperlukan standar/kriteria tertentu untuk menentukan bahwa produk kita merupakan produk unggulan yang layak dikembangkan?

A: Biasanya yang mengakui produk unggulan daerah datang dari departemen perindustrian/perdagangan/Disperindagkop. Adanya SNI juga membantu bahwa produk Anda sesuai standar nasional. ISO pun bisa menjadi pilihan sebagai penjamin kualitas. Untuk produk makanan/personal care harus minimal punya ijin edar (BPOM, PIRT, Halal, dll)

Dari sisi internal, produk biasanya ada standar mutu, dll, yg harus mengikuti standar industri. kalau dari sisi eksternal, lihatlah produk kompetitor, lebih unggul kah kita? 

 

Q: Bagaimana menemukan sebuah pondasi bisnis agar bisnis bisa berjalan sehat dan kokoh?

A: Pondasi itu dibangun, bukan ditemukan seperti mendulang emas. bisnis yg kokoh harus ada gabungan dari: knowledge, skill, finance & timing. 

 

Q: Bagaimana membentuk kepercayaan pelanggan, sedangkan produk kita terbilang masih baru dibanding produk sejenis yang sudah lama bermain di pasar? Gimana cara kita agar setara dengan mereka?

A: Jaminan kepuasan yang lebih dibanding kompetitor. Contohnya Mirael Sugar Wax itu berani memberikan uang kembali bila customer tidak puas. contoh seperti ini jarang ada di perusahaan di Indonesia. Selain itu perlu juga ada mekanisme pelayanan dan hubungan pelanggan yang baik. Bisa juga dimulai dengan kepastian bahwa produk anda memang berkualitas setara/lebih baik dari pemain lama. 

 

Q: Dalam melakukan produksi ketika harga bahan baku sedang mahal, apa yang kita lakukan untuk tetap menarik konsumen? Menaikkan harga atau mengurangi yang bisa dikurangi?

A: Untuk menstabilkan harga biasanya harus punya modal yg cukup untuk membeli bahan baku di masa harga murah. Pilihan lain adalah memiliki substitusi produk. Menaikkan harga/mengurangi kualitas adalah opsi terakhir. Pelajarannya adalah, berbisnis itu harus punya rencana jangka pendek, menengah dan panjang.

 

Q: Perizinan/surat apa saja yang harus diurus/dimiliki ketika membangun sebuah usaha kuliner?

A: Tergantung usaha makanannya apa. cek di ukmIndonesia.id ada referensinya.

 

Q: Saya ingin menanyakan perihal menentukan harga jual, terlebih saya berada di sektor pertanian yang mana harga tersebut sudah ditentukan oleh Pemerintah. Bagaimana cara agar saya bisa membeli bahan dari petani tanpa merugikan mereka? Apakah harus berpatokan dengan harga jual yang telah ditetapkan? Atau berapa persen kah untuk menentukan nilai jual tersebut?

A: Harga pada umumnya ditentukan oleh prinsip Supply & Demand. Saat supply banyak, harga pasti lebih murah - misalnya pas panen raya. Memang di pertanian banyak harga yg dipatok pemerintah, tetapi jika Anda bisa mengedukasi petani dan petani bisa memberi value add, maka harga ke petani bisa lebih baik. Kalau rendemen lebih baik, tidak kotor, dll maka anda pun bisa memberi harga lebih tinggi. 

 

Q: Bagaimana menemukan relasi dan komunitas yang tepat untuk bisa sharing / konsultasi perihal bisnis yang kita jalani?

A: Gabung dengan UKM Indonesia atau APINDO UMKM! :) Selalu ikut acara Reboan. Kalau bisnis Anda sudah beromzet lebih dari Rp. 3,5 milyar, ada juga program-program akselerasi seperti EO Accelerator yang memfasilitasi dan meningkatkan kapasitas usaha per angkatan dengan goal mencapai 1 juta dolar dalam waktu 2 tahun. 

 

Q: Bagaimana mengatasi permintaan pelanggan yang lebih banyak dibanding ketersediaan produk yang kita miliki?

A: Kolaborasi dengan pengusaha sejenis untuk bisa supply dengan kualitas Anda & merk Anda juga. 

 

Q: Bagaimana menemukan investor yang tertarik menanamkan modalnya di usaha kita? Adakah tips dan triknya?

A: Usaha Anda harus siap diinvestasi dulu. Pembukuan rapi, perencanaan jangka panjang dan detail penggunaan dana investor untuk apa. Ada banyak pilihan mencari investor strategis, baik secara online, misalnya Santara, AVPN, ANGIN, dll, maupun lewat kompetisi-kompetisi bisnis seperti Diplomat Success Challenge, atau lewat inkubator-inkubator.

 


  • Login terlebih dahulu jika ingin meninggalkan komentar.