Pencari Karir Pencari Kandidat

Webinar Sasa-Preneurship: Teknik Marketing dan Pengembangan Usaha

24 Maret 2021 20:03 5742 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 2 KALI DIBAGIKAN

Menjalankan sebuah bisnis memang bukan perkara yang mudah, teknik marketing merupakan salah satu aspek terpenting yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha. Ketika pebisnis mampu menyusun strategi/teknik marketing yang tepat, usaha yang sedang dirintis akan mampu menarik minat banyak konsumen. Pada akhirnya, pengusaha bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

 

Perkembangan teknologi yang pesat, semakin mempermudah dan “memper-murah” kegiatan pemasaran. Kehadiran berbagai platform promosi seperti web dan media sosial memungkinkan strategi pemasaran bisa dilakukan secara efektif dan jangkauan yang lebih luas namun dengan biaya promosi yang jauh lebih murah.

 

Meskipun media promosi kini semakin mudah dan beragam, bukan berarti proses pemasaran dapat dilakukan secara instan, dibutuhkan teknik dan strategi perencanaan yang matang untuk menentukan model pemasaran yang efektif. Pasalnya, jika proses pemasaran dilakukan tanpa adanya perencanaan yang tepat, bisa dipastikan keuntungan tidak akan didapat, bahkan bisnis Anda bisa mengalami kerugian.

 

Pentingnya merancang teknik marketing bagi sebuah bisnis harus menjadi fokus para pelaku usaha. Karena, dengan teknik marketing yang tepat, pelaku usaha bisa dengan mudah mengembangkan bisnisnya dan menggaet konsumen yang lebih besar. Untuk membantu Anda menyusun teknik marketing dan pengembangan usaha, APINDO & BPJS Ketenagakerjaan bersama Sasa Tepung Bumbu mempersembahkan:

 

Webinar Sasa-Preneurship dengan tema:

Teknik Marketing dan Pengembangan Usaha

Narasumber:

Edric Chandra

Program Inisiator Diplomat Success Challenge & Komite Pemasaran Kewirausahaan APINDO

 

Host:

Alexander Zulkarnain

Brand & Partnership Director at Young On Top

 

Acara ini akan berlangsung pada hari Jumat, 24 Juli 2020, pukul 15.00-17.00 WIB melalui Live on Zoom dan Livestreaming di TopKarir.com.

 

Webinar ini GRATIS untuk siapapun yang mau belajar! Segera daftarkan diri Anda di link berikut ini bit.ly/sasapreneurship

 

Benefit :

  • E-Sertifikat
  • Ilmu
  • Relasi

 

 

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Memahami Exit Interview Sebagai Sarana Evaluasi Perusahaan

Memahami Exit Interview Sebagai Sarana Evaluasi Perusahaan

Exit interview atau wawancara keluar didefinisikan sebagai bentuk wawancara yang dilakukan pada karyawan yang ingin keluar atau berhenti bekerja di perusahaan. Tidak banyak perusahaan yang melakukan sistem ini, tapi sejatinya Exit Interview punya dampak yang besar bagi  perusahaan. Karyawan yang memutuskan untuk resign pasti sudah mengenal kekurangan dan kelebihan yang dimiliki perusahaan Anda selama bekerja. Menyelami informasi dari sudut pandang karyawan dalam proses exit interview dilakukan sebagai salah satu cara melakukan evaluasi dan memperbaiki sistem yang berlaku di perusahaan Anda. Tapi perlu diingat bahwa exit interview tidak bertujuan untuk mengizinkan atau tidaknya karyawan keluar. Melihat manfaat dari exit interview, pahami lebih dalam metode wawancara ini.   Tujuan Exit Interview Alasan beberapa perusahaan yang tidak melakukan exit interview salah satunya adalah sulit bekerja sama dengan karyawan yang keluar karena rasa kecewa terhadap perusahaan. Namun jika kasus turnover karyawan tinggi di perusahaan Anda, exit interview harus segera dilakukan untuk menggali penyebab karyawan memutuskan hubungan kerja dan memperbaiki sistem yang dianggap kurang memuaskan. Masalah kecil yang tidak diketahui dan terjadi di lingkup perusahaan Anda bisa jadi masalah besar jika tidak segera dicari jalan keluarnya.   Dengan exit interview, Anda akan memahami perspektif baru dari sisi karyawan yang selama ini tidak diketahui, membuka ruang untuk menyampaikan saran demi perbaikan sistem, manajemen karyawan sampai fasilitas. Sebagai HR Anda juga dapat menemukan syarat rekrutmen baru untuk menemukan kandidat yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Manfaat lain yang bisa didapatkan dengan adanya exit interview adalah menekan angka turnover tinggi di kemudian hari.   Panduan pertanyaan yang sering diajukan Berikut beberapa pertanyaan yang diajukan pada saat exit interview : Apa alasan Anda resign? Apa yang tidak anda suka dari perusahaan ini? Apakah perusahaan Kami berhasil membantu Anda berkembang? Bagaimana hubungan Anda dengan atasan dan rekan kerja saat ini? Apa suka dan duka selama bekerja di perusahaan ini?   Sebagai metode mempertahankan karyawan terbaik Sesi exit interview bisa menjadi sarana mempertahankan karyawan yang punya kontribusi besar bagi perusahaan. Tentu Anda tidak ingin melepaskan karyawan itu dengan mudah bukan? Biasanya perusahaan memberikan pertanyaan “Apa yang bisa kami lakukan untuk mempertahankan Anda di perusahaan ini?” Bahkan Anda bisa mengajukan penawaran kenaikan jabatan atau gaji untuk karyawan tersebut supaya ia mau mengurungkan niat keluar dari perusahaan Anda. Tapi perlu diingat kembali, bahwa Anda tidak bisa memaksakan kehendak untuk segala keputusan yang diambil karyawan.   Temukan kandidat muda terbaik untuk bergabung di perusahaan Anda bersama TopKarir, hubungi kami di sini. Tips-tips seputar dunia HR lainnya bisa Anda temukan di Ruang HR TopKarir.  
Komentar