Pencari Karir Pencari Kandidat

Webinar Pentingnya Transformasi dari Skala Rumah Tangga ke Skala Industri

25 April 2021 04:04 575 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 3 KALI DIBAGIKAN

Asosiasi Pengusaha Indonesia Mempersembahkan
APINDO UMKM AKADEMI

Pentingnya Transformasi dari Skala Rumah Tangga ke Skala Industri
Sesi ini mengangkat topik seputar pentingnya perubahan transformasi mulai dari rumah tangga hingga skala kalangan Industri dalam berbisnis dari para mentor dan ahli di bidangnya.

Narasumber:


FAUZI AZIZ
Pemerhati UKM dan Perindustrian

ARI INDARTO SUTJATMO
Kementerian Perindustrian, Atase Perindustrian, 2017-2021

ASEP BARNAS
PImpinan CV Mendong K. Craft (Produsen & Eksportir Handicraft)

FREDDY PANGKEY Dipl.-Ing
Direktur Mataram Paint (EMCO)

 

Hosted by:

 

SATRIA YUMA
Impact & Industries Project Stff, ASYX

 

Save The Date


Rabu, 28 April 2021
15.00-17.00 WIB
Live on Zoom & TopKarir

Daftar Gratis di :


http://bit.ly/daftarUMKM-akademi

 

Benefit:


E-Sertifikat
Ilmu
Relasi

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Mau Kerja dari Rumah Jadi Efektif? Hindari 5 Hal Ini!

Mau Kerja dari Rumah Jadi Efektif? Hindari 5 Hal Ini!

  Kerja dari rumah kini sudah menjadi kegiatan yang tak lagi asing di tengah masyarakat. Kebiasaan baru ini merupakan imbauan pemerintah kepada seluruh pekerja akibat merebaknya pandemi virus corona. Tak jauh berbeda dengan kerja di kantor, kerja dari rumah juga memiliki tantangan tersendiri.    Bahkan terkadang, untuk tetap fokus dan produktif bekerja seperti freelancer ini lebih sulit daripada bekerja dari kantor layaknya karyawan. Ada banyak kebiasaan buruk yang bisa membuat kita tidak fokus dalam bekerja dan bahkan lalai untuk menyelesaikan tugas.    Kebiasaan Buruk Yang Bisa Menurunkan Fokus dan Produktivitas Kerja   Bekerja dari rumah tanpa pengawasan dan lingkungan yang mendukung juga kadang membuat kita melakukan banyak kebiasaan buruk yang bisa menurunkan produktivitas kerja. Nah, agar pekerjaan bisa selesai dengan baik dan tetap produktif selama work from home (WFH), yuk hindari 5 kebiasaan buruk ini.   1.Bangun siang   Bangun siang jadi kebiasaan buruk yang mungkin mulai Anda lakukan saat tak lagi bekerja di kantor. Ini adalah kebiasaan yang perlu dihindari. Sebab, bangun siang dapat menyebabkan tubuh menjadi cepat lelah dan bisa menurunkan konsentrasi.    Bangun siang juga bisa membuat Anda kehilangan mood baik sehingga menjadi tidak bersemangat untuk memulai hari. Jika dibiarkan, bukan hanya tidak baik untuk kesehatan, kebiasaan buruk ini juga bisa menurunkan produktivitas kerja.   Baca juga: Pekerjaan Online di Masa New Normal dengan Gaji Menggiurkan   2. Lebih Banyak Istirahat Ketimbang Bekerja   Kebiasaan buruk lainnya yang perlu dihindari saat kerja dari rumah adalah melalaikan tugas dengan lebih banyak beristirahat dari pada bekerja. Ya, jika Anda sering melakukannya, sebaiknya segera hentikan kebiasaan buruk tersebut.   Istirahat yang cukup memang penting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Namun, terlalu banyak istirahat akan membuat Anda menjadi malas dan kehilangan semangat untuk bekerja. Buatlah jadwal istirahat yang baik, seperti memberikan waktu untuk sarapan dan makan siang.    Kemudian manfaatkan jadwal istirahat Anda untuk sesekali bergerak agar tubuh terasa lebih bugar. Berikan waktu 1-2 jam untuk istirahat di siang hari sebelum mulai kembali bekerja. Hindari melakukan kegiatan seperti nonton film atau selalu bermain smartphone. Kebiasaan buruk ini akan menyebabkan mata Anda menjadi cepat lelah dan terkadang juga bisa melalaikan.   3. Tidak membuat jadwal dan skala prioritas   Hal penting lain yang harus menjadi perhatian Anda adalah membuat jadwal dan skala prioritas saat work from home (WFH). Ya, sebagaimana Anda tahu, bahwa bekerja dari rumah terkadang akan dihadapkan pada banyak urusan lain di luar pekerjaan kantor.    Anda mungkin jadi harus menemani anak sekolah, membereskan rumah, atau menghadiri banyak meeting mendadak secara online dalam satu hari. Untuk itu, membuat jadwal dan skala prioritas akan membantu mengorganisir semua pekerjaan agar tidak membuat Anda kewalahan. Perasaan kewalahan ini tidak baik jika dibiarkan, karena bisa membuat Anda mudah stres dan tidak semangat dalam bekerja.    Baca juga: Meningkatkan Efektivitas Waktu Kerja dengan Menyusun Skala Prioritas   4. Bekerja sambil makan atau tidur   Agar bisa tetap fokus dalam bekerja, hindari kerja sambil makan atau tidur. Bekerja sambil makan akan membuat meja kerja Anda berantakan dan tidak fokus dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, hindari juga bekerja sambil tidur atau berbaring. Selain tidak baik untuk kesehatan mata, kegiatan ini akan membuat Anda cepat mengantuk sehingga tidak konsentrasi saat menyelesaikan tugas.   5. Terlalu sering menatap layar   Saat kerja dari rumah, tentu segala pekerjaan dan komunikasi dilakukan secara online. Hal ini terkadang menyebabkan Anda terus menatap layar komputer dalam waktu yang lama. Apalagi jika ditambah dengan kebutuhan untuk mengakses smartphone. Akibatnya, mata akan menjadi cepat lelah yang dapat mengganggu kesehatan.    Itu dia beberapa hal yang mungkin bisa ganggu produktivitas kamu saat kerja di rumah, Nah, agar kerja dari rumah semakin efektif dan produktif, yuk intip berbagai tips karir lainnya di Top Karir. Jangan lupa download aplikasi Tok Karir sekarang atau kunjungi situs resminya di Topkarir.com untuk menemukan pekerjaan terbaik Anda!
5 Alasan Pentingnya Belajar Bahasa Mandarin untuk Berkarir

5 Alasan Pentingnya Belajar Bahasa Mandarin untuk Berkarir

Punya kemampuan bahasa inggris sebagai bahasa internasional tampaknya sudah umum ya. Gimana kalau bahasa mandarin? Di lingkungan masyarakat Indonesia, sering kan kita menemukan orang yang kesehariannya menggunakan Bahasa Mandarin. Karena banyak warga Indonesia yang punya keturunan Tionghoa dan tenaga kerja China yang menetap disini.   Belajar dan bisa menguasai banyak bahasa akan sangat menguntungkan terlebih untuk karir kamu kedepannya. Termasuk Bahasa Mandarin karena Tiongkok menjadi negara superior di bidang ekonomi yang punya pengaruh besar dalam perekonomian dunia, termasuk Indonesia.   Banyak perusahaan besar yang punya hubungan bisnis dengan China, karena itu tenaga kerja yang punya kemampuan berbahasa mandarin saat ini semakin dibutuhkan. Belajar Mandarin punya banyak manfaat di dunia kerja sekarang ini, setidaknya kamu bisa menguasai Bahasa Mandarin dasar berbentuk percakapan. Beberapa alasan di bawah ini bisa jadi pemicu semangat kamu untuk mulai belajar Bahasa Mandarin.   China berperan besar dalam perekonomian Negara Tiongkok merupakan salah satu raksasa ekonomi dunia. China punya kekayaan alam yang sangat berlimpah, populasi penduduk terbanyak serta tenaga kerja ahli yang berdedikasi menjadikan Negeri Tiongkok negara dengan pasar terbesar dunia.   Nggak heran, kemajuan dan pembangunan di China sangatlah pesat, baik dalam bidang infrastruktur, teknologi, maupun keuangan. Banyaknya kerjasama ekonomi dengan China membuat perusahaan di Indonesia membutuhkan sumber daya yang ahli berbahasa Mandarin untuk mendukung kelancaran berkomunikasi.   Bahasa dengan penutur terbanyak di dunia Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, populasi warga China juga tersebar di berbagai negara. Bahasa Mandarin adalah bahasa yang digunakan oleh lebih dari seperempat penduduk dunia. Nggak cuma penduduk di wilayah China saja, tapi juga masyarakat Taiwan, Singapura, Malaysia, Hongkong, Filipina bahkan di Indonesia juga sudah banyak yang menggunakan Bahasa Mandarin dalam kesehariannya.   Selain fakta tersebut, berbagai komunitas masyarakat perantauan dan keturunan Tionghoa yang bertempat tinggal di negara-negara besar, seperti Australia, Amerika Serikat dan daratan Eropa juga menggunakan bahasa ini. Bahkan 20% dari jumlah mahasiswa asing di Inggris berasal dari China.   Meningkatkan value dalam berkarir Dilansir Databoks, di awal tahun 2019 China menjadi negara kedua terbesar yang menanamkan modalnya di Indonesia, yakni sebesar 4,7 miliar dolar AS atau 16,8% dari total investasi ke Indonesia. Ini artinya, sumber daya manusia dengan kemampuan Bahasa Mandarin kedepannya sangat dibutuhkan.   Mulai dari sekarang kamu bisa belajar Bahasa Mandarin agar punya keunggulan berbahasa dan berkompetisi dengan kandidat pencari kerja lain. Kemampuan akan jadi daya tarik di mata banyak perusahaan.   Berperan dalam dunia pariwisata Karena penduduk Tiongkok yang besar dan tersebar di berbagai belahan dunia hal ini juga berdampak pada industri pariwisata. Banyak negara dan tempat-tempat wisata terkenal yang menyediakan informasi, tour guide berbahasa Mandarin. Apalagi untuk sektor wisata di negara-negara Asia. Oleh karena itu dalam dunia pariwisata bahasa Mandarin nggak kalah pentingnya dengan Bahasa Inggris.   Kalau kamu mau kerja di bidang hospitality, kemampuan bahasa Mandarin juga akan sangat diperhitungkan. Pasalnya jumlah wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia di tahun 2019 aja bisa mencapai 2,07 juta kunjungan. Gimana? Potensia karirnya pasti besar kan kalau bisa berbahasa Mandarin.   Peluang pekerjaan semakin luas Faktanya saat ini banyak lapangan pekerjaan juga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu berbahasa mandarin dengan baik dan lancar. Biasanya, mereka meminta skor HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi), yaitu ujian bahasa Mandarin. Nilai HSK bisa kamu masukkan dalam CV sebagai poin kelebihan kamu di mata perusahaan.   Sudah tau kan pentingnya punya kemampuan Bahasa Mandarin? Peluang karir kamu akan lebih luas, biarpun baru menguasai percakapan dasar. Belajar Bahasa Mandarin itu mudah kok, terlebih di era teknologi seperti sekarang ini, kamu bisa belajar online cuma lewat satu aplikasi. Salah satu yang menyediakan materi belajar Bahasa Mandarin yakni TopEdu dari TopKarir. Kamu bisa belajar bareng tutor yang andal dengan metode yang mudah dan cepat dipahami.   Itu tadi beberapa alasan pentingnya belajar Bahasa Mandarin untuk anak muda. Yuk temukan tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store!
Komentar