Pencari Karir Pencari Kandidat

Transformasikan Bisnismu dari Skala Rumah Tangga ke Skala Industri

14 Juli 2021 12:07 1724 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Sebagai pebisnis tentu menginginkan bisnisnya terus berkembang hingga ke pasar global, dari mulai merintis seiring berjalannya waktu. Tapi hal tersebut perlu dibarengi dengan membangun pola pikir, budaya, strategi, dan sistem industri yang lebih besar.

 

Webinar APINDO UMKM AKADEMI kembali dengan membahas tema Pentingnya Transformasi dari Skala Rumah Tangga ke Skala Industri untuk menginspirasi para pengusaha rumah tangga agar bergerak untuk mengembangkan bisnisnya ke skala yang lebih besar.

 

Dihadiri narsumber di bidang bisnis baik dari pemerintahan, swasta, hingga pemerhati UKM diantaranya, Ari Indarto Sutjatmo dari Kementerian Perindustrian, Atase Perindustrian, 2017-2021, Fauzi Aziz Pemerhati UKM dan Perindustrian, Asep Barnas Pimpinan CV Mendong K. Craft (Produsen & Eksportir Handicraft), dan Freddy Pangkey Dipl.-Ing Direktur Mataram Paint (EMCO).

 

Menurut Ari Indarto pengusaha di Indonesia meskipun bisnisnya sudah terbilang besar, namun merasa sudah cukup dan puas bermain di dalam negeri, padahal sebenarnya mereka sudah mampu bersaing dengan produk dari luar.

 

“Bagaimana pengusaha lokal bisa masuk ke pasar ASEAN, Asia, bahkan global perlu adanya komitmen yang sangat tinggi, berani, investasi lebih di pendidikan, keuangan, pameran di luar negeri” ujar Ari Indarto.

 

Dalam pembahasannya, Fauzi Aziz menjelaskan bahwa banyak yang tidak menyadari saat ini perkembangan teknologi yang pesat mendorong pengusaha masuk ke ranah global.

 

“Kita saat ini ada dalam tatanan pasar global, artinya kita punya peluang untuk jualan ke wilayah manapun di dunia. Namun tantangannya, pasar global sangat berat karena dimasuki berbagai macam produk” jelas Fauzi.

 

Fauzi Aziz menambahkan, UMKM Indonesia punya keunikan tersendiri, setiap daerah punya pembeda, dan menurutnya itu harus dipertahankan. UMKM juga perlu menata manajemen yang cocok dengan perkembangan pasar global. SDM juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan saat ini. Dan terakhir, UMKM juga harus mempersiapkan tools yang baik untuk produksi, pemasaran, sampai keuangan.

 

Asep Barnas juga mengajak UMKM untuk menciptakan satu peluang baru, agar ketika situasi sudah kembali normal pengusaha lokal sudah bisa bergerak, meskipn perkembangannya mustahil berjalan cepat. Menurutnya, untuk naik kelas, UMKM sangat butuh pembelajaran, ketekunan, effort, dan dukungan pembiayaan.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Mengenal Program Pengembangan Karir Karyawan

Mengenal Program Pengembangan Karir Karyawan

Program pengembangan karir merupakan salah satu dukungan perusahaan sebagai upaya mendorong dan memotivasi karyawan agar mampu mengembangkan karirnya menjadi lebih baik dari segi posisi maupun pendapatan. Setiap karyawan pasti tidak ingin memiliki karir yang stagnan, mereka menginginkan sebuah kemajuan untuk mencapai titik kesuksesan.   Pengembangan karir menjadi salah satu fokus perusahaan untuk memberikan kesempatan bagi para karyawan agar mampu menggali potensinya. Melalui program pengembangan karir yang terencana, motivasi dan produktivitas kerja karyawan akan meningkat begitupun dengan tingkat kepuasan kerja. Hal tersebut akan mendorong performa dan kontribusi karyawan menjadi lebih baik.   Pada akhirnya, program ini akan berdampak pada kemajuan perusahaan yang lebih progresif. Serta mempertahankan karyawan yang memiliki potensi untuk berkontribusi besar bagi perusahaan. Pengembangan karir sudah seharusnya direncanakan dan disusun secara matang oleh departemen HR. Hal ini bertujuan agar hasilnya sesuai dengan target yang diinginkan perusahaan maupun karyawan. Upaya pengembangan karir ini merupakan salah satu bentuk manajemen sumber daya manusia yang diaplikasikan melalui Program Pengembangan Karir atau Career Development Program (CDP).   Pengertian Pengembangan Karir Menurut Komang (2012:1), pengembangan karir adalah peningkatan pribadi yang dilakukan seseorang untuk mencapai sebuah rencana karir dan peningkatan yang dilakukan oleh departemen personalia untuk mencapai suatu rencana kerja sesuai dengan jalur atau jenjang organisasi.   Berdasarkan pengertian Komang, bisa dijabarkan bahwa pengembangan karir adalah sebuah proses yang dilakukan oleh perusahaan melalui departemen HR dengan melibatkan usaha karyawan untuk mengubah status, posisi, atau kedudukan karyawan itu sendiri. Tidak hanya perihal jabatan dan salary, pengembangan karir ini juga berfokus pada peningkatan kemampuan karyawan untuk menggali potensi dan memberikan performa terbaiknya bagi perusahaan.   Dalam praktiknya, terdapat 3 unsur penting yang mendukung program pengembangan karir yaitu individu (karyawan itu sendiri), manajer, dan perusahaan. Karyawan disini menjadi unsur yang menentukan keberhasilan program pengembangan karir. Tanpa niat dan keinginan untuk belajar dari karyawan itu sendiri, semua rencana tidak akan berjalan.   Manajer mengetahui secara langsung performa karyawan di lapangan, karenanya ia berperan memberikan laporan nilai dan umpan balik atas kinerja yang sudah diberikan karyawannya. Sedangkan dari segi perusahaan, perannya menjadi penggerak dengan menyusun program pelatihan, pilihan jenjang karir atau sesuai kebijakan yang dimiliki.   Menyusun Program Pengembangan Karir Mengutip laman the balance careers, Susan M.Heathfield seorang HR dan management consultant menjelaskan beberapa langkah dalam merencanakan program pengembangan karir oleh perusahaan untuk karyawannya, yaitu : Membuka sesi diskusi secara terbuka dengan karyawan. Seorang manajer atau divisi HR bisa menanyakan kepada karyawan apa mimpi/pilihan karirnya di perusahaan. Gali pemikiran mereka tentang apa perubahan/progres yang ingin mereka lakukan di perusahaan Anda. Sarankan agar karyawan memikirkan beberapa hal diantaranya: Apa perkembangan karir yang ingin dicapai dalam waktu tiga tahun? Apa pencapaian yang diinginkan tahun ini? Tawarkan peluang yang tersedia di perusahaan Anda sebagai bahan pertimbangan untuk mencapai tujuan karirnya. Siapkan rekomendasi, apa yang bisa perusahaan Anda berikan dalam upaya mengembangkan karir karyawan. Serta bentuk dukungan yang diberikan perusahaan agar tujuan karir karyawan bisa tercapai. Melibatkan karyawan dalam proses merumuskan rencana pengembangan karir. Bersikaplah terbuka dan fleksibel untuk menampung saran dari setiap karyawan. Anda juga bisa membuat sebuah formulir yang wajib diisi oleh setiap karyawan terkait rencana pengembangan karir, serta apa yang mereka butuhkan untuk mendukung rencana karirnya. Pengembangan karir merupakan salah satu kegiatan manajemen sumber daya manusia sebagai bentuk dukungan dan hubungan antar karyawan dengan perusahaan. Meskipun semua bergantung pada profesionalitas dan partisipasi karyawan, perusahaan harus tetap memberikan wadah dan dukungan melalui program pengembangan karir yang tersusun dengan baik. Semakin baik sistem pengembangan karir karyawan perusahaan, maka semakin mudah karyawan dalam mengembangkan karirnya dan berdampak bagi perkembangan perusahaan juga.   Temukan kandidat muda terbaik untuk bergabung di perusahaan Anda bersama TopKarir, hubungi kami di sini. Tips-tips karir seputar HR lainnya bisa Anda temukan di Ruang HR TopKarir.
Cara Membangun Bisnis Sampingan Untuk Seorang Karyawan

Cara Membangun Bisnis Sampingan Untuk Seorang Karyawan

Kata siapa pekerja penuh waktu gak bisa mendapatkan uang tambahan selain dari gaji? Bisa kok, kamu bisa dapat duit tambahan dari bisnis sampingan. Nah, berikut ini beberapa cara untuk membangun ide bisnis sampingan untuk karyawan, Yuk simak ya!   Pilih usaha yang kamu minati kamu harus memilih jenis usaha yang memang sesuai dengan minat kamu. Selain itu biasanya cara ini juga membuat kamu tidak terlalu repot lagi untuk belajar banyak karena biasanya seorang penghobi akan memiliki cukup pengetahuan seputar bidang hobinya.   Cari usaha yang mudah dan simpel upayakan usaha sampingan kamu bisa dengan mudah untuk kamu jalankan & sesuaikan dengan kapasitas kamu ya. Lebih hebat lagi kalo usaha yang kamu jalankan ini terhitung mudah dan sederhana untuk kamu kerjakan    Siapkan asisten Cara terbaik dalam membangun usaha sampingan untuk karyawan adalah menemukan seorang asisten yang bisa memberikan pelayanan kepada konsumen. Berikan asisten kamu beberapa wewenang yang cukup aman supaya tidak merongrong kamu di tempat kerja hanya untuk menanyakan hal yang sepele.   Bangun networking Salah satu cara paling baik adalah membangun jaringan, dan biarkan jaringan kamu mengantarkan kamu untuk menemukan konsumen, supplier hingga distributor.  Bisa jadi orang-orang ini berasal dari dalam jaringan kamu sendiri atau setidaknya dari jaringan kolega kamu.   itu dia tips nya, yuk temukan tips karir lainnya di aplikasi TopKarir & download aplikasinya ya!   
Komentar