Pencari Karir Pencari Kandidat

Tips Tidur Siang yang Berkualitas di Tempat Kerja

24 Maret 2021 20:03 1284 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Ketika kamu sedang bekerja , sering ada timbul rasa mengantuk dan lelah.  Jika sudah begitu manfaatkan waktu istirahatmu untuk tidur, namun selama kamu mendapatkan waktu yang pas dan sesuai di tempat kerja. Kamu bisa melakukan tidur siang yang berkualitas di tempat kerja, berikut tipsnya

 

Jangan Menyia-nyiakan Waktu Istirahat

 

Sebenarnya tidak ada satupun perusahaan yang melarang pegawainya saat jam istirahat. Istilah kasarnya “terserah kamu mau buat apa yang penting jam istirahat habis kamu kembali bekerja”. Sayangnya, banyak pekerja yang justru memanfaatkan ini untuk tidur secara berlebihan.

 

Kamu harus sadar kalau kamu tidak sedang berada di rumah, tapi kamu berada di tempat kerja. Itu berarti kamu tidak bisa tidur semaunya. Hanya saja, selalu ada akal busuk yang kerap terlintas. Bahkan faktanya, banyak pekerja yang menghabiskan 1 jam istirahat untuk tidur dan di jam seharusnya ia bekerja ia justru gunakan untuk makan. Hal ini pasti salah.

 

Nah, langkah terbaik adalah dengan tidak menghabiskan jam istirahat kamu untuk makan apalagi tidur. Atur waktu, kamu bisa gunakan waktu untuk makan atau tidur selama beberapa menit.

 

Atur Alarm Sebelum Tidur

 

Ya, kamu punya ponsel pintar atau kalau memang perlu sediakan jam alarm di meja kerja kamu. Atur alarm sebelum kamu mulai menutup mata, sekitar 15 menit atau paling lama 20 sampai 25 menit. Waktu tersebut adalah waktu paling ideal agar kamu mendapatkan tidur siang yang berkualitas.

 

Cari Tempat yang Tidak Berisik dan Gelap

 

Cahaya lampu akan sangat mengganggu waktu tidur kamu. Untuk itu, agar kamu mendapatkan tidur yang berkualitas di tempat kerja kamu, carilah tempat yang gelap atau paling tidak cahaya yang minim. Kalau memang tidak ada, kamu bisa menggunakan penutup mata.

 

Selain itu, kamu sebaiknya jangan tidur di kantin atau tempat-tempat yang ramai. Karena selain kamu akan terganggu karena suara riuh kamu juga bisa menjadi bahan kejahilan teman-teman kamu.

 

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Tips Merekrut Kandidat Fresh Graduate yang Berkualitas

Tips Merekrut Kandidat Fresh Graduate yang Berkualitas

Saat perusahaan Anda membuka lowongan pekerjaan, kandidat yang melamar tentu beragam. Bukan hanya pelamar kerja yang sudah punya banyak pengalaman, tapi juga kandidat yang baru saja menyelesaikan pendidikanya dan belum pernah sama sekali terjun ke dunia profesional. Umumnya seorang fresh graduate punya semangat yang menggebu-gebu, hal ini bisa dilihat sebagai potensi besar untuk berkembang dan memberikan kontribusi untuk perusahaan Anda. Merekrut fresh graduate sebenarnya memang cukup tricky, untuk itu TopKarir rangkum 5 strategi merekrut fresh graduate untuk perusahaan Anda :   Tanyakan rencana dan strategi karirnya kedepan Untuk merekrut fresh graduate yang tepat, Anda harus menanyakan rencana karirnya ke depan. Hal ini bertujuan untuk mengenal keseriusan ia dalam bekerja di perusahaan Anda. Tidak hanya rencana, ia harus bisa menjelaskan gambaran strategi untuk mewujudkan rencananya itu. Dengan begitu Anda akan tau seberapa matang kemampuan berpikirnya dan apakah ia siap melewati tantangan pekerjaan nantinya.   Perhatikan attitude nya saat interview Kunci utama yang harus dimiliki kandidat pencari kerja adalah sikap. Hal ini bisa tergambar ketika proses interview. Bagaimana cara ia menjawab pertanyaan, ketepatan waktu, sampai bahasa tubuhnya. Menurut Mark Murphy, penulis Hiring for Attitude, 46 persen dari 20.000 pekerja baru gagal dalam kurun waktu 18 bulan. 89 persen kegagalan mereka disebabkan karena attitude, alasan kekurangan skill hanya mengisi 11 persen sisanya.   Cari tahu kontribusi dan keaktifannya di luar akademik Anda tidak bisa menilai kemampuan seorang fresh graduate hanya dari nilai yang tertera dalam ijazah. Untuk bisa bekerja di perusahaan, mereka harus memiliki setidaknya pengalaman berorganisasi atau komunitas. Pengalaman ini bisa dijadikan pertimbangan kemampuan kerja tim dan adaptasi di lingkungan kerja nanti. Keaktifan fresh graduate di luar kampus bisa mengasah kemampuan berkomunikasi, menyampaikan pendapat dan profesionalisme. Oleh karena itu Anda harus memperhatikan keikutsertaan mereka dalam berbagai aktivitas kelompok.    Pertimbangkan apa yang ia lakukan selama menganggur Banyak fresh graduate yang memilih tidak langsung mencari pekerjaan usai lulus. Ada yang memilih beristirahat beberapa saat untuk menyegarkan pikiran sebagai reward untuk diri sendiri. Ada juga yang memilih ikut pelatihan dan sertifikasi untuk membekali diri dengan keterampilan sebelum terjun ke dunia kerja. Karenanya, Anda perlu menanyakan berapa lama ia menganggur dan kegiatan apa yang ia lakukan untuk mengisi waktu tersebut. Anda bisa memilih kandidat yang melakukan aktivitas produktif dibanding yang hanya membuang waktu dengan hal-hal yang tidak penting.   Itu tadi 4 strategi merekrut kandidat fresh graduate yang berkualitas untuk perusahaan Anda. Temukan kandidat muda terbaik untuk bergabung di perusahaan Anda bersama TopKarir, hubungi kami di sini. Tips-tips karir lainnya seputar HR bisa Anda temukan di Ruang HR TopKarir.
Komentar