Pencari Karir Pencari Kandidat

Tertarik jadi Sales Representative? Kenali Lebih Dulu Tugas dan Tanggung Jawabnya

13 Juli 2021 16:07 504 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 1 KALI DIBAGIKAN

Sales representative bukan lagi sesuatu yang asing didengar di dunia bisnis dan pemasaran. 

 

Banyak perusahaan membutuhkan posisi ini, gak heran info lowongan kerja sales representative selalu ada dan tersebar di mana-mana.

 

Pengertian sales representative

Sales representative diartikan sebagai sebuah pekerjaan yang tugas utamanya menjual produk maupun jasa kepada klien dengan target meningkatkan angka penjualan.

 

Berbeda dengan sales associate yang menawarkan produk langsung ke konsumen, sales representative menyasar pada kelas konsumen yang lebih besar seperti pabrik, perusahaan atau industri lain, organisasi, sampai lembaga pemerintahan.

 

Mangkanya orang yang bekerja untuk posisi ini harus dibekali keterampilan kerja utama yakni komunikasi persuasif dan negosiasi untuk menarik minat klien.

 

Untuk lebih mengenal profesi ini, yuk kenalan dulu sama tugas dan tanggung jawabnya.

 

Tugas dan tanggung jawab sales representative

Lebih detailnya tugas seorang sales representative berbeda sesuai kebutuhan di tiap perusahaan. Tetapi pada umumnya tugas-tugas tersebut dapat dijelaskan dalam poin-poin berikut.

 

1. Menjual produk perusahaan

Tugas utama seorang sales representative adalah menjual barang/jasa yang perusahaan punya.

 

Nggak sebatas itu aja, mereka juga bertugas menemukan klien potensial sampai menjaga hubungan jangka panjang dengan klien.

 

Sales representative harus sigap membantu dan menyelesaikan masalah yang dihadapi klien berhubungan dengan semua transaksi.

 

Karena itu, mereka juga harus berperan sebagai customer support untuk memastikan kepuasan klien. 

 

Biasanya sales representative memiliki target penjualan yang sudah ditentukan perusahaan dan harus dipenuhi dalam periode tertentu.

 

2. Menguasai product knowledge dengan baik

Seorang sales representative akan kesulitan menawarkan apalagi menjual produknya tanpa product knowledge (pengetahuan produk) yang baik.

 

Sebelum akhirnya deal dengan klien, sales representative harus mempresentasikan produk/jasa yang ditawarkan secara jelas dan detail.

 

Pengetahuan yang mendalam tentang produk mulai dari latar belakang, tujuan dibuatnya produk, komposisi bahan, kegunaan, kelebihan sampai ketahanan produk harus sudah ada di luar kepala.

 

Nah, kalau hubungan yang baik sudah di jalin, saat sales representative mempresentasikan produknya ke klien akan jadi lebih mudah mencapai kesepakatan yang menguntungkan.

 

3. Mengurus segala keperluan administratif yang dibutuhkan klien

Tanggung jawab selanjutnya yakni mengurus kebutuhan terkait administrasi klien.

 

Kamu harus memastikan semua dokumen dan informasi yang diperlukan tersedia, agar proses jual beli berjalan dengan lancar.

 

4. Menjaga citra perusahaan

Dalam Bahasa Inggris, representative diartikan sebagai perwakilan. Artinya, sales representative juga berperan sebagai brand image yang membawa nama baik perusahaan.

 

Peran sebagai brand image ini nggak sebatas di lingkup pekerjaan aja, melainkan juga di lingkungan sosial lain yang lebih luas.

 

Karena itu attitude positif dibutuhkan sebagai kualifikasi untuk posisi ini, jangan sampai sikap buruk yang ditunjukkan juga ikut mencoreng nama baik perusahaan.

 

5. Update dengan perkembangan dan tren pasar

Tanggung jawab umum lainnya dari seorang sales representative adalah mengamati dan mengikuti perkembangan pasar.

 

Sales representative harus peka akan tren dan kebutuhan konsumen.

 

Kita tahu kebutuhan masyarakat sifatnya dinamis atau terus berubah, inovasi produk selalu dibutuhkan agar perusahaan bisa menjawab kebutuhan tersebut.

 

Gimana cara agar terus update? Kamu bisa aktif membaca berita, ikut seminar, mengamati fluktuasi pasar, dan memantau strategi kompetitor.


Itu tadi penjelasan terkait sales representative serta tugas dan tanggung jawabnya. Temukan informasi lowongan kerja terupdate dan rencanakan karir hebatmu di TopKarir. Download atau update aplikasi gratis di App Store dan Play Store.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Merintis Karir Sebagai Account Executive, Keahlian Ini Wajib Dimiliki

Merintis Karir Sebagai Account Executive, Keahlian Ini Wajib Dimiliki

Jika kamu cermati, beberapa tahun belakangan ini tren dunia kerja semakin berubah mengikuti perkembangan industri. Mulai dari sistem perekrutan, tren pencari kerja, sistem kerja perusahaan, sampai bidang profesi yang tersedia. Account Executive adalah salah satu pekerjaan yang baru-baru ini jadi yang paling dicari perusahaan. Popularitas profesi ini di kalangan anak muda menjadikannya semakin diminati. Secara garis besar, Account Executive bertugas sebagai jembatan antara perusahaan dengan klien, sampai menghasilkan kerjasama yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Seorang AE bertanggung jawab membuat perencanaan, brainstorming, meeting, hingga budgeting. Tapi, sebelum kamu melamar pekerjaan sebagai seorang AE, cermati dulu 7 keahlian yang harus banget kamu punya di bawah ini.     Mampu melihat peluang besar bagi perusahaan   Seorang Account Executive harus bisa melihat potensi dari setiap situasi yang dihadapi. Ia dituntut untuk bisa memutuskan sebuah strategi yang berdampak besar bagi perusahaan saat ini dan kedepannya. Kalau kamu bisa menyeimbangkan kebutuhan klien dan perusahaan kamu sudah bisa dikatakan sukses jadi seorang AE.     Percaya diri dan public speaking yang baik   Jadi AE kamu bakal banyak kerja di luar kantor. Bertemu dengan klien sudah jadi “santapan” tiap hari, untuk itu diperlukan rasa percaya diri yang tinggi. Selain itu kamu juga dituntut untuk bisa menyesuaikan diri dengan karakteristik klien yang berbeda-beda. Kemampuan berkomunikasi juga penting banget kamu kuasai. Perusahaan akan semakin mudah menjalin kerjasama melalui mantra berupa kata-kata yang bisa bikin klien percaya. Sebaiknya asah kemampuan public speaking kamu dari sekarang karena hal ini juga berguna untuk banyak pekerjaan.     Kemampuan persuasi dan negosiasi yang mumpuni   Rutinitas kerja seorang AE salah satunya adalah presentasi di depan klien. Dalam perjalanan karirmu sebagai AE meyakinkan klien untuk bekerjasama atau tertarik dengan produk perusahaanmu bukanlah tugas yang mudah, apalagi di tengah kompetitor produk serupa. Bukan AE namanya kalau gak lihai membujuk klien. Klien akan sangat teliti sebelum memutuskan kerjasama. Kamu harus pintar negosiasi dan teliti untuk menimbang setiap poin kerjasama agar perusahaan nggak merugi.     Bijak dalam mengontrol emosi   Semakin jauh jejak karir seorang AE tentu semakin berat juga tantangannya. Komplain dari klien bukan hanya datang sekali dua kali. Kamu harus sabar mengontrol emosi. Di hadapan klien kamu harus bertindak profesional meski banyak tipikal klien yang “ngeyel” dan banyak permintaan. Senyumin aja, dengan begitu tantangan ini bisa mengubah pribadi kamu menjadi lebih kuat.   Pekerjaan apapun memiliki tantangannya tersendiri. Untuk itu keterampilan tertentu perlu kamu kuasai. Dengan mengikuti perkembangan tren profesi dan mengasah keterampilan, kamu bisa menyesuaikan diri dengan berbagai profesi populer saat ini. Intinya keterbukaan terhadap informasi dan keinginan untuk terus belajar akan membawa kamu pada karir yang tinggi.  Lowongan Account Executive terbaru di TopKarir bisa kamu temukan disini. Informasi dan tips-tips karir lainnya yang berguna untuk kesuksesan karir kamu ada di aplikasi TopKarir. Yuk download aplikasinya di App Store dan Play Store kamu sekarang.
4 Aplikasi Yang Bisa Membantu Dalam Penjualan

4 Aplikasi Yang Bisa Membantu Dalam Penjualan

Di era serba digital ini, tentunya peranan media sosial menjadi sangat penting. Berkat kehadiran berbagai media sosial yang dimanfaatkan untuk pemasaran brand bisnis, berbagai aplikasi bermunculan untuk membantu proses bisnis di media sosial. Empat aplikasi ini bisa membantu kamu untuk meningkat brand kamu, simak ulasan berikut ya.   Periscope Aplikasi ini diciptakan untuk mendukung bisnis di Twitter. Melalui aplikasi ini, kita bisa berbagi live video secara langsung melalui tweet. Brand terkenal sudah mulai menggunakan aplikasi ini untuk menginformasikan produk barunya.   SoundCloud Engga cuma menjadi aplikasi yang memfasilitasi pemutaran file audio, SoundCloud juga dapat merekam audio pendamping untuk kemudian di posting di blog. Aplikasi ini juga berhasil memfasilitasi file audio untuk bisnis bagi perusahaan terkenal seperti Red Bull.   Spotify Spotify menyediakan layanan file audio dengan pilihan layanan gratis maupun berbayar. Meskipun banyak digunakan untuk kebutuhan yang bersifat individu, namun beberapa brand besar seperti Reebok menggunakan Spotify untuk menyusun playlist mereka di media sosial.   Curator Aplikasi ini memungkinkan kita untuk menggabungkan tweet ke dalam koleksi file yang dapat di-embed. Tujuan penggunaan Curator yaitu menandai tentang cerita atau trending topic yang berkaitan dengan suatu brand bisnis tertentu.   Selain menggunakan empat aplikasi di atas, tentunya untuk memasarkan brand bisnis diperlukan kemampuan pemasaran digital yang baik juga ya Sahabat TopKarir. Temuka tips lainnya di aplikasi TopKarir, download apps nya ya!
Komentar