Pencari Karir Pencari Kandidat

Serba-Serbi Marketing. Tugas, Tanggung Jawab, dan Tantangan Pekerjaannya

24 Maret 2021 20:03 8147 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 76 KALI DIBAGIKAN

Marketing atau di dalam bahasa Indonesia kemudian disebut dengan nama pemasaran merupakan sebuah proses mengedukasi masyarakat atau calon konsumen terkait produk atau jasa yang akan dijual. Di dalam kegiatan marketing, ada juga berbagai macam strategi yang dilakukan agar barang atau jasa dapat terdistribusi kepada konsumen dengan baik.

 

Apa saja kira-kira pengertian marketing dan tugas serta tanggung jawabnya? Berikut penjelasannya.

 

Apa Itu Marketing?

Pada umumnya, kebanyakan orang mengira jika proses marketing hanya terbatas pada kegiatan pemasaran produk atau jasa saja. Kenyataannya, marketing adalah sebuah langkah dalam membuat khalayak terpikat kepada produk atau jasa yang ditawarkan oleh suatu perusahaan. Agar dapat melakukan langkah ini dengan baik, sangat dibutuhkan riset pasar, analisis, dan tentunya pemilihan calon pelanggan yang tepat sasaran.

 

Sebenarnya, pengertian dari marketing sendiri sangatlah luas. Proses pembuatan dan pengembagan sebuah produk juga bisa disebut sebagai salah satu tahapan pemasaran. Dari pembuatan produk tersebut, proses pendistribusian dan penjualan kepada para pelanggan ini juga masih masuk ke dalam tahapan marketing.

 

Kegiatan marketing merupakan salah satu bagian terpenting di dalam perusahaan. Pelaksanaan marketing yang baik nantinya yang akan menjamin sebuah produk dapat sampai ke konsumen dengan baik. Dalam hal ini, kegiatan marketing juga bisa disebut sebagai jembatan antara produsen dan konsumen. Maka dari itu, agar konsumen merasa terpuaskan maka strategi marketing yang dilakukan juga harus jelas dan tepat.

 

Marketing Sebagai Nyawa Perusahaan

Masyarakat memang memerlukan edukasi terhadap sebuah produk. Edukasi ini bisa dilakukan dalam kegiatan pemasaran. Ini merupakan salah satu langkah yang efektif dalam menjelaskan detail produk kepada para calon konsumennya. Agar edukasi dapat menarik perhatian calon konsumen, tentunya materi yang digunakan harus menarik dan kreatif.

 

Ada banyak cara untuk menarik perhatian konsumen dan membuat mereka lebih loyal. Misalnya saja dengan pemberian ucapan terima kasih kepada pelanggan atau pemberian reward atas kesetiaan dalam menggunakan produk. Strategi ini cukup penting karena pelanggan akan merasa diperhatikan dan menjadikan produk tersebut sebagai prioritas.

 

Dari proses marketing, kita juga dapat melihat nilai dari produk yang ditawarkan. Apakah sudah tinggi atau masih rendah di mata para konsumen. Ini penting untuk dilihat karena dalam persaingan bisnis, proses pemasaran yang dilakukan dapat membantu menentukan produk apa yang kira-kira dapat mengikat para konsumen agar loyal dan membuatnya berkembang.

 

Marketing memiliki beragam fungsi di dalam suatu bisnis. Tugas kegiatan marketing tidak hanya mengedukasi khalayak saja terkait produk yang akan dipasarkan. Namun, juga untuk peningkatan penjualan hingga akhirnya bisnis yang dijalankan semakin tumbuh dan berkembang. Beberapa fungsi marketing, seperti :

 

Pertukaran

Pada saat proses kegiatan marketing, para konsumen nantinya akan melakukan kegiatan pertukaran dengan produsen sebagai pelaku pemasaran agar kebutuhannya dapat terpenuhi. Pertukaran yang dilakukan bisa antara sebuah produk dengan sejumlah uang atau produk dengan produk yang nantinya akan dijual kembali atau digunakan sendiri oleh konsumen.

 

Distribusi

Proses distribusi, terutama distribusi fisik terhadap sebuah produk dilakukan dengan cara menyimpan atau mengirimkan produk. Produk yang akan disalurkan ke para konsumen oleh produsen dapat didistribusikan dengan berbagai macam cara. Setelah proses distribusi, maka produk akan disimpan dan ketersediaannya akan terus dipantau agar kebutuhan konsumen terhadap produk tersebut dapat terus terpenuhi.

 

Perantara

Seperti yang sudah disinggung di atas, kegiatan proses marketing ini merupakan sebuah perantara penyampaian produk dari produsen ke konsumen yang terhubung ke dalam kegiatan pertukaran dan distribusi. Di dalam fungsi perantara ini, terdapat aktivitas-aktivitas penunjang, seperti pembiayaan, pengelompokan produk, dan pengumpulan informasi.

 

Job Deskripsi Seorang Marketing

Seorang marketing memang memiliki peran yang krusial bagi perusahaan. Keberhasilan penjualan produk atau jasa sangat bergantung pada peranan tim marketing. Secara umum, tugas marketing memang untuk mencari konsumen yang setia. Lebih detailnya lagi, tugas-tugas seorang marketer di antaranya adalah:

 

Merencanakan Sebuah Produk

Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, tugas marketer memang mulai dari tahap perencanaan produk. Perencanaan ini termasuk melakukan riset pasar untuk mengetahui keadaan pasar agar produk yang akan dijual tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

 

Ketika telah mengetahui minat dan kebutuhan calon konsumen di pasar, tentunya tim marketing akan lebih mudah dalam melakukan perencanaan dan pembuatan strategi pemasaran.

 

Penentuan Harga

Bila produk telah  disiapkan sesuai dengan kebutuhan dan minat konsumen di pasar, maka selanjutnya adalah penentuan harga. Tim marketing bisa melakukannya dengan cara survei harga di pasaran untuk produk serupa.

 

Harga yang ditawarkan sebaiknya juga kompetitif, jangan terlalu mahal atau murah, disesuaikan dengan kualitas dan brand yang telah berkembang. Bisa saja dengan melakukan ajang promosi potongan harga sebagai salah satu strategi dalam mengenalkan produk.

 

Promosi Produk

Promosi produk tidak melulu dengan cara melakukan potongan harga. Ada banyak sekali cara untuk mengenalkan produk kepada calon konsumen. Iklan masih menjadi cara klasik yang diminati, baik iklan pada media elektronik, cetak, atau pada internet.

 

Promosi produk lewat internet saat ini menjadi salah satu metode favorit. Selain tidak membutuhkan banyak biaya, promosi lewat internet dinilai lebih mudah dan tepat sasaran.

 

Perencanaan Distribusi

Sesuai dengan fungsinya, salah satu tugas pokok tim marketing adalah melakukan perencanaan proses distribusi produk. Semakin produk dapat sampai ke konsumen dengan cepat, semakin tinggi juga kepercayaan mereka terhadap perusahaan. Umpan balik positif ini pastinya akan membuat nama baik perusahaan semakin meningkat.

 

Pelayanan Terbaik untuk Konsumen

Menjadi seorang marketer juga berarti harus bisa menjaga sikap ramah terhadap setiap orang, terutama para calon konsumen. Pelayanan terbaik merupakan salah satu modal utama untuk dapat memikat hati para konsumen agar dapat membeli produk di pasaran.

Untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan, marketing juga wajib belajar bagaimana berkomunikasi secara baik dengan para pelanggan.

 

Job deskripsi di atas adalah gambaran umum sebagai seorang marketing. Tentunya, masing-masing perusahaan memiliki berbagai job deskripsinya sendiri secara lebih detail. Biasanya, marketing di dalam sebuah perusahaan juga dibagi lagi ke dalam beberapa tim. Tim-tim ini nantinya memiliki tugas dan tanggung jawab utama kepada perusahaan sesuai dengan job deskripsi yang diberikan.

 

Skill yang Harus Dimiliki

Bekerja sebagai seorang marketing tentunya harus memiliki kemampuan yang mumpuni. Selain kecakapan-kecakapan umum, ada beberapa kemampuan khusus yang wajib dimiliki oleh seorang marketing andal. Beberapa kemampuan tersebut, seperti:

 

Keahlian Menganalisa Pasar

Analisa pasar adalah keahlian utama yang harus dimiliki jika ingin menjadi marketing. Ketidaktahuan akan pasar, apalagi ketidaktahuan tentang pesaing dapat membuat pekerjaan marketing menjadi sia-sia.

 

Keahlian Riset Pasar

Selain analisa pasar, kemampuan lain yang wajib dimiliki adalah riset tentang pasar. Riset pasar ini termasuk mengukur kebiasaan atau perilaku khalayak yang akan menjadi calon konsumen. Kemampuan riset yang mumpuni menjadikan marketer dapat selalu mempertimbangkan keputusannya.

 

Kegiatan riset pasar ini dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Riset yang dilakukan juga tidak terbatas, bisa mulai dari bagaimana interaksi dengan pelanggan sampai penentuan peluncuran produk.

 

Keahlian Memahami Pengalaman Pengguna

Pengalaman pengguna atau user experience terjadi pada saat penjual dan pembeli berinteraksi. Proses ini terbagi ke dalam tiga tahap, yaitu customer journey, user interaction, dan user experience. Ketiga tahapan ini sangat memiliki peran terhadap kelangsungan bisnis perusahaan. Maka dari itu, seorang marketer sangat perlu memiliki keahlian ini.

 

Keahlian Bercerita

Perkembangan zaman juga mengubah beberapa cara-cara kegiatan pemasaran. Salah satu teknik marketing yang berkembang saat ini adalah dengan metode story telling. Metode ini membuat kegiatan pemasaran menjadi lebih persuasif, tetapi tidak terlalu terlihat.

 

Proses story telling umumnya menggunakan media video, foto, atau konten tulisan yang membuat konsumen dengan perusahaan seperti tidak berjarak. Kedekatan ini kemudian membuat pelanggan akan lebih percaya dan semakin loyal.

 

Keahlian Pemasaran di Media Baru

Mengikuti perkembangan zaman, marketer juga harus paham dengan teknik dan metode pemasaran di media baru. Pemasaran menggunakan media sosial memang tergolong baru, tetapi diklaim lebih efektif. Hal ini karena media sosial sangat mudah diakses dan dilihat oleh kebanyakan calon konsumen, oleh karena itu marketer menjadi lebih mudah dalam memasarkan produk mereka.

 

Kemampuan dan keahlian penguasaan media sosial ini tentunya harus diimbangi dengan pengetahuan yang detail. Apalagi, pengguna media sosial memiliki tipe yang berbeda-beda. Perlu strategi khusus untuk dapat memenangkan hati mereka.

 

Selain keahlian-keahlian di atas, di dalam pekerjaan marketing juga dibutuhkan kemampuan soft skill yang juga wajib dimiliki oleh seorang marketer. Soft skill yan dibutuhkan, seperti kreativitas, kemampuan beradaptasi, kolaborasi, manajemen waktu, dan tentunya kepemimpinan.

 

Marketing Zaman Now

Mengikuti kemajuan zaman, saat ini dikenal juga istilah digital marketing. Pemasaran digital ini secara sederhana dapat diartikan sebagai seluruh kegiatan marketing yang dilakukan dengan memanfaatkan media baru atau internet. Media yang biasa digunakan biasanya adalah media sosial yang membuat perusahaan dan konsumennya dapat berinteraksi secara langsung.

 

Digital marketing harus memiliki visi yang jelas tentang bagaimana setiap campaign marketing dapat berjalan dengan baik. Beberapa contoh kerja digital marketing, di antaranya adalah SEO, konten marketing, media sosial marketing, affiliate marketing, PPC (Pay per click), native ads, otomatisasi pemasaran, dan email marketing.

 

Pemasar digital ini memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan brand awareness dan mengumpulkan berbagai data pelanggan lewat media yang digunakan, baik media gratis atau yang berbayar. Media ini tidak hanya media sosial perusahaan saja, tetapi juga dari website, iklan, email, atau Google.

 

Fokus dari digital marketing ini adalah membentuk sebuah sistem kerja pemasaran yang dapat dilakukan secara digital atau daring. Misalnya saja, digital marketer yang menangani SEO, maka dia bertanggung jawab untuk mengukur lalu lintas pengunjung pada website. Kegiatan digital marketing ini akan terbagi lagi oleh berbagai peran marketing lainnya. Saat ini, baik di perusahaan besar atau kecil, peran digital marketing sangatlah dibutuhkan.

 

Peran marketing bagi kemajuan perusahaan memang sangat dibutuhkan. Marketing yang ahli dan mumpuni pastinya akan menjadi aset perusahaan yang membanggakan. Bagi kamu yang tertantang menjadi seorang marketing andal, cek topkarir.com untuk mencari tahu berbagai macam lowongan pekerjaan menarik di bidang marketing lainnya. Kamu juga bisa berkonsultasi seputar karir dan pekerjan dengan para praktisi profesional.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Ciri-Ciri Bos Yang Ingin Memberikan Promosi Jabatan

Ciri-Ciri Bos Yang Ingin Memberikan Promosi Jabatan

Sebagai seorang karyawan yang sudah lama berdedikasi tehadap pekerjaan dan perusahaan tempatnya bekerja, pastinya ingin mendapatkan apresiasi dan promosi jabatan dari pihak perusahaan ataupun atasan. Bagaimana sikap atasan ketikan ingin memberikan apresiasi ataupun promosi jabatan kepada kamu, inilah cirinya :   Berusaha tidak memperhatikan   Seorang bos selalu berusaha agar tidak terlihat sedang memperhatikan cara kerja kamu. Mereka biasanya selalu mencari waktu untuk terus memperhatikan kamu, tanpa kamu sadari. Dalam hal ini, seorang bos ingin melihat sifat kamu sebagai karyawan ketika tidak diperhatikan oleh sepenuhnya oleh bos. Dari segi ini mereka akan menilai seberapa baik kinerja kamu ketika kamu merasa tidak diperhatikan.   Memberikan tugas lebih   Sebagai seorang bos, mereka mau menilai seberapa cekatan dan profesional kamu dalam menangani banyak tugas. Dalam hal ini seorang bos dapat menilai, apakah kamu pantas mendapat promosi jabatan atau tidak. Memberikan tugas di luar dari bidang pekerjaan juga merupakan tanda kamu akan mendapat promosi jabatan dari bos, seorang karyawan yang mendapat jabatan yang lebih tinggi. Pastinya harus bisa menangani setiap tugas di luar pekerjaan dan selalu siap dalam kondisi apapun. Terkadang juga, seorang bos tidak segan-segan mengandalkan kamu dalam mengerjakan sesuatu diluar bidang pekerjaanmu saat ini.   Meminta pendapat   Ketika rapat atau meeting, biasanya seorang bos menganggap kamu sebagai orang yang dapat diandalkan dan meminta pendapat kamu dalam menangani situasi yang sedang terjadi di perusahaan. Mereka dapat meminta pendapat dari segi visi maupun misi ketika kamu sudah dianggap layak mendapat tanggung jawab lebih dalam menerima kenaikkan jabatan.   Membicarakan masalah pekerjaan di luar lingkungan kerja   Seorang bos juga ingin menilai seberapa pantas kamu dalam menerima jabatan yang lebih tinggi, mereka biasanya membicarakan masalah pekerjaan di luar lingkungan kerja atau saat sedang waktu libur. Tidak tanggung-tanggung seorang bos juga meminta kamu untuk mengerjakan sesuatu disaat kamu sedang libur atau cuti. Hal ini menandakan bahwa kamu adalah orang yang benar-benar bisa diandalkan, dan pantas menyelesaikan tanggung jawab kapanpun kamu harus siap.
Kiat Agar Mendapat Promosi Jabatan dari Bos

Kiat Agar Mendapat Promosi Jabatan dari Bos

Menginginkan jabatan dan gaji yang lebih tinggi memang sangat dinanti, karena bertambahnya gaji dan juga bertambahnya pula tanggung jawab kamu terhadap pekerjaan. Naiknya jabatan bukan hanya sekedar pencapaian yang biasa, disini kamu harus ekstra siap dan kerja dalam menduduki posisi jabatan diatas.   Mengincar poin penilaian   Memperoleh banyak angka penilaian merupakan penentuan bagi perusahaan untuk menentukan seberapa pantas kamu mendapat promosi jabatan. Perusahaan bisa menilai cara kerja kamu dari bidang yang bersangkutan seperti, melampaui target pekerjaan, pekerjaan cepat selesai, memperoleh nilai bagus, dan sebagainya.   Selalu siap menerima tugas   Selalu siap dalam menerima tugas dalam kondisi apapun, membantu kamu menjadi kandidat promosi dari bos. Menangani setiap tugas dan mengerjakannya dengan sempurna merupakan nilai lebih yang dimiliki karyawan. Selain itu, jangan terburu-buru untuk pulang. Perusahaan bisa mengetahui mana karyawan yang menunjukkan dedikasi dan tidak terhadap pekerjaannya.   Selalu memberi solusi   Jangan hanya selalu memberikan komplain dan mengeluh pada perusahaan. Sebaiknya kamu juga rajin memberikan solusi yang jelas dan efektif ketika perusahaan sedang dalam situasi dan kondisi yang rumit. Seorang atasan dapat menilai seberapa jauh kamu bisa menangani berbagai situasi, dan hal ini dapat menjadikan kamu sebagai kandidat promosi jabatan.   Berbagi pengetahuan   Sebagai karyawan yang merasa diandalkan dari segi pengetahuan, kamu bisa memberikan gambaran dan membagikan pengetahuan kamu kepada rekan kerja lain yang sedang dalam situasi sibuk atau tertekan. Mau membagi pengetahuan merupakan cikal bakal seorang pemimpin, dan dipandang mampu mengemban tanggung jawab dan membimbing karyawan lain yang di bawahnya.   Mengembangkan kemampuan   Cara kerja yang monoton tidak dapat membuat kamu menjadi kandidat promosi jabatan. Kamu harus berinovatif dalam mengembangkan kemampuan kamu dalam mengangani setiap pekerjaan, kamu bisa melatih diri dengan memegang banyak tugas yang harus diselesaikan dan mencari cara bagaimana agar tugas tersebut selesai secara keseluruhan dan sempurna.   Mempunyai gagasan dan menerima kritikan   Mempunyai gagasan yang menarik dan selalu memperhatikan kinerja mereka terhadap perusahaan merupakan nilai tambah bagi perusahaan. Selain itu, sebagai seorang karyawan yang diharuskan berkembang untuk menduduki posisi yang lebih tinggi. Diharuskan bisa menerima kritikan dari atasan maupun rekan, jadikan kritikan sebagai dorongan kamu untuk terus berkembang dan siap menerima promosi jabatan dari perusahaan.
Komentar