Pencari Karir Pencari Kandidat

Saatnya #MulaiLagi, Ini Tips Sukses Wawancara Kerja Usai Terkena PHK

24 Maret 2021 20:03 6579 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 3 KALI DIBAGIKAN

Pandemi covid-19 memakan banyak korban PHK, perusahaan yang tidak bisa mempertahankan cashflow, terpaksa harus mengurangi jumlah karyawannya. Sebagai pekerja yang terkena PHK, tentu kondisi ini sangat memberatkan, apalagi untuk mereka yang mengandalkan penghasilannya hanya dari satu pekerjaan.

 

Buat kamu yang terkena PHK, kesempatan untuk kembali bangkit berkarir masih terbuka lebar, terlebih di era new normal. Sudah banyak perusahaan yang membuka program rekrutmen. Saatnya mempersiapkan diri untuk berjuang di tengah persaingan kerja yang lebih ketat. Termasuk mempersiapkan proses wawancara ketika lolos seleksi berkas. Meski sudah punya pengalaman profesional, bukan berarti tahap wawancara dilakukan tanpa persiapan. Kamu harus melatih mental untuk menceritakan kondisi dan tantangan yang kamu lalui usai terkena PHK.

 

Untuk membantu kamu melewati tahap interview dengan lancar, TopKarir bagi tips suksesnya di bawah ini. 

 

Pastikan emosi kamu sudah stabil

Menerima fakta kalau harus kehilangan pekerjaan yang selama ini dijalani memang bukan hal yang mudah. Karena itu, langkah pertama yang perlu kamu lakukan setelah di-PHK dan sebelum memutuskan untuk kembali mencari pekerjaan adalah memastikan emosi kamu sudah stabil.

 

Menjalani tahap wawancara dengan kepala dingin dan hati yang tenang akan membuat kamu lebih lancar menjawab pertanyaan nantinya. Pastikan kamu sudah menenangkan diri sebelum memulai interview, atau bahkan sebelum memutuskan untuk kembali mencari pekerjaan. Tegakkan kepalamu dan kembalilah dengan lebih percaya diri

 

Ceritakan alasan berhenti dari pekerjaan sebelumnya dengan jujur

Saat sesi wawancara, biasanya pewawancara akan melihat jejak pekerjaan kita terlebih dulu dan bertanya apa alasan kamu berhenti dari pekerjaan terakhir. Nah, untuk pertanyaan ini kamu harus menjawab dengan jujur bahwa kamu di-PHK. Ceritakan secara singkat kalau kamu menjadi salah satu karyawan yang terkena dampak akibat krisis pandemi Covid-19.

 

Saat bercerita, jangan pernah menyinggung atau menjelekkan perusahaan lama tempatmu bekerja. Cukup jelaskan secara singkat, padat, diplomatis dan profesional. Kejujuran kamu bisa menjadi poin positif yang menguntungkan kamu pada sesi wawancara.

 

Ceritakan apa pelajaran yang membuatmu jadi lebih baik

Setelah menceritakan dengan jujur apa yang membuatmu berhenti dari pekerjaan sebelumnya, selanjutnya jelaskan apa saja yang kamu pelajari dari pengalaman di-PHK, usaha apa yang kamu lakukan untuk terus berkembang dan belajar dari kegagalan.

 

Jelaskan pada interviewer bahwa pengalaman tersebut berdampak positif dan menjadikan kamu pribadi yang lebih baik. Misalnya kamu jadi punya waktu untuk mengikuti pelatihan online demi menambah skill dan kompetensi yang dimiliki. Selanjutnya, ceritakan kelebihan yang kamu miliki dalam berkarir.

 

Tunjukkan keunggulanmu dan yakinkan kalau kamu kandidat yang tepat untuk dipilih

Supaya wawancaramu bisa mendapat hasil yang baik, rangkum hal-hal yang menurutmu bisa meyakinkan pewawancara bahwa kamu pantas dan berkompeten untuk menduduki posisi yang ditawarkan. Tunjukkan ketertarikanmu pada perusahaan, produk dan posisi kerja yang kamu lamar.

 

Perlihatkan attitude yang positif dan berikan kesan yang baik bahkan setelah sesi wawancara berakhir dengan mengucapkan terima kasih melalui email atas kesempatan wawancara yang sudah diberikan.

 

Itu tadi beberapa tips melakukan wawancara kerja selepas di-PHK. Menambah skill dan keterampilan menjadi sebuah keharusan untuk bisa menembus ketatnya persaingan kerja di era New Normal. Dengan memanfaatkan platform digital kita sudah bisa belajar dan mengikuti beragam pelatihan, seperti di TopEdu. Kamu bisa menemukan materi pelatihan bersertifikasi yang disampaikan langsung oleh tutor-tutor profesional dan berpengalaman. Sertifikat yang kamu dapat akan langsung terkoneksi dengan CV kamu di akun TopKarir, jadi daya tarik lebih di mata perusahaan. Yuk, mulai pelatihanmu di TopEdu sekarang!

 

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Panduan New Normal bagi Pekerja, Mulai dari Berangkat Sampai Pulang Kantor

Panduan New Normal bagi Pekerja, Mulai dari Berangkat Sampai Pulang Kantor

New Normal atau kenormalan baru sekarang ini sedang banyak dibahas. Nggak cuma di Indonesia, negara-negara lain juga sedang bersiap menghadapi masa pemulihan ini, bahkan beberapa negara sudah mencoba menerapkannya.   New Normal menjadi fase yang ditunggu untuk perlahan mengembalikan kehidupan masyarakat seperti sedia kala. Namun, fase ini harus dilalui dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan, sebab bagaimanapun juga covid-19 masih menghantui kehidupan kita sehari-hari.   Di era New Normal ini kita harus mampu beradaptasi dengan kebiasaan baru. Harus lebih meningkatkan kedisiplinan untuk menerapkan hidup bersih dalam aktivitas sehari-hari. Hal dilakukan pekerja agar tetap produktif sekaligus aman dari covid-19.   Supaya mobilitas dan kegiatan kerja berjalan lancar juga aman, ada beberapa poin yang harus diperhatikan para pekerja mulai dari berangkat sampai pulang kantor. Melansir unggahan Instagram resmi Kementerian Kominfo, @kemenkominfo, Jumat (5/6/2020) berikut rinciannya.   Perjalanan ke dan dari Tempat Kerja: Jika ada keluhan batuk, pilek dan demam tetap tinggal di rumah. Selalu gunakan masker saat keluar rumah. Upayakan mengenakan pakaian lengan panjang. Jika terpaksa menggunakan transportasi umum, tetap menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter. Upayakan untuk tidak sering menyentuh fasilitas umum. Selalu gunakan hand sanitiser dan membawa helm sendiri. Tidak menyentuh wajah atau mengucek mata dengan tangan, gunakan tisu bersih jika terpaksa. Upayakan membayar secara non tunai, jika terpaksa memegang uang, gunakan hand sanitiser sesudahnya.   Di Tempat Kerja: Gunakan siku untuk membuka pintu dan menekan tombol lift. Segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Tetap gunakan masker. Tidak berkerumun dan menjaga jarak di lift dengan posisi saling membelakangi. Untuk sementara tidak menggunakan absensi fingerprint. Bersihkan meja atau area kerja dengan disinfektan. Upayakan tidak sering menyentuh fasilitas atau peralatan yang dipakai bersama di area kerja, jika menyentuh gunakan hand sanitiser. Tetap menjaga jarak dengan rekan kerja minimal 1 meter. Biasakan tidak berjabat tangan. Usahakan aliran udara dan sinar matahari masuk ke ruang kerja. Selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di tempat kerja.   Saat Tiba di Rumah: Jangan bersentuhan dengan anggota keluarga sebelum membersihkan diri (mandi dan mengganti pakaian kerja). Cuci pakaian dan masker dengan deterjen. Masker sekali pakai, sebelum dibuang usahakan dirobek dan basahi dengan desinfektan agar tidak mencemari pengelola sampah. Jika dirasa perlu dibersihkan gawai, kacamata, tas dengan disinfektan. Selalu terapkan perilaku hidup bersih dan sehat di rumah.   Itu tadi panduan berangkat sampai pulang kerja di era New Normal. Selalu jaga kesehatan dan jarak aman dimanapun kamu berada ya Sahabat TopKarir. Yuk temukan tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store!  
Komentar