Pencari Karir Pencari Kandidat

Peluncuran dan Sosialisasi Program Edukasi Literasi Digital Bersama Whatsapp

24 Maret 2021 20:03 3370 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Pandemi Covid19 memberi dampak pada penurunan ekonomi di Indonesia, UMKM salah satu yang terkena imbasnya, produksi menurun, pemangkasan karyawan tidak bisa dihindari, yang akhirnya memaksa UMKM banyak yang gulung tikar. Di era digitalisasi saat ini memaksa UMKM untuk segera Go Digital agar mampu bertahan dan membangkitkan usahanya. Tetapi masalahnya tidak sedikit keterampilan pelaku UMKM secara umum masih rendah soal digital.

 

Peduli dengan situasi ini, WhatsApp bekerjasama dengan UKM Indonesia akan menyelenggarakan program Katalog Bisnis UMKM dan Scale-up with WhatsApp berupa Pelatihan Literasi Digital untuk Akselerasi Pengembangan UMKM. Dalam acara ini diharapkan bisa membantu para pelaku UMKM supaya bisa membangkitkan kembali usaha mereka dan secara langsung bisa mengembailkan perekonomin Indonesia.

 

Program ini gratis untuk para UMKM di Seluruh Indonesia, Yuk ikuti acara peluncuran programnya untuk ketahui lebih detail mengenai programnya dan menambah wawasan dari beberapa narasumber, pada:

 

Catat Tanggalnya:

Selasa, 21 Juli 2020
Pukul 10.00-11.00 WIB
Live on Zoom Webinar

 

Daftar Sekarang!
bit.ly/ZoomWAwebinar

 

Saatnya UKM Naik Kelas dengan Go Digital bersama WhatsApp!

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Webinar Mencetak Pahlawan Ekonomi, UMKM yang Berkarakter Bangsa di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Webinar Mencetak Pahlawan Ekonomi, UMKM yang Berkarakter Bangsa di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Di tahun 1998 Indonesia dihantam badai krisis moneter, saat itu UMKM mampu menjadi penyelamat ekonomi dengan keberhasilan menambah devisa lewat peningkatan ekspor dan menyerap 64,31 juta tenaga kerja. Di tahun 2008 saat Indonesia ikut terseret krisis keuangan global, lagi-lagi UMKM mampu berkontribusi besar bagi ketahanan ekonomi nasional. Namun di tahun 2020 ini, saat wabah virus corona menyebar secara global, UMKM menjadi sektor paling awal yang terkena dampak.   Daya beli masyarakat menurun, belum lagi pembatasan sosial berskala besar yang membuat UMKM sulit bergerak. Era adaptasi kebiasaan baru menjadi harapan bagi para pelaku UMKM untuk kembali bangkit menghadapi krisis dan mengulang sejarah sebagai pahlawan yang menyelamatkan denyut perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, UMKM membutuhkan bimbingan dan arahan guna menyusun strategi, memperkuat karakter kebangsaan, mampu memanfaatkan teknologi dan beradaptasi di tengah perubahan.   Dalam kapasitas IKAL Komisariat Provinsi Jatim yang berfungsi sebagai wadah perhimpuan para anggota untuk mengembangkan potensi dan pemikiran dalam pemecahan masalah aktual bangsa, memandang penting untuk membuat sebuah kegiatan diskusi kritis terkait upaya “Mencetak Pahlawan Ekonomi, UMKM yang Berkarakter Bangsa di Era Adaptasi Kebiasaan Baru”. Lantaran itu IKAL Komisariat Provinsi Jawa Timur merencanakan kegiatan WEBINAR Penguatan UMKM 2020.       Keynote Speaker : Teten Masduki - Menteri Koperasi dan UKM RI   Pembuka Acara : Rachmat Harsono   Narasumber : Ronald Walla – Ketua Bidang UMKM / IKM APINDO Mas Purnomo Hadi, MM - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur Supomo - Direktur Utama LPDB Laksda TNI (Purn) Dicky Yunianto - Lemhannas RI Raka Bagus - CEO Ladang Lima   Moderator : Dr. Arif Budiman – Dekan FE Uwika Surabaya _   Catat Tanggalnya Rabu, 14 Oktober 2020 Pukul 15.00-17.00 WIB Live on Zoom & TopKarir   Link Registration https://bit.ly/daftarUMKM-akademi   GRATIS!!!!   Buat kamu yang hadir dalam acara akan mendapatkan E-Sertifikat Ilmu Kewirausahaan Relasi
10 Cara Mempertahankan UKM di Tengah Wabah Corona

10 Cara Mempertahankan UKM di Tengah Wabah Corona

Penyebaran virus Corona yang kian masif di Indonesia, berdampak serius dan menekan perekonomian Indonesia. Presiden RI, Joko Widodo menghimbau masyarakatnya untuk berdiam diri di rumah termasuk juga para pengusaha. Perusahaan besar layaknya Google, Microsoft, Facebook dan banyak lainnya menerapkan sistem work from home untuk mengantisipasi penyebaran virus pandemi ini. Jangankan perusahaan besar, usaha kecil dan menengah juga sangat rentan terkena hantaman virus Corona. Presiden Joko Widodo meminta realokasi APBN dan APBD ke tiga bidang, UKM salah satunya. Dengan tujuan agar UKM bisa terus produktif dan menghindari PHK. Mengingat perekonomian Indonesia sangat bergantung pada sektor UKM, para pengusaha diimbau untuk tetap optimis dan bertahan di tengah krisis ekonomi global. Lalu, bagaimana cara UKM itu sendiri mempertahankan bisnisnya? Direktur utama Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata melalui postingan Instagram Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (Kemenkop UKM) membagikan 10 tips untuk bisnis Anda.   Tinjau ulang proses bisnis Pertama yang harus dilakukan adalah menghitung efisiensi perusahaan Anda, perlukah proses bisnis yang baru?   Identifikasi kebutuhan basis pelanggan Coba lakukan riset apakah saat ini basis pelanggan masih relevan? Penting bagi Anda untuk mengidentifikasi basis pelanggan baru. Kalau memang perlu lakukan diversifikasi atau pivot basis pelanggan. Pivot adalah sebuah aktivitas pengembangan bisnis dengan mengubah model bisnis, namun visi bisnis tetap dipertahankan.   Sederhanakan bisnis proses Selanjutnya temukan dan tentukan bisnis inti Anda. Anda bisa fokus untuk terus bergerak pada bisnis inti. Jangan mencoba untuk mengembangakan berbagai produk yang malah membuat bisnis anda tidak fokus, buat lebih sederhana!   Terapkan ekonomi efek gelombang Di tengah kondisi yang mengharuskan masyarakat untuk membatasi mobilisasi, mulailah berjualan ke basis pelanggan terdekat secara tepat bertahap dan berkelanjutan, mulai dari keluarga, lingkungan RT/RW, Kecamatan, Kota hingga Regional.   Model bisnis cash flow positif ketimbang margin Di mode bertahan saat ini yang penting adalah cash flow, kenapa? Supaya bisa mempertahankan karyawan dan pembayaran beban operasional bisa terus berjalan. Untuk itu penting bagi Anda menjaga kondisi cash flow agar tetap stabil. Pengelolaan cash flow yang baik akan menghidupkan bisnis Anda.   Tinjau ulang, seleksi dan tawarkan produk Jika perusahaan Anda memproduksi bermacam produk, pilih produk lama yang mudah terjual. Atau ciptakan produk baru yang mudah terjual, sederhanakan klasifikasi dari semua produk yang Anda miliki.   Digitalisasi katalog untuk disebarkan Buat katalog produk yang paling mudah untuk di-share. Katalog yang dibuat harus sederhana jelas dan informatif. Untuk memudahkan pelanggan memesan produk Anda, buatlah cara pemesanan yang sederhana.   Atur prioritas stok barang Setelah memilih produk yang paling laku, pastikan ketersediaan produk tersebut. Ingat untuk fokus pada stok barang dengan permintaan dan kebutuhan pasar yang tinggi.   Ajak semua karyawan jadi sales digital Menghadapi kondisi darurat seperti ini, usaha kolektif untuk bersama menjual produk unggulan sangat dianjurkan. Digital marketing bisa menyelamatkan UKM Anda, manfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk UKM Anda. Ajak semua karyawan untuk berpartisipasi mempertahankan bisnis, ciptakan kesadaran kalau UKM yang sehat dan tetap bertahan akan berdampak pada perekonomian karyawan juga.    Beri insentif untuk karyawan terbaik Demi mempertahankan karyawan, hargai setiap karyawan dengan kinerja tinggi, beri mereka reward untuk setiap usaha dalam situasi bertahan ini. Jangan lupa tetap konsen pada kesehatan dan keselamatan kerja karyawan agar terhindar dari wabah Corona. Itu tadi 10 cara mempertahankan UKM Anda di tengah hantaman wabah Corona. Diharapkan tips ini bisa membantu para pengusaha untuk bisa melewati krisis ekonomi akibat virus pandemi ini. Tetap optimis dan rencanakan strategi yang efektif untuk keberlangsungan hidup UKM di Indonesia. Temukan kandidat muda terbaik untuk bergabung di perusahaan Anda bersama TopKarir, hubungi kami di sini. Tips-tips karir lainnya seputar HR bisa Anda temukan di Ruang HR TopKarir.  
Komentar