Pencari Karir Pencari Kandidat

Kunci Jawaban dari Pertanyaan Interview “Apa Rencana Kamu 5 Tahun ke Depan?”

29 Juni 2021 08:06 65173 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 40 KALI DIBAGIKAN

Interview kerja jadi tahapan paling krusial dalam proses perekrutan. Gimana nggak, kamu harus berhadapan langsung dengan HR dan menjawab semua pertanyaan yang akan menentukan diterima atau tidak kamu di perusahaan tersebut.

 

Meski beberapa pertanyaan masih bisa kita prediksi, rasa grogi seringkali jadi menghambat pesan yang mau kamu sampaikan, padahal udah dari jauh hari disiapkan.

 

Dari beberapa pertanyaan interview, salah satu yang sering muncul adalah pertanyaan “apa rencana kamu 5 tahun ke depan?”

 

Terdengar klasik tapi justru pertanyaan ini jadi tolok ukur kelayakan kamu bekerja. Terus, apa sih jawaban untuk pertanyaan wawancara ini? Simak yuk ulasannya.

 

Cari lowongan kerja di wilayah Sumatera Utara? Temukan selengkapnya di sini.

 

1. Kaitkan rencanamu dengan posisi yang kamu lamar

Bisa sampai ke tahap interview artinya kamu punya daya tarik dan kemampuan untuk bekerja pada posisi yang ditawarkan. Jawablah pertanyaan dengan meyakinkan pewawancara bahwa kamu punya keinginan yang kuat di posisi tersebut.

 

Misalnya gini, kamu melamar pekerjaan Content Writer, kamu bisa memberi jawaban “dalam 5 tahun kedepan saya ingin bisa menguasai SEO, SEM dan sukses berkarir sebagai digital marketer”.

 

Jawaban tersebut dinilai memuaskan bagi si pewawancara, karena kamu punya rencana yang sejalan dengan posisi kerja yang kamu lamar.

 

2. Hubungkan dengan ketertarikan atau minat yang kamu punya

Selain menghubungkannya dengan posisi kerja yang kamu lamar, ceritakan juga ketertarikan dan passion-mu yang berhubungan dengan posisi tersebut. Hal ini akan membuka peluangmu diterima sebagai bagian dari perusahaan.

 

Sampaikan apa yang kamu suka, yang ingin kamu kembangkan dan hal yang membuatmu selalu berenergi ketika melakukannya.

 

Contohnya, kalau kamu melamar sebagai front office, kaitkan rencanamu dengan ketertarikan berinteraksi dan mengenal orang-orang baru dari beragam latar belakang. Inget ya, yang jujur dan benar-benar kamu suka, bukan mengada-ngada.

 

Cari lowongan kerja di wilayah Sumatera Barat? Temukan selengkapnya di sini.

 

3. Sampaikan tujuan serta strategi yang kamu punya

Kalau punya rencana pasti punya tujuan dong, kalau punya tujuan perlu strategi buat mencapainya. Karena nggak ada yang instan untuk mencapai suatu tujuan, perlu usaha dan konsistensi.

 

Nah, saat menyampaikan jawaban, jangan lupa jabarkan apa yang akan kamu lakukan untuk merealisasikan rencanamu.

 

Misalnya kamu melamar sebagai sales promotion, dan punya rencana 5 tahun ke depan jadi sales manager, strategi yang kamu lakukan bisa dengan menambah pemahaman tentang kepribadian seseorang supaya pendekatan ke target konsumen jadi lebih efektif.

 

 

4. Jelaskan rencana yang realistis dengan optimis

Saat menyampaikan rencana 5 tahun ke depan, optimis dan realistis nggak boleh dipisahkan. Kebanyakan orang meyakinkan pewawancara dengan menunjukkan rasa optimis yang tinggi tapi tidak realistis.

 

Contohnya kamu menyampaikan rencana kalau 5 tahun ke depan akan menjadi CEO perusahaan, padahal saat ini kamu masih berstatus fresh graduate yang belum punya pengalaman.

 

Optimis itu perlu, tapi kamu juga harus ingat kalau dunia nggak seramah yang kamu bayangkan, akan ada tantangan yang siap menghadang. Kamu harus memperhitungkan resiko dan segala hal yang akan menjadi batu kerikil di setiap langkah karirmu.

 

Rencana kamu 5 tahun kedepan nggak perlu yang terlalu tinggi, yang jelas harus lebih baik dan berkembang setiap tahunnya. Tambahkan juga dengan cara dan strategimu untuk menjalankan rencana tersebut.

 

Cari lowongan kerja di wilayah Riau? Temukan selengkapnya di sini.

 

Itu tadi kunci jawaban dari pertanyaan wawancara “apa rencana kamu 5 tahun kedepan?”. Yuk temukan tips-tips dan informasi seputar karir lainnya di aplikasi TopKarirDownload aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang!

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
5 Alasan Kamu Harus Keluar dari Zona Nyaman

5 Alasan Kamu Harus Keluar dari Zona Nyaman

Semua orang pasti memiliki zona nyamannya masing-masing, zona nyaman memang membuat terlena sampai tidak mau meninggalkannya. Tetapi secara perlahan kamu harus keluar dari zona nyaman itu, tanpa kamu sadari ternyata zona nyaman mengurungmu, karena terlalu nyaman kamu tidak mau beranjak dari posisi itu padahal masih banyak tempat lain yang bisa kamu kunjungi dan lebih indah.   Kadang kita berpikir untuk apa meninggalkan zona nyaman yang kita miliki? Padahal kita sudah bisa sukses dan maju di zona nyaman ini. Nah buat kamu yang masih bingung yuk disimak ini dia 5 alasan kamu harus keluar dari zona nyaman!   Rencana yang Bisa Berubah Setiap manusia hanya bisa berencana tapi kita tidak tau apa yang akan terjadi besok atau di masa depan nanti. Inilah alasan utama kamu harus keluar dari zona nyaman, ketika Kamu terus berada di zona nyaman dan terjadi perubahan dengan rencanamu kamu akan sulit beradaptasi dan mentalmu akan kurang siap untuk menghadapi perubahan.   Mempelajari Hal Baru Jika kita ingin terus berkembang dan menghasilkan sesuatu yang berbeda, tentunya kita harus menggali lagi ilmu dan mulai mempelajari hal-hal baru. Keluarlah dari zona nyamanmu, nikmati pengalaman dan hal-hal baru yang bisa kamu pelajari dan tekuni, sehingga keahlianmu tidak itu-itu saja dan Kamu bisa menghasilkan sesuatu yang berbeda.   Menemukan Sesuatu yang Berharga Didalam zona nyaman kita akan menemukan hal yang itu-itu saja, berulang dan juga membosankan. Cobalah keluar dari zona nyaman itu, meskipun sulit kamu akan menemukan sesuatu yang berharga berupa pengalaman, pelajaran, ataupun teman baru yang sangat berguna untuk kamu bisa berjalan jauh lagi menempuh maa depan.   Menemukan Tujuan Hidup Tujuan hidup tidak akan muncul kalau kamu tidak mencarinya, milikilah pengalaman sebanyak-banyaknya, pelajari hal-hal baru, dan yang paling utama tentukan passionmu. Dari semua itu akan bisa merenungi dan menemukan apa yang menjadi tujuan hidupmu Sahabat TopKarir.   Bangga dengan Hidupmu Mengerjakan sesuatu yang itu-itu saja sampai bosan akan membuatmu lebih mudah stress, belum lagi penyesalan yang datang karena Kamu menghabiskan waktumu untuk hal yang itu-itu saja. Keluarlah dari zona nyamanmu, buat hidupmu lebih bermakna dengan banyaknya pengalaman yang kamu miliki, ciptakan sesuatu yang lebih dari apa yang telah Kamu hasilkan sekarang. Maka bisa dipastikan kamu akan bangga dengan dirimu sendiri dengan semua hal yang kamu kerjakan.   Keluar dari zona nyaman memang tidak menjamin kamu akan sukses, namun setidaknya kamu sudah memiliki keberanian yang patut kamu banggakan. Jangan selalu terpaku pada hasilnya tapi kamu juga harus menghargai prosesnya, karena di dalam proses itu kamu akan menemukan hal yang berharga. Jangan pantang menyerah ya Sahabat TopKarir!
Komentar