Pencari Karir Pencari Kandidat

Influencer Sebagai Strategi Pengembangan Bisnis

24 Maret 2021 20:03 2116 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 1 KALI DIBAGIKAN

Kehadiran influencer menjadi salah satu cara yang efektif dalam mempromosikan sebuah bisnis, meningkatkan awareness, sampai mendongkrak angka penjualan. Sebuah survei industri menyebutkan 80% pemasar telah menggunakan jasa influencer, di tahun 2020 mereka mengeluarkan biaya hingga mencapai USD 8 miliar.

 

Strategi ini harus bisa dilihat potensinya oleh para pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis melalui platform digital dan peran influencer. Namun, pelaku usaha juga perlu jeli dan memahami berbagai aspek sebelum akhirnya memutuskan untuk bekerja sama dengan influencer. Di tahun 2021 dan kedepannya apakah ini influencer masih menjadi strategi promosi yang efektif untuk pertumbuhan bisnis?

 

APINDO UMKM AKADEMI 20 Januari 2021 kemarin baru saja mengadakan webinar UMKM yang bertemakan Influencer Sebagai Strategi Pengembangan Bisnis. Narasumber yang hadir diantaranya Yonathan Nugroho CEO and Founder of Trinity Entertainment Group Music Label and Artist Management, Ajeng Parameswari President Digital Business Visinema Group, Darius Sinathrya Public Figure.

 

Darius Sinathrya mulai merealisasikan bisnis pertamanya di tahun 2011 melalui konsep warung steak. Sejak pandemi covid-19 menyebar di Indonesia, Darius bersama rekan setimnya berinovasi menjual kemasan paket lauk dan membuka beberapa kerja sama dengan reseller.

 

“semua berjalan cukup baik dan loyal customer selalu repeat order. Di online kita coba push untuk menutup biaya operasional yang terkena dampak pandemi” tutur Darius

 

Darius juga berbagi tipsnya untuk pelaku UMKM yang hadir dalam webinar. Menurutnya UMKM harus punya pemahaman tentang peran influencer, jangan berekspektasi tinggi influencer bisa menaikkan sales, padahal influencer lebih efektif untuk menaikan awareness atau kelas dari brand itu sendiri, segmentasi dari si influencer itu juga harus dipelajari.

 

“untuk bisa achieve sales ada banyak elemen, dari produknya sendiri, distribusinya, aksesibilitasnya, kemudahan konsumen dapetin produk, balik lagi ke karakteristik produk sama segmentasi marketnya harus ketemu/dijembatani oleh influencer” tambah Darius.

 

Dalam materi yang dibawakan Ajeng ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi pasar bioskop yang sangat luas. Namun jika dilihat dari jumlah penduduk, layar bioskop di Indonesia masih terbilang kurang. Indonesia hanya memiliki 0,4 layar/100.000 orang, tertinggal dibanding dengan Amerika Serikat yang mencapai 14 layar/100.000 orang dan Korea sudah punya 23.000 layar/100.000 orang.

 

Kehadiran bioskop online diharapkan bisa menjawab 3 permasalahan. Pertama, mencukupi keterbatasan layar bioskop. Kedua, banyak konten kreator berbakat namun barries entry to industry-nya sangat tinggi sehingga mereka tidak maksimal menunjukkan bakatnya. Ketiga, dari sisi industri, penetrasi digital yang sudah sangat baik harus dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan penonton dan kreator.

 

“dengan platform ini kita punya mimpi agar perfilman Indonesia mampu menjadi tuan rumah di negaranya sendiri” tambah Ajeng

 

Yonathan CEO and Founder of Trinity Entertainment juga berbagi ceritanya menghadapi gempuran krisis pandemi di dunia hiburan tanah air. Selama masa pandemi, Trinity melakukan shifting promosi ke online mulai dari press conference, press gathering, produksi musik dan video musik, sampai konser semua dilakukan secara virtual.

 

Membahas tema influencer, Yonathan juga berpesan kepada para pelaku UMKM untuk menyadari bahwa menggunakan influencer dalam campaign itu lebih penting dibanding berharap pada influencer untuk langsung meningkatkan penjualan.

 

“yang perlu dipikirkan adalah campaign dalam sebuah konsep yang terencana dan menggunakan influencer yang sesuai marketnya sebagai amplifikasi agar orang tau produknya” jelas Yonathan.

 

Webinar APINDO UMKM AKADEMI dengan tema Influencer Sebagai Strategi Pengembangan Bisnis dapat Anda saksikan siaran lengkapnya di sini.

 

APINDO UMKM AKADEMI rutin mengadakan webinar kewirausahaan gratis setiap hari Rabu dengan menghadirkan pembicara-pembicara inspiratif di dunia bisnis untuk berbagi pengalamannya. Di episode-episode selanjutnya APINDO UMKM AKADEMI akan membawa narasumber lain dan mengangkat tema yang tidak kalah menarik guna menambah wawasan pelaku UMKM untuk bisa maju dan naik kelas.

 

Daftarkan diri Anda di link berikut ini bit.ly/daftarUMKM-akademi, dapatkan informasi eksklusif seputar webinar dan program UMKM lainnya yang bermanfaat untuk kemajuan bisnis Anda. Karena sekarang saatnya #UMKMNaikKelas.

 

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Webinar Memulai Bisnis Kreatif Sejak Muda, Mengapa Tidak?

Webinar Memulai Bisnis Kreatif Sejak Muda, Mengapa Tidak?

Asosiasi Pengusaha Indonesia Mempersembahkan APINDO UMKM AKADEMI   MEMULAI BISNIS KREATIF SEJAK MUDA, MENGAPA TIDAK? Sesi ini akan mengangkat topik seputar bisnis kreatif untuk anak muda Indonesia dan UMKM dari para mentor dan ahli di bidangnya   Narasumber:   JASON SURYA Founder Tangkitchen.id   YASA SINGGIH CEO Men's Republic   Fasilitator:   ARIEF BUDIMAN CEO AGRINDO & Ketua Komite Pengembangan Wirausaha APINDO   Hosted by:   BAYU JANITRA WIRYOATMODJO CEO Top Karir Indonesia   SAVE THE DATE Rabu, 3 Maret 2021Pukul: 15.00-17.00 WIB
Webinar Mengembangkan Bisnis Budaya dan Pariwisata Untuk Kebanggaan Bangsa

Webinar Mengembangkan Bisnis Budaya dan Pariwisata Untuk Kebanggaan Bangsa

Asosiasi Pengusaha Indonesia Mempersembahkan APINDO UMKM AKADEMI   MENGEMBANGKAN BISNIS BUDAYA DAN PARIWISATA UNTUK KEBANGGAAN BANGSA Sesi ini akan mengangkat topik seputar bagaimana mengembangkan bisnis untuk Budaya dan kebanggaan Bangsa dari para ahli di bidangnya Narasumber:   ALEXANDER NAYOAN Ketua PHRI Learning Center   AGRA LOCITA Marketing & Brand Development PT. Aseli Dagadu Djokdja   Fasilitator:   EDRIC CHANDRA Program Inisiator Diplomat Succes Challenge & Komite Pemasaran Kewirausahaan APINDO   Hosted by:   PARDIFA EFFRIDO CCO TopKarir Indonesia   SAVE THE DATE Rabu, 17 Maret 2021Pukul: 15.00-17.00 WIB
Komentar