Pencari Karir Pencari Kandidat

Cara Seru dan Praktis Liburan ke Malaysia Gratis

24 Maret 2021 20:03 2669 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 4 KALI DIBAGIKAN

Banyak cara menghabiskan waktu luang dan terbebas dari rasa bosan, beberapa memilih jalan-jalan, nongkrong bareng teman-teman, atau menonton film bareng pasangan. Tapi kalau cuma punya waktu sebentar kira-kira apa ya yang bisa dilakukan? Salah satu pilihan yang asyik ya dengan main game. Selain seru, ngegame juga punya manfaat baik lho buat kamu, bisa ngilangin suntuk, menyegarkan pikiran, meningkatkan jiwa kompetitif dan belajar cara menyelesaikan masalah. Nah memasuki bulan Februari ada yang baru nih buat Sahabat TopKarir. 

 

Bareng MainGame.com, TopKarir mempersembahkan Career Jump, game seru buat ngisi waktu luang kamu biar nggak gabut dan suntuk. Bukan cuma sekedar main, kamu yang punya skor tinggi juga bisa dapetin hadiah menarik berupa Official Merchandise TopKarir, Voucher MAP, Sport Watch, dan Grand Prize liburan ke Malaysia untuk 2 orang pemenang setiap periodenya.



Cara main Career Jump simple banget, kamu cuma perlu kumpulin poin untuk stay positive dan menghindari setiap hal-hal negatif yang bisa menjatuhkan karir kamu. Untuk bisa mainin Career Jump, kamu cukup membayar dengan pulsa atau Gopay sebesar 2.000 Rupiah, sudah bisa main sepuasnya selama 24 jam. Tunggu apa lagi? Yuk main Career Jump sekarang di sini, dapatkan skor tertinggi & trip ke Malaysia!

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Saatnya #MulaiLagi, Ini Tips Sukses Wawancara Kerja Usai Terkena PHK

Saatnya #MulaiLagi, Ini Tips Sukses Wawancara Kerja Usai Terkena PHK

Pandemi covid-19 memakan banyak korban PHK, perusahaan yang tidak bisa mempertahankan cashflow, terpaksa harus mengurangi jumlah karyawannya. Sebagai pekerja yang terkena PHK, tentu kondisi ini sangat memberatkan, apalagi untuk mereka yang mengandalkan penghasilannya hanya dari satu pekerjaan.   Buat kamu yang terkena PHK, kesempatan untuk kembali bangkit berkarir masih terbuka lebar, terlebih di era new normal. Sudah banyak perusahaan yang membuka program rekrutmen. Saatnya mempersiapkan diri untuk berjuang di tengah persaingan kerja yang lebih ketat. Termasuk mempersiapkan proses wawancara ketika lolos seleksi berkas. Meski sudah punya pengalaman profesional, bukan berarti tahap wawancara dilakukan tanpa persiapan. Kamu harus melatih mental untuk menceritakan kondisi dan tantangan yang kamu lalui usai terkena PHK.   Untuk membantu kamu melewati tahap interview dengan lancar, TopKarir bagi tips suksesnya di bawah ini.    Pastikan emosi kamu sudah stabil Menerima fakta kalau harus kehilangan pekerjaan yang selama ini dijalani memang bukan hal yang mudah. Karena itu, langkah pertama yang perlu kamu lakukan setelah di-PHK dan sebelum memutuskan untuk kembali mencari pekerjaan adalah memastikan emosi kamu sudah stabil.   Menjalani tahap wawancara dengan kepala dingin dan hati yang tenang akan membuat kamu lebih lancar menjawab pertanyaan nantinya. Pastikan kamu sudah menenangkan diri sebelum memulai interview, atau bahkan sebelum memutuskan untuk kembali mencari pekerjaan. Tegakkan kepalamu dan kembalilah dengan lebih percaya diri   Ceritakan alasan berhenti dari pekerjaan sebelumnya dengan jujur Saat sesi wawancara, biasanya pewawancara akan melihat jejak pekerjaan kita terlebih dulu dan bertanya apa alasan kamu berhenti dari pekerjaan terakhir. Nah, untuk pertanyaan ini kamu harus menjawab dengan jujur bahwa kamu di-PHK. Ceritakan secara singkat kalau kamu menjadi salah satu karyawan yang terkena dampak akibat krisis pandemi Covid-19.   Saat bercerita, jangan pernah menyinggung atau menjelekkan perusahaan lama tempatmu bekerja. Cukup jelaskan secara singkat, padat, diplomatis dan profesional. Kejujuran kamu bisa menjadi poin positif yang menguntungkan kamu pada sesi wawancara.   Ceritakan apa pelajaran yang membuatmu jadi lebih baik Setelah menceritakan dengan jujur apa yang membuatmu berhenti dari pekerjaan sebelumnya, selanjutnya jelaskan apa saja yang kamu pelajari dari pengalaman di-PHK, usaha apa yang kamu lakukan untuk terus berkembang dan belajar dari kegagalan.   Jelaskan pada interviewer bahwa pengalaman tersebut berdampak positif dan menjadikan kamu pribadi yang lebih baik. Misalnya kamu jadi punya waktu untuk mengikuti pelatihan online demi menambah skill dan kompetensi yang dimiliki. Selanjutnya, ceritakan kelebihan yang kamu miliki dalam berkarir.   Tunjukkan keunggulanmu dan yakinkan kalau kamu kandidat yang tepat untuk dipilih Supaya wawancaramu bisa mendapat hasil yang baik, rangkum hal-hal yang menurutmu bisa meyakinkan pewawancara bahwa kamu pantas dan berkompeten untuk menduduki posisi yang ditawarkan. Tunjukkan ketertarikanmu pada perusahaan, produk dan posisi kerja yang kamu lamar.   Perlihatkan attitude yang positif dan berikan kesan yang baik bahkan setelah sesi wawancara berakhir dengan mengucapkan terima kasih melalui email atas kesempatan wawancara yang sudah diberikan.   Itu tadi beberapa tips melakukan wawancara kerja selepas di-PHK. Menambah skill dan keterampilan menjadi sebuah keharusan untuk bisa menembus ketatnya persaingan kerja di era New Normal. Dengan memanfaatkan platform digital kita sudah bisa belajar dan mengikuti beragam pelatihan, seperti di TopEdu. Kamu bisa menemukan materi pelatihan bersertifikasi yang disampaikan langsung oleh tutor-tutor profesional dan berpengalaman. Sertifikat yang kamu dapat akan langsung terkoneksi dengan CV kamu di akun TopKarir, jadi daya tarik lebih di mata perusahaan. Yuk, mulai pelatihanmu di TopEdu sekarang!  
Komentar