Pencari Karir Pencari Kandidat

Apa Itu Profesi Data Scientist? Ini Peran dan Tanggung Jawabnya

23 April 2021 09:04 1631 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 2 KALI DIBAGIKAN

Tertarik bekerja sebagai Data Scientist? Dilansir situs inno architect, Harvard menyatakan data scientist sebagai pekerjaan terseksi di abad ke-21, lho. Emangnya apa sih sebenarnya pekerjaan ini?

 

Data scientist menjadi pekerjaan yang banyak dicari perusahaan-perusahaan untuk mencapai targetnya, baik secara finansial, operasional, strategis, dan lain sebagainya. Berikut pembahasan seputar data scientist

 

Apa itu Data Scientist?

Sebenarnya tidak ada definisi standar mengenai peran data scientist. Meski begitu, situs Master's in Data Science mendefinisikan data scientist sebagai pakar analitik. Data scientist disebut memanfaatkan keterampilan mereka dalam teknologi dan ilmu sosial untuk menemukan tren dan mengelola data

 

Peran data scientist adalah menggabungkan ilmu komputer, statistik, dan matematika. Mereka menganalisis, memproses, dan memodelkan data. Mereka kemudian menafsirkan hasilnya untuk membuat rencana yang dapat ditindaklanjuti untuk perusahaan dan organisasi terkait.

 

Banyak yang mengira data scientist sama dengan analyst, padahal keduanya berbeda. Seorang data scientist harus melakukan analisis data, memahami bahasa pemrograman, dan memiliki kepekaan terhadap dunia bisnis atau memiliki ilmu bisnis yang mumpuni.

 

Data Scientist mengkombinasikan beberapa pasang data untuk mengungkap suatu pola. Pola yang dicari ini nantinya dapat digunakan sebagai acuan untuk memprediksi pergerakan bisnis suatu produk.

 

Tugas Data Scientist kompleks, dan mencakup banyak hal. Data Scientist dikatakan sebagai gabungan profesi Data Engineer dan Data Analyst. Jadi bukan tanpa alasan bila pekerjaan ini banyak dicari oleh perusahaan-perusahaan.

 

Profesi data scientist juga jadi incaran banyak orang karena dinilai punya gaji yang cukup besar. Namun, gaji itu setara dengan tanggung jawab dan segudang skill yang wajib dimiliki, lho.

 

Tanggung Jawab Data Scientist

  • Memecahkan masalah sebuah bisnis melalui penelitian
  • Mengumpulkan data terstruktur dan tidak terstruktur dalam jumlah besar. Ini dilakukan dengan software khusus.
  • Menggunakan metode analitik machine learning, dan metode statistik canggih untuk menyiapkan data untuk digunakan dalam pemodelan prediktif dan preskriptif
  • Membersihkan data secara menyeluruh untuk membuang informasi yang tidak relevan dan menyiapkan data untuk pra proses dan pemodelan
  • Melakukan exploratory data analysis (EDA) untuk menentukan cara menangani data yang hilang dan untuk mencari tren dan / atau peluang
  • Menemukan algoritma baru untuk memecahkan masalah dan membangun program untuk melakukan pekerjaan tersebut secara otomatis.
  • Mengomunikasikan prediksi dan temuan yang didapatkan ke manajemen dan tim IT melalui visualisasi data dan laporan yang efektif
  • Merekomendasikan perubahan yang lebih efektif untuk menggantikan prosedur dan strategi yang sudah ada sebelumnya

 

Bagaimana Cara Menjadi Data Scientist?

  1. Mengambil gelar sarjana dalam ilmu data atau bidang yang terkait
  2. Pelajari sederet skill yang diperlukan
  3. Bekerja sebagai data scientist di entry level
  4. Mencari sertifikasi keilmuan data scientist
  5. Kuliah S2 untuk mendapat gelar master di bidang data science

 

Itu dia pembahasan singkat mengenai data scientist dan tanggung jawabnya. Berminat jadi seorang data scientist juga?

 

Dapatkan informasi dan tips karir menarik lainnya di sini. Download aplikasi TopKarir sekarang atau kunjungi topkarir.com untuk mendapatkan informasi lowongan kerja ter-update.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Keahlian Dibidang IT Yang di Cari Perusahaan

Keahlian Dibidang IT Yang di Cari Perusahaan

Saat ini perkembangan teknologi mendorong peningkatan kebutuhan tenaga kerja yang ahli di bidang IT. Jika kamu ingin mendalami karier di bidang IT, kamu perlu memperbanyak skill serta pengetahuan yang lebih terkait teknologi terbaru. Nah Berikut ini keahlian IT yang paling banyak dicari perusahaan. apa saja itu? yuk simak ulasannya.   Programmer Programmer bisa dibilang sektor utama yang melahirkan kejayaan teknologi. Karena seorang programmer merupakan komponen penting di dalam lingkup organisasi perusahaan yang menggunakan teknologi IT sebagai standarisasinya.   Teknologi jaringan Dalam tugasnya, seorang teknologi jaringan dituntut untuk bisa meng-handle persoalan jaringan atau network,  baik dari segi maintenance hingga troubleshhoting. Database administrator Database administrator harus memiliki kemampuan IT dasar, pemecahan masalah, analisis yang baik, keahlian komunikasi dan bekerja dalam tim. Dalam pekerjaan ini, seorang Database administrator dituntut untuk bisa memelihara, merawat, serta membuat back-up database yang ada di dalam sebuah sistem. IT Support Dalam hal ini perusahaan sangat membutuhkan technical support untuk mengatasi suatu masalah dalam pekerjaan itu. Seperti permasalahan pada wifi, sehingga dalam lingkup pekerjaan ini, seorang IT support dituntut untuk bisa mengetahui dasar semua bidang serta divisi IT yang berkaitan dengan teknis perbaikan dan penanganan.   QA Engineer Soerang QA (Quality Assurance) Engineer bertugas memastikan produk software berjalan dengan baik dengan cara monitoring, menguji, dan memeriksa semua proses produksi suatu produk yang hendak dibangun   Nah itu dia keahlian dibidang IT yang paling dicari perusahaan, kamu dapat melatihnya sejak sekarang ya Sahabat TopKarir. Mau tips karir yang sesuai dengan kamu lainnya? Yuk download aplikasi Topkarir
6 Hal Penting yang Bikin CV Fresh Graduate Dilirik Perusahaan

6 Hal Penting yang Bikin CV Fresh Graduate Dilirik Perusahaan

Melamar kerja tujuannya sudah pasti diterima dan jadi karyawan tetap, tapi nyatanya dapetin pekerjaan nggak semudah yang kita bayangkan. Selain kualifikasi yang belum tentu memenuhi ekspektasi, kompetisi memperebutkan kursi kantor juga semakin ketat. Apalagi buat para fresh graduate yang kebanyakan minim pengalaman, kalau dibanding karyawan yang sudah punya jam terbang tinggi tentu akan sangat sulit bersaing. Karena itu kamu harus punya modal yang kuat nih, agar lamaran kamu bisa diterima perusahaan. Berikut 7 hal yang harus ada di CV biar makin dilirik perusahaan!   Kelengkapan identitas diri Pastikan perusahaan mengenal diri kamu dengan baik ya. Ibarat pertemuan pertama kamu harus bisa mendeskripsikan identitas kamu secara jelas dan padat. Lengkapi nama, alamat tinggal, nomor telepon, email yang bisa dihubungi sampai latar belakang pendidikan.   Deskripsi diri Nggak lupa juga tulis deskripsi singkat yang menggambarkan diri kamu ya. Tulis deskripsi diri sebanyak tiga atau empat kalimat singkat, padat dan jelas untuk menarik perhatian HRD. Kamu bisa menceritakan siapa diri kamu, pendidikan terakhir, keahlian dan tujuan dalam berkarir.   Soft skill dan hard skill Hard skill adalah keahlian yang dibutuhkan untuk sebuah pekerjaan, hard skill biasanya tertera pada kolom deskripsi lowongan kerja, dan jadi gambaran pekerjaan kamu nantinya. Dilansir dari laman The Balance Career, hard skill bisa kamu dapat dari kelas pendidikan, pelatihan dan sertifikasi, program magang atau pekerjaan.   Sedangkan soft skill adalah atribut personal yang berkaitan dengan kepribadian yang dibutuhkan untuk mendukung pekerjaan. Seperti kemampuan berkomunikasi, adaptasi, team work, leadership, problem solving dll. Di dalam CV kamu harus mencantumkan keduanya, baik hard skill dan soft skill, tapi yang benar-benar kamu kuasai ya. Kalau merasa belum mempunyai keduanya, kamu bisa belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang yang kamu inginkan lewat program Pelatihan dan Sertifikasi. Atau kamu juga bisa ikut pelatihan / kelas online untuk menambah wawasan dan kompetensi mu melalui fitur TopEdu. TopEdu merupakan platform belajar / pelatihan online yang dikemas dalam materi video yang disampaikan langsung oleh mentor-mentor berpengalaman di bidangnya dengan cara yang santai dan seru! Kamu jadi lebih mudah menyerap ilmu dan menerapkannya.TopEdu bisa kamu temukan langsung di aplikasi TopKarir.   Pengalaman dan prestasi Selanjutnya jangan lupa cantumkan poin pengalaman dan prestasi yang “menjual”. Ceritakan singkat dalam bentuk poin, project apa saja yang pernah kamu ikuti semasa sekolah / kuliah. Bisa kegiatan volunteer atau keanggotaan acara kampus / komunitas. Lalu tambahkan juga prestasi yang berkaitan dengan bidang kerja yang kamu pilih. Keaktifan kamu di lingkungan sosial dan pendidikan akan menjadi nilai plus lho di mata HRD.   Sisipkan link portofolio Buat kamu yang melamar di bidang kreatif, seni, desain atau penulisan, portofolio penting banget buat dicantumkan. Dengan begitu kamu akan dianggap siap memulai kerja. HRD akan melihat seberapa jauh potensi kamu untuk bisa berkembang di perusahaan lewat portofolio. Kamu bisa memanfaatkan media digital untuk menyimpan portofolio kamu juga lho.   Perhatikan desain dan penulisan CV Menurut Fitrianti Vidya Kusuma, HR Supervisor TopKarir Indonesia hal yang juga penting untuk diperhatikan saat menulis CV adalah desain dan penulisan. Desain CV sebaiknya nggak menggunakan warna yang terlalu banyak, buat lebih simple tapi tetap menarik. Jangan ada typo atau kesalahan ketik, tata bahasa dan penulisan kalimat juga harus rapi karena CV sebagai bentuk first impression kamu ke HRD.   Itu tadi 6 poin penting dalam pembuatan CV buat para fresh graduate. Ikuti Pelatihan Online di TopEdu bareng mentor-mentor seru dan berpengalaman di bidangnya buat ningkatin skill dan wawasan kamu. Yuk temukan tips karir lainnya di aplikasi TopKarir, download aplikasinya gratis di App Store dan Playstore sekarang!  
Komentar