Pencari Karir Pencari Kandidat

7 Trik Sederhana Menjawab Pertanyaan Sulit dengan Tenang

24 Maret 2021 20:03 18851 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 2 KALI DIBAGIKAN

 

Pernahkah kamu dihadapkan pada pertanyaan yang sulit? Saking sulitnya, sampai bikin kamu gugup dan panik ke level maksimal. Kamu pun seketika merasa IQ-mu jatuh beberapa angka, manakala nggak mampu menjawab pertanyaan rumit tersebut. Rasanya jadi semakin nggak percaya diri kalau pertanyaan sulit tersebut keluar di saat-saat yang krusial dalam hidupmu, misalnya saat wawancara kerja.

Nah, coba jangan panik dulu! Tenang saja, semua hal bisa dipelajari, termasuk teknik menjawab pertanyaan yang menguras otak. Hipwee kali ini akan membahas beberapa trik agar kamu bisa lebih meyakinkan walau dihadapkan dengan pertanyaan sesulit apapun itu.

Pernahkah kamu dihadapkan pada pertanyaan yang sulit? Saking sulitnya, sampai bikin kamu gugup dan panik ke level maksimal. Kamu pun seketika merasa IQ-mu jatuh beberapa angka, manakala nggak mampu menjawab pertanyaan rumit tersebut. Rasanya jadi semakin nggak percaya diri kalau pertanyaan sulit tersebut keluar di saat-saat yang krusial dalam hidupmu, misalnya saat wawancara kerja.

Nah, coba jangan panik dulu! Tenang saja, semua hal bisa dipelajari, termasuk teknik menjawab pertanyaan yang menguras otak. Hipwee kali ini akan membahas beberapa trik agar kamu bisa lebih meyakinkan walau dihadapkan dengan pertanyaan sesulit apapun itu.

 

1. Jika pertanyaan yang diajukan kurang jelas, jangan langsung berpikir kamu bodoh karena tidak mengerti. Langsung saja minta klarifikasi

 

Minta klarifikasi aja via www.wisebread.com

Dalam sebuah sesi wawancara.

Penanya: Bagaimana menurutmu perkembangan peran ini tiga tahun ke depan?

Kamu: Sebuah pertanyaan yang bagus, tapi bolehkah pertanyaannya sedikit dipersempit?

Penanya: Iya, jadi peranmu sekarang sudah berganti. Bagaimana kamu menanggapi perubahan tanggung jawab yang kini jauh lebih berat? (penanya jadi lebih spesifik pertanyaannya)

Jangan langsung gelagapan ketika seorang bertanya sesuatu yang rumit. Bisa jadi pertanyaan yang diajukan memang kurang jelas. Nah, jika menurutmu pertanyaan yang diajukan kurang jelas, kamu bisa lho dengan sopan meminta klarifikasi pada si penanya. Tentu kamu nggak mau dong salah menjawab pertanyaan yang sebenarnya bisa kamu jawab hanya karena tidak mengerti arah pertanyaan.

 

2. Ketika ditanyakan tentang sebuah konsep yang luas, coba tentukan definisimu sendiri berdasarkan pengalaman pribadi

 

Pewawancara kerja: Kapan terakhir kali kamu gagal di tempat kerja? Apa yang kamu lakukan tentang hal itu?

Kamu: (mendadak panik)

Kamu tentu nggak mau dong mengalami panik seperti yang terjadi pada kutipan di atas?! Jangan sampai deh ya. Nah, menanggapi pertanyaan tentang kegagalan yang pernah kamu alami, bisa banget kamu siasati. Ketimbang kamu menjawab pertanyaan tersebut dengan cerita gagal dalam hal memenuhi deadline, kamu bisa menjawabnya seperti ini:

Saya pernah gagal dalam menerapkan keseimbangan kerja. Saya terlalu memperkerjakan diri saya sendiri demi kepentingan perusahaan, tanpa memperhatikan kepentingan pribadi seperti istirahat.

Jawabanmu tersebut mengesankan bahwa kamu adalah pribadi yang pekerja keras. Jawaban seperti ini bisa kamu dapatkan setelah mendefinisikan apa itu ‘gagal’ versi kamu sendiri. Di contoh jawaban ini kita bisa lihat bahwa gagal yang kamu maksud adalah ketika kehidupan kerja dan pribadi tidak seimbang. Oleh karena itu, penting untuk memiliki definisimu sendiri ya sebelum menjawab.

 

3. Sikapmu sama pentingnya dengan kata-kata yang kamu ucapkan. Jawaban bagus pun tidak tersampaikan kalau kamu utarakan sambil malas-malasan

 

Tunjukkan antusiasme yang tinggi via www.wisebread.com

Suatu ketika saat wawancara kerja, kamu yang notabene berlatar belakang pendidikan sastra, diberi pertanyaan tentang marketing. Kebetulan sekali kamu belum pernah mempelajari bidang marketing sebelumnya. Ketimbang menjawab dan menanggapi pertanyaan tentang marketing dengan setengah hati, kamu bisa lho meresponnya dengan antusias.

Saya belum pernah mempelajari soal marketing sebelumnya. Akan tetapi saya siap dengan segala tantangannya jika diizinkan bergabung dengan divisi ini.

Merespon dengan kalimat tersebut jauh lebih mencerminkan semangat kerja yang tinggi dan bisa menarik hati sang pewawancara untuk mempertimbangkanmu.

 

4. Kamu bisa lho merespon pertanyaan yang provokatif dengan profesional, tanpa harus baperan

 

Jawab dengan profesional via jobsearch.about.com

Apakah kamu berpikir untuk memiliki anak dalam waktu dekat?

Pertanyaan di atas terbilang menyulitkan buat sebagian kamu para cewek. Di satu sisi kamu lagi butuh banget pekerjaan yang ditawarkan. Di sisi lain kamu membatin, siapa sih yang nggak kepingin menikah dan punya anak? Nah, menanggapi pertanyaan tersebut, kamu bisa respon dengan jawaban profesional.

Kamu mungkin memang ingin memiliki anak di masa depan. Tapi untuk waktu dekat sepertinya juga belum memungkinkan karena jodoh aja belum ketemu kamu masih fokus untuk cari kerja. Triknya, kamu bisa menjawab:

Belum ada rencana dalam waktu dekat. Saya akan menggunakan waktu dan pengalaman saya dalam bidang ini untuk memperluas keahlian saya dalam area X, Y, Z, dan lainnya.

 

5. Berikan jawaban atas pertanyaan sulit dengan tone yang terukur dan sedikit jeda. Biar makin meyakinkan!

 

Kasih jeda sebelum menjawab via www.magnetherm.net

Tatap mata si penanya dan beri sedikit jeda sebelum menjawab….

Apabila kamu dihadapkan pada pertanyaan sulit, kamu bisa lho menyiasatinya dengan menatap langsung mata sang penanya. Kemudian, biarkan dirimu mengambil jeda sejenak untuk berpikir. Siasat seperti ini akan membantumu menenangkan diri dan beradaptasi dengan keadaan. Dengan begitu kamu akan dinilai sebagai pribadi yang percaya diri, berpengetahuan, dan mampu mengontrol diri.

 

6. Meski kocak, tetapi menjawab pertanyaan dengan pertanyaan lagi bisa mengalihkan perhatian si penanya

 

Bikin si penanya jadi mikir. via www.communitycare.co.uk

Kalau boleh tahu, mengapa Anda menanyakan hal itu?

(Si penanya kemudian akan berpikir sejenak)

Ini terdengar kocak sih, menjawab pertanyaan dengan pertanyaan lagi. Ketika kamu dihadapkan pada pertanyaan sulit yang bikin suasana jadi awkward, kamu bisa meresponnya dengan pertanyaan lagi. Pertanyaan tersebut seketika akan membikin si penanya berpikir sejenak. Dia akan menggumam “iya yah, kenapa gue mengajukan pertanyaan itu.” Nah, ini adalah bagian dari pengalihan perhatian, sekaligus membuatnya melihatmu sebagai sosok yang mampu berpikir kritis.

 

7. Pertajam fokus pertanyaan si penanya. Supaya kamu dapat pertanyaan yang lebih mudah pada pertanyaan selanjutnya

 

Berikan kesan positif di akhir jawaban via mentalfloss.com

Nah, kamu bisa mempertajam fokus pertanyaan dari si penanya. Cara memfokuskan pertanyaan si penanya adalah dengan menggiring si penanya untuk memberikan pertanyaan selanjutnya yang lebih mudah. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan merespon pertanyaan sulit dengan jawaban yang positif. Nah, jawaban positif ini nantinya akan menggiring si penanya untuk memberikan pertanyaan yang dapat kamu jawab dengan mudah.

Semoga 7 trik ini bisa membantumu dalam menghadapi pertanyaan yang sulit ya. Supaya kamu nggak panik dalam menghadapinya. Semangaaat! Salam sukses dari Hipwee!

 

Sumber : http://www.hipwee.com/sukses/7-trik-sederhana-menjawab-pertanyaan-sulit-dengan-meyakinkan-interviu-kerja-bakal-mudah-kamu-taklukkan/

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
7 Pekerjaan Freelance dengan Penghasilan Tinggi

7 Pekerjaan Freelance dengan Penghasilan Tinggi

Dewasa ini, profesi freelance atau pekerja lepas cukup digandrungi banyak kalangan terutama generasi milenial dan Z. Tawaran waktu kerja yang fleksibel dan kebebasan bekerja di mana saja menyebabkan profesi freelance tak lagi menjadi pekerjaan sekunder atau sampingan.   Apalagi didukung dengan kemajuan teknologi dan internet yang semakin menambah kepraktisan seorang freelancer. Penawaran yang cukup menggiurkan di tengah persaingan ketat para pencari kerja.   Sayangnya, profesi satu ini masih kerap dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Ketiadaan kontrak jangka panjang dan frekuensi proyek yang tidak tentu memang berpengaruh pada jumlah penghasilan yang didapat oleh freelancer.   Meski begitu, pekerjaan ini sebenarnya tidak kalah menjanjikan dari penghasilan para pekerja tetap. Beberapa pekerjaan freelance di bawah ini bahkan bisa dijadikan pemasukan tetap.   Baca juga: Mengenal Freelance: Kerja Fleksibel Tanpa Harus Ngantor    1. Programmer dan Software Development Pekerjaan freelance dengan gaji tinggi yang pertama adalah programmer dan pengembang perangkat lunak. Bagaimana tidak, kedua pekerjaan ini membutuhkan keahlian yang cukup sulit untuk dikuasai oleh semua orang.   Oleh karena itu, cukup sulit pula menemukan programmer yang handal. Itu mengapa seorang programmer tetap dibayar mahal meski hanya berstatus freelance.    Tak heran programmer James Knight, rela melepas statusnya sebagai pekerja tetap di Google dan memilih menjadi freelancer. Kini ia mampu memperoleh lebih dari  1.000 USD atau setara Rp 14 juta per jam dengan menjadi programmer dan software development freelance.   2. Desain dan Pengembangan Web Pekerjaan freelance kedua dengan bayaran tinggi masih datang dari dunia IT yakni desain dan pengembangan web. Berdasarkan laporan data statistik UpWork, PHP development atau pengembangan PHP menjadi keahlian paling laris di tahun 2015. Dan desain web berada di posisi ke-7 saat itu.   Boleh dikatakan, permintaan untuk desainer web memang banyak. Tapi penting untuk diketahui, saat ini industri web freelance semakin ramai. Mengingat kini mempelajari ilmu desain web dan mengembangkan web tergolong mudah.   3. Content Writer Siapa bilang menulis itu mudah dan murah? Nyatanya tidak semua orang bisa membuat tulisan yang berkualitas.   Penulis konten saat ini memiliki harga jual yang tinggi. Selain media publishing, kini banyak perusahaan yang menerapkan strategi Inbound marketing atau memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan membuat konten guna memasarkan produk dan jasa.   Strategi pemasaran seperti ini dilakukan oleh SEO. Tujuannya agar sebuah produk atau brand dapat dengan mudah ditemukan oleh konsumen. Selain lebih tahan lama, strategi pemasaran seperti ini juga tidak membutuhkan biaya besar seperti memasang iklan di televisi.   Walau memang membuat tulisan berkualitas tidak mudah, namun keahlian ini sangat memungkinkan untuk dipelajari. Banyak membaca dan menulis, juga yang terpenting adalah ide kreatif dan brilian agar tulisanmu semakin 'mahal'.   Baca juga: Kamu Wajib Tau Kelebihan & Kekurangan Bekerja Freelance   4. Copywriter Judulnya masih sama-sama 'menulis', namun copywriter dan content writer punya tanggung jawab yang berbeda. Copywriter dikhususkan untuk menulis konten-konten halaman web, deskripsi produk, layanan dan masih banyak lagi.   Tarif copywriter freelance tergantung pada tingkat pengalaman dan keterampilan masing-masing penulis. Linda Formichelli, seorang copywriter berpengalaman di Amerika Serikat, kini mengantongi tarif sebesar 250 USD atau setara Rp3,5 juta per jam.   Lihat saja daftar copywriter teratas di UpWork, rata-rata dari mereka dibayar 15-100 USD atau setara Rp 200 ribu - Rp1 juta per jam untuk pekerjaan ini.   5. Editor Video Kebutuhan akan seorang video editor meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi dengan hadirnya sejumlah platform digital yang memberikan wadah untuk para content creator seperti YouTube, Facebook, Instagram, TikTok dan masih banyak lagi.   Walau kini semua orang bisa merekam dan mengedit video secara mandiri, keberadaan editor video tetap sangat dibutuhkan guna menciptakan konten yang lebih berkualitas dan menarik.    Di Amerika Serikat, editor video freelance bisa menghasilkan sekitar 72 ribu USD per tahun atau setara Rp 1 miliar. Sementara, editor berpengalaman bisa memperoleh pendapatan yang lebih fantastis yakni sebesar 122 ribu USD per tahun atau setara Rp1,7 miliar.   6. Penerjemah Bagi Anda yang fasih berbahasa asing bisa memanfaatkan waktu luang dengan menjadi penerjemah. Profesi ini bisa dijadikan pekerja sampingan untuk menambah pemasukan.   Banyaknya perusahaan multinasional yang masuk ke Tanah Air, tentu kesempatan bagi para penerjemah semakin terbuka lebar. Tanggung jawab seorang penerjemah pun beragam.    Mulai dari menerjemahkan buku, film, artikel atau kebutuhan lain yang diminta klien termasuk menjadi interpreter dalam meeting dengan negara lain. Soal penghasilan jangan ditanya, seorang penerjemah bisa dibayar berdasarkan durasi dan jumlah halaman yang ia terjemahkan.   Baca juga: 7 Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Freelance Pemula    7. Desain Grafis Pekerjaan freelance terakhir yang juga memiliki pendapatan menjanjikan adalah desain grafis. Kebutuhan akan seorang desain grafis meningkat belakangan ini.    Profesi ini bahkan menempati posisi ke-2 di UpWork untuk kategori keahlian yang paling dicari. Seorang desain grafis bisa memperoleh bayaran hingga 85 USD atau setara Rp1,1 juta per jamnya.   Sama seperti penulis, desainer grafis juga dibutuhkan oleh hampir semua jenis perusahaan. Mendesain logo, ikon, ilustrasi, banner dan sejenisnya menjadi tanggung jawab seorang desainer grafis.   Menggiurkan bukan tawaran pekerjaan freelance di atas? Waktu kerja yang fleksibel dan tidak terikat aturan kantor tapi memperoleh penghasilan yang fantastis. Selamat mencoba!   Kalau kamu ingin memulai karirmu, yuk daftar di TopKarir sekarang! kamu bisa mendapatkan info lowongan kerja terbaru, lowongan freelance, Ikut Test Minat dan Bakat untuk melihat apa potensi yang kamu punya, lalu ada lowongan kerja freshgraduate, magang, dan juga TopKarir klinik yang memungkinkan kamu bisa konsultasi dengan para ahli di bidangnya terkait karirmu, dan juga ada pelatihan online TopEdu untuk meningkatkan skill kamu.
Komentar