Pencari Karir Pencari Kandidat

590 BEASISWA S1 DAN S2 SIAP DIPEREBUTKAN DI OSC MEDCOM.ID 2021

31 Agustus 2021 14:08 Pembekalan Karir 1801 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 10 KALI DIBAGIKAN

Beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id kembali hadir di tahun ini. Di tahun penyelenggaraannya yang ke-7 ini, OSC Medcom.id bakal membagikan 590 beasiswa yang tersebar di 25 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Favorit.

 

Adapun beasiswa tersebut di antaranya 515 beasiswa untuk S1 dan 75 beasiswa untuk jenjang S2. Adapun total beasiswa tersebut senilai Rp47 miliar dari 25 PTS favorit di Indonesia. "OSC hadir semakin progresif dalam menghadirkan kesempatan yang luar biasa untuk putraputri Indonesia," kata CEO Media Group, Mirdal Akib dalam peluncuran Beasiswa OSC Medcom.id 2021, Rabu, 25 Agustus 2021.

 

Mirdal menyebut, pada tahun ini beasiswa OSC tidak hanya menanggung biaya pendidikan mahasiswa hingga lulus. Namun para penerima beasiswa juga berkesempatan untuk mendapatkan bantuan biaya hidup, tabungan pendidikan untuk pemenang terbaik pertama sebesar Rp1,5 juta dan terbaik kedua sebesar Rp750 ribu, program magang, hingga penyaluran di dunia kerja.

 

CEO Medcom.id, Kania Sutisnawinata mengatakan, sangat bersyukur di tengah pandemic covid19, beasiswa OSC Medcom.id masih dapat terselenggara. Bersama 25 kampus PTS, dia meyakini hal ini merupakan komitmen dalam mewujudkan asa para anak Indonesia untuk terus kuliah.

 

"Komitmen ini menjadi sebuah gerakan besar, persembahan untuk anak Indonesia agar dapat terus mengejar mimpinya berkuliah di kampus favorit dengan beasiswa. Dan ini seiring dengan suara yang akan diserukan pada OSC 2021, yakni 'Aku Harus Kuliah'," ujar Kania.

 

Adapun masa pendaftaran dimulai pada Rabu, 25 Agustus 2021 dan berakhir pada 2 November 2021 di laman osc.medcom.id.

 

Peserta diminta menentukan kampus tujuan, mengisi form dan melakukan verifikasi e-mail. Untuk peserta jenjang S1 tidak ada pemungutan biaya pendaftaran. Mereka hanya dimintakan keterangan masih duduk di kelas 12 atau keterangan lulus namun belum kuliah.

 

Sementara peserta jenjang S2 dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp189 ribu. Sebagai syarat, mereka yang bisa mendaftar adalah mahasiswa S1 lulusan tahun 2019 sampai 2021 atau maksimal 25 tahun. Kecuali untuk tenaga pengajar dengan ijazah S1, diberikan batas usia maksimal yakni 35 tahun.

 

Dana yang terkumpul dari pendaftaran peserta S2 itu akan didonasikan kepada pemenang jenjang S1 dengan kategori berprestasi dan tidak mampu. Selanjutnya, peserta akan menjalani online test pada 6 November 2021. Untuk selanjutnya akan ada juga seleksi berkas pada minggu ke-3 dan ke-4 November 2021.

 

Peserta yang lolos pada tahap tersebut, bakal menjalani final tes online pada 11 Desember 2021. Adapun final tes ini merupakan tes potensi akademik atau wawancara secara virtual. Sementara pengumuman pemenang beasiswa atau awarding OSC akan berlangsung 20 Januari 2022.

 

Berikut 25 PTS yang tergabung dalam OSC Medcom 2021:

Jakarta

1. Universitas Mercu Buana menyediakan beasiswa S1 dan S2

2. Universitas Multimedia Nusantara menyediakan beasiswa S1

3. President University menyediakan beasiswa S1

4. Universitas Trisakti menyediakan beasiswa S1

5. PPM School Of Management menyediakan beasiswa S1 dan S2

6. Universitas Esa Unggul menyediakan beasiswa S1

7. Universitas Pembangunan Jaya menyediakan beasiswa S1

 

Bandung

8. Institut Teknologi Nasional (Itenas) menyediakan beasiswa S1 dan S2

9. Universitas Kristen Maranatha menyediakan beasiswa S1

10. Telkom University menyediakan beasiswa S1 dan S2

 

Purwokerto

11. Institut Teknologi Telkom-Purwokerto menyediakan beasiswa S1

 

Semarang dan Salatiga

12. Universitas Stikubank (Unisbank) menyediakan beasiswa S1

13. Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menyediakan beasiswa S1

 

Yogyakarta

14. Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) menyediakan beasiswa S1 dan S2

15. Universitas Atmajaya menyediakan beasiswa S1 dan S2

 

Malang

16. Universitas Gajayana menyediakan beasiswa S1 dan S2

17. Universitas Islam Malang menyediakan beasiswa S1 dan S2 Surabaya

18. Universitas Ciputra menyediakan beasiswa S1

19. Universitas 17 Agustus 1945 menyediakan beasiswa S1

20. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menyediakan beasiswa S1 dan S2

21. Universitas Nahdlatul Ulama menyediakan beasiswa S1

 

Makassar

22. Universitas Fajar menyediakan beasiswa S1

23. Universitas Muslim Indonesia menyediakan beasiswa S1

 

Sumatra

24. Universitas Bandar Lampung menyediakan beasiswa S1

25. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menyediakan beasiswa S1

 

Untuk keterangan lebih lanjut, dapat menghubungi :

Herfindo Satria Gading

Head of Corporate Communications Medcom.id

Corcomm@medcom.id

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Kesalahan Fatal Anak Kos dalam Mengatur Keuangan

Kesalahan Fatal Anak Kos dalam Mengatur Keuangan

Menjadi anak kos dituntut untuk bisa mandiri, mengurus kehidupan sehari-hari, memenuhi kebutuhan sendiri, sampai mengatur finansial sendiri. Memang awalnya akan terasa berat, tinggal jauh dan masih mengandalkan uang bulanan dari orangtua. Buat kamu yang sudah punya penghasilan sendiri maupun yang belum, harus bisa ngatur keuangan nih. Jangan sampai melakukan 5 kesalahan fatal ini.   Belanja bulanan lebih dari sekali Kalau kamu melakukan belanja bulanan lebih dari satu kali, hal itu bisa bikin kamu makin boros. Karena itu buat list belanjaanmu setiap bulan supaya kamu tau apa yang benar-benar kamu butuhkan selama satu bulan, prioritaskan kebutuhan kamu sehari-hari ya   Tidak menyusun anggaran bulanan Kalau kamu tidak punya anggaran keuangan, pengeluaranmu akan berantakan. Sebaiknya  alokasikan uang bulananmu dengan skema 50-30-20 dengan membagi pendapatan menjadi beberapa bagian. Bagian 50% kamu gunakan untuk memenuhi kebutuhan primer seperti biaya kost, makan, dan transportasi. 30% disisihkan untuk menabung atau investasi. 20% sisanya bisa kamu pakai untuk hiburan dan membeli keinginan pribadi.   Menunda pembayaran kos untuk pengeluaran lain Misalnya biaya kos harus dibayar setiap tanggal 30, tapi kamu menunda pembayarannya. Alhasil uang yang seharusnya dialokasikan untuk membayar kos malah habis terpakai untuk hal-hal lain. Biasakan membayar tagihan tepat waktu ya, jangan ditunda-tunda yang ada tagihanmu semakin menumpuk setiap bulannya.   Ikut-ikutan gaya hidup orang lain Buat kamu yang ngekos di kota-kota besar, kehidupan mewah jadi hal yang wajar. Tapi kamu sebagai anak kos harus ingat, masih ada tanggung jawab dan kebutuhan yang harus kamu penuhi setiap hari. Jangan terpengaruh gaya hidup teman yang kerjaannya hanya menghabiskan dan bersenang-senang dengan belanja barang fancy atau nongkrong di cafe hits.   Membawa banyak uang saat bepergian Bawa banyak uang saat bepergian bisa menambah godaan untuk belanja lho. Sebaiknya kamu membawa uang secukupnya, untuk makan, transportasi, dan beberapa untuk berjaga-jaga. Hindari juga membawa kartu ATM, hal itu bisa bikin kamu tambah boros. Itu tadi 5 kesalahan fatal anak kos yang bisa merugikan kamu dari sisi finansial. Dengan menghindari hal-hal tersebut kamu bisa lebih bijak mengatur keuangan ya Sahabat TopKarir. Yuk temukan tips-tips dan informasi seputar karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang ya.
Tips Agar Lebih Professional Dalam Bekerja

Tips Agar Lebih Professional Dalam Bekerja

Bekerja dan menjalin hubungan yang baik pada sesama rekan menuntut kita untuk selalu bersikap professional. Perbedaan sistem kerja bukanlah sebuah masalah bagi para professional, mengingat dirinya yang cepat beradaptasi pada lingkungan kerja dan situasi apapun.   Seiring meningkatnya tugas yang diberikan oleh atasan kepada kita, hanya orang-orang yang bersikap professional dan berkemampuan saja yang mampu bertahan Sahabat TopKarir. Sementara rekan lain yang kurang professional menjadi lebih mudah untuk tersisih.   Persaingan yang ketat dalam lingkungan kerja juga memaksa karyawan untuk bersikap professional. Inilah Tips agar lebih professional dalam bekerja :   Mudah Bergaul   Bergaul dengan mudah kepada karyawan lain merupakan bentuk profesionalitas yang penting, dengan ini kamu akan menjalin hubungan yang ramah dan mendapat apresiasi dari rekan dilingkungan kerja. Hal yang perlu diingat adalah hindari perilaku untuk berkelompok dikantor, hal ini membuat kamu terlihat kurang profesional.   Berpakaian Rapi   Ketentuan dari pihak tempat kamu bekerja, bukan memaksa mendorong kamu agar berseragam. Pihak manajemen sedang berupaya untuk membentuk kepribadian kamu, berpakaian yang rapi mencerminkan sikap kerja kamu yang profesional.   Bekerja Sistematis   Tepat waktu dalam melakukan tugas harian dengan hasil yang bagus merupakan salah satu sikap untuk menjadi seorang profesional, jangan sampai atasan atau senior mengingatkan apa yang harus kamu kerjakan. Bekerja secara teratur dapat membuat pekerjaan terselesaikan dengan mudah tanpa hambatan.   Fokus Pada Pekerjaan   Hindarilah untuk memikirkan hal pribadi saat bekerja, memikirkan kepentingan atau masalah pribadi dapat menurunkan produktivitas kamu dan terlihat tidak profesional. Fokuslah pada urusan kantor ketika dilingkungan kerja.   Rajin belajar   Profesional bukan hanya diraih melalui sifat yang kompeten, kemampuan kamu dalam mengerjakan suatu tugas juga mencerminkan sikap profesionalitas kamu. Teruslah belajar dan meningkatkan semua kemampuan dan menutupi kekurangan dalam diri kamu.   To The Point   Dalam kehidupan profesional, orang-orang yang jarang bicara, tapi menyampaikan sesuatu dengan efektif dan jelas lebih dihargai dibandingkan karyawan lain yang banyak bicara. Komunikasi yang jelas dan efektif sangat penting dan menjadikan kamu lebih profesional dibanding yang lain.            
Komentar