Pencari Karir Pencari Kandidat

4 Fungsi Surat Keterangan Kerja Beserta Contohnya

09 Juni 2021 01:06 485 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 6 KALI DIBAGIKAN

 Surat keterangan kerja adalah salah satu dokumen administrasi yang penting untuk para karyawan. Fungsi utama dari surat tersebut adalah sebagai bukti tertulis perihal pengalaman kerja bahwa benar ia pernah bekerja atau masih bekerja dan mengemban posisi tertentu di perusahaan itu. 

 

Surat ini dikeluarkan oleh bagian personalia yang memang memiliki wewenang atas untuk mengeluarkan tanda bukti kepegawaian dalam suatu perusahaan.

 

Jika Anda ingin membuat surat keterangan kerja, pahami dulu apa fungsinya dan bagaimana contoh surat yang benar? Berikut ulasan selengkapnya.

 

 

Fungsi Surat Keterangan Kerja

 

Sama halnya dengan dokumen administratif lainnya, surat keterangan ini juga memiliki fungsi penting tergantung pada kebutuhan setiap individu. Beberapa alasan perlunya dikeluarkan surat ini adalah di antaranya:

 

1. Untuk Berkas Administrasi Melamar Pekerjaan

 

Umumnya, perusahaan akan mengeluarkan surat keterangan kerja untuk karyawan yang sudah menempati posisi tingkat menengah atau setara supervisor.

 

Surat ini kemudian nantinya bisa digunakan sebagai kelengkapan administrasi untuk melamar di perusahaan lain. Surat keterangan kerja ini akan menjadi bukti tertulis yang menerangkan jabatan dan jenjang karier Anda dalam perusahaan tersebut.

 

2. Syarat menarik dana BPJS Kesehatan

Salah satu syarat administrasi yang harus dilengkapi untuk menarik dana BPJS Kesehatan adalah melampirkan surat keterangan bekerja dari perusahaan yang asli dan foto copynya.

 

Dengan melampirkan surat ini, Anda bisa tetap mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan meskipun sudah tidak bekerja di perusahaan tersebut.

 

3. Syarat Pengajuan Beasiswa

Biasanya beberapa beasiswa untuk studi lanjutan akan mengharuskan Anda memiliki pengalaman kerja terlebih dahulu. Jika salah satu persyaratannya adalah memiliki pengalaman bekerja, maka dibutuhkan surat keterangan bekerja dari perusahaan sebagai bukti tertulis yang harus dilampirkan.

 

4. Melakukan Pinjaman Bank 

Surat keterangan kerja yang masih aktif biasanya diperuntukkan sebagai persyaratan pendaftaran jaminan sosial, pajak hingga keperluan pinjaman bank. Pinjaman jangka panjang dari bank tentu membutuhkan bukti bahwa Anda benar bekerja pada perusahaan tersebut dan diproyeksikan mampu membayar pinjaman. 

 

Contoh Surat Keterangan Kerja

Pada dasarnya, surat keterangan kerja setiap perusahaan bisa berbeda-beda. Namun, dalam pembuatanya ada bagian yang sama dan digunakan sebagai standar dari pembuatan surat keterangan ini. Bagian surat yang perlu ada di surat keterangan ini mencangkup informasi:

  • Nama karyawan
  • Jabatan karyawan
  • Nomor KTP
  • Keterangan status jabatan dan lama bekerja masih aktif atau sudah tidak aktif
  • Tanda tangan
  • Cap perusahaan
  • Logo dan kop surat

 

Adapun contoh format penulisannya adalah sebagai berikut:

 

Kop surat

Hal:Surat Pengalaman Kerja

Dengan surat ini, kami dari (Nama perusahaan) menyatakan bahwa:

Nama:

Alamat: 

Jabatan

Dengan sebenar-benarnya telah bekerja pada perusahaan kami dalam kurun waktu…

Tanda tangan dan cap perusahaan

(*tambahkan gambar surat keterangan kerja)

 

Temukan berbagai info lowongan pekerjaan terbaik di TopKarir. Jangan lewatkan juga berbagai tips sukses untuk karir kamu di sini. Tingkatkan pengetahuan dan skill kerjamu agar jadi talenta terbaik dengan pelatihan online TopEdu.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Menulis CV yang Baik Untuk Magang

Menulis CV yang Baik Untuk Magang

Anak magang pasti kesulitan untuk membuat CV yang menarik  hati HRD. Sahabat TopKarir harus memiliki keahlian dalam menulis CV sesuai dengan keahlian kamu. Usahakan untuk tidak membuat riwayat pekerjaan palsu karena HRD sudah tahu kapasitas kamu sebagai calon anak magang dan membutuhkan pengalaman. Untuk itu ada bebarapa kiat untuk menulis CV ala anak magang. Jelaskan Objektivitas dengan Menarik Sebagai anak magang kamu harus membuat dan menjelaskan dengan tepat objektivitas kamu untuk ikut dalam program magang. Kamu harus menjelaskan bahwa objektivitas kamu adalah untuk memahami industri yang kamu minati lebih dalam   Ada Sertifikat Pelatihan Softskill Lampirkan Perusahaan tidak begitu saja menerima anak magang dengan softskill yang seadanya. Anak magang juga memerlukan softskill yang dibutuhkan perusahaan. Nah, masih ada waktu untuk kamu mengikuti pelatihan softskill. Jangan pernah kamu memikir biayanya mahal, karena itu adalah aset yang berharga untuk kamu dikemudian hari. Dengan adanya kapasitas kamu dalam mengikuti pelatihan maka HRD sudah pasti memberikan penilaian yang beda.   Tulis Pengalaman Organisasi atau Event yang Kamu Tangani Kamu seharusnya dalam kegiatan kampus aktif. Artinya kamu akan terbiasa untuk mengenal struktur organisasi dan  kepemimpinan. Kamu juga akhirnya terbiasa dan terlatih dalam menjalankan event kampus. Perlu dicatat, setiap perusahaan tentunya selalu mengadakan event dan mungkin perusahaan membutuhkan keahlian kamu ini.   Sediakan Portofolio Kamu Portofolio pekerjaan bisa saja menggunakan tugas kuliah kamu yang dinilai sukses. Contohnya, tulisan kamu berhasil dimuat di tajuk wacana media nasional. Lampirkan tulisan tersebut dan ini juga bisa dijadikan senjata andalan kamu pada saat interview nanti.   Minta Surat Rekomendasi Setiap mahasiswa atau pelajar sudah psti memiliki catatan dan kesan tersendiri dari pengajarnya. Untuk itu kamu bisa meminta bantuna pengajar kamu dalam hal surat rekomendasi. Surat rekomendasi biasanya menceritakan diri kamu dalam keterampilan bidang akademik. Dengan adanya tambahan surat rekomendasi maka akan semakin membuat kualitas CV kamu semakin menarik. Itulah kiat membuat CV ala anak magang. Kamu jangan pernah menyerah dalam membuat CV yang baik. Buatlah CV sesuai dengan karakter kamu, jangan pernah menjiplak CV karya teman Sahabat TopKarir ya.    
Komentar