Pencari Karir Pencari Kandidat

Webinar APINDO Keuangan Series: Langkah Jitu Manajemen Modal Kerja

17 Juni 2022 13:06 355 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Halo sahabat UMKM,

 

Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mengundang Anda untuk mengikuti webinar Seri Keuangan APINDO bersama MELATI Nusantara dengan tema "Langkah Jitu Manajemen Modal Kerja"

 

Sesi kali ini mengangkat topik tentang strategi dalam mengatur modal kerja yang bisa digunakan untuk memulai dan mengembangkan bisnis

 

Narasumber:

 

ANNISA PRATIWI

Co-Founder & Chief Marketing Officer Ladang Lima

 

Fasilitator :

 

ARIEF BUDIMAN

CEO AGRINDO & Ketua Komite Pengembangan Wirausaha APINDO

 

ADELINE GONDO

Susitainability & Specialised Finance Analyst PT ASYX Indonesia

 

 

Save The Date

Rabu, 22 Juni 2022

15.00-17.00 WIB

Live on Zoom & TopKarir

 

REGISTRASI GRATIS di

http://bit.ly/Reg-AUA 

 

Benefit:

E-Sertifikat

Ilmu

Relasi

 

Informasi lebih lanjut hubungi:

Whatsapp: 0812 113 114 05

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
5 Langkah Membuat Anggaran Keuangan Pribadi

5 Langkah Membuat Anggaran Keuangan Pribadi

Halofina - Setiap tujuan memerlukan rencana dan strategi untuk mencapainya, begitu juga dengan tujuan-tujuan keuangan kita perlu membuat perencanaan anggaran untuk mewujudkannya. Berikut lima langkah mudah yang dapat kita lakukan dalam membuat anggaran keuangan pribadi maupun keluarga.   Mulai Dengan Menentukan Tujuan Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menuliskan tujuan-tujuan keuangan kita secara jelas dan terukur, salah satunya menyertakan jumlah uang yang ditargetkan beserta dengan jangka waktunya agar bisa kita evaluasi. Sebagai contoh misalnya “memiliki dana darurat senilai 10 juta pada akhir bulan desember 2018”. Selanjutnya jumlah uang yang ditargetkan tersebut dibagi dengan jumlah bulan yang ada dari saat ini agar diketahui berapa target bulanannya.   Ketahui Total Penghasilan Bulanan Dalam membuat anggaran keuangan kita perlu mengetahui berapa penghasilan yang didapatkan setiap bulan, baik dari gaji maupun sumber pendapatan lainnya. Penting untuk diingat, hal yang dicatat adalah jumlah uang yang benar-benar diperoleh setelah potongan (pajak) maupun tunjangan (tunjangan kesehatan atau pensiun) bagi karyawan, atau keuntungan (penghasilan bersih) setelah dikurangi biaya operasional usaha bagi pengusaha, pedagang, atau freelancer.   Hitung Total Pengeluaran Bulanan Kita juga perlu menghitung seberapa besar uang yang dikeluarkan setiap bulan. Saat menghitung pengeluaran bulanan, hitung pengeluaran rutin (seperti belanja kebutuhan bulanan, uang makan harian, uang transportasi, uang pulsa, cicilan hutang, dll.) juga pengeluaran non-rutin (seperti misalkan biaya dokter dan hiburan). Nah bagi kalian yang bingung, untuk dapat mengetahui secara persis berapa pengeluaran bulanan akan lebih mudah jika selama 3-6 bulan awal kita melakukan aktivitas pencatatan setiap pengeluaran.   Buat Anggaran Realistis Setelah melakukan tiga langkah sebelumnya, selanjutnya kita bisa mulai membuat rencana anggaran dengan cara mengurangi total pemasukan bulanan (langkah ke 2) dengan akumulasi dari total pengeluaran bulanan (langkah ke 3) dengan target bulanan (langkah ke 1). Jika nilai akhirnya positif, artinya kita telah memiliki rencana anggaran keuangan yang realistis dan sesuai dengan gaya hidup saat ini. Sebaliknya jika nilai akhirnya negatif, artinya kita harus mengevaluasi kembali tujuan keuangan, cek kembali pos-pos pengeluaran dan pemasukan kita.   Cek Kembali Tujuan dan Pengeluaran Seperti yang sudah dijelaskan, jika rencana anggaran (langkah ke 4) bernilai negatif maka kita perlu mengevaluasi kembali rencana anggaran sebelumnya. Cek kembali pos-pos mana saja yang dapat diubah dan disesuaikan, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan pokok. Misalnya kita dapat mengevaluasi prioritas pengeluaran, mana yang tetap harus masuk anggaran, mana yang bisa dihilangkan, atau dikurangi nilai anggarannya.   Selain itu kita juga dapat mempertimbangkan ulang target uang dan selang waktu dalam tujuan keuangan, bisa juga dengan mencari sumber pendapatan lain untuk menambah pemasukan, intinya proses evaluasi dapat membantu kita membuat anggaran yang realistis.   Content Provided by:  
Memanajemen Waktu antara Pekerjaan dan Keluarga

Memanajemen Waktu antara Pekerjaan dan Keluarga

Tidak bisa dipungkiri, sebagai pegawai tentu saja kita memiliki jadwal yang padat untuk bekerja, sehingga meluangkan untuk hal lain seperti keluarga dan teman sangat sulit. Tetapi walaupun sulit tentu saja kita tetap harus meluangkan waktu untuk mereka agar kehidupan sosial kita berjalan dengan baik. Berikut ini adalah tips memanajemen waktu antara pekerjaan dan keluarga :   Membuat Jadwal Kegiatan   Menerapkan jadwal pada kehidupan bukan hanya mengantisipasi kamu dalam membuang-buang waktu, namun kamu juga bisa membagi antara tugas dan keluarga di rumah. Pada dasarnya terbagi pada dua pilihan, yaitu membatasi jumlah kegiatan yang bisa dilakukan dalam satu hari atau menyelesaikan semua kegiatan dalam satu hari dengan cepat.   Kamu harus bisa menentukan tugas mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu, atau dengan kata lain selesaikan hal yang menjadi prioritas dan mengerjakan tugas yang kurang penting pada waktu akhir. Dalam jadwal kegiatan, kamu juga harus menentukan kegiatan mana yang penting untuk dikerjakan dan melupakan kegiatan yang kurang penting atau yang tidak ada hubungannya terhadap pekerjaan atau apapun.   Berani Mengatakan Tidak   Jika kamu mendapat tawaran kegiatan yang kurang penting dan kamu tidak ingin melakukannya, kamu harus berani untuk mengatakan tidak sebab kamu memiliki keluarga dirumah yang menunggu kepulangan kamu.   Belajar Untuk Multi-tasking   Mengerjakan dua hal sekaligus dapat mempersingkat tugas dan memperbanyak waktu luang kamu. Namun, kamu juga harus memperhatikan tugas yang kamu kerjakan secara bersamaan agar hasilnya sempurna dan bagus. Belajar multi-tasking juga membuat kita terbiasa dalam menyelesaikan pekerjaan berat dan rinngan sekaligus.   Jaga Kesehatan   Agar pekerjaan kamu tidak terhambat karena kamu sakit atau kelelahan. Kamu harus menjaga kesehatan tubuh kamu dengan menerapkan pola hidup sehat. Ada baiknya kamu berolahraga agar kondisi selalu tetap prima dan bisa membagi kegiatan antara pekerjaan yang melelahkan dan keluarga di rumah.   Meminta Dukungan   Kamu bisa meminta dukungan dari keluarga atau teman terdekat  untuk menyemangatimu agar bisa segera menyelesaikan pekerjaan dengan cepat sehingga kamu bisa kembali melakukan aktifitas lain yang bersama keluarga ataupun teman-temanmu.    
Komentar