Pencari Karir Pencari Kandidat

Pengumuman Pemenang Beasiswa OSC Medcom.id 2021

27 Januari 2022 16:01 1608 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 1 KALI DIBAGIKAN

Jakarta: Pengumuman pemenang beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id 2021 telah diumumkan pada Sabtu, 22 Januari 2022 lalu. Pengumuman disiarkan secara daring melalui live streaming di Medcom.id dan kanal YouTube Medcom.id.

 

Acara OSC Awards 2021 tersebut berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 17.30 WIB. Selain itu daftar pemenang juga telah diunggah di laman osc.medcom.id.

 

Tahun ini terdapat 25 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) favorit yang menjadi mitra beasiswa OSC 2021. Adapun beasiswa yang disediakan sebanyak 590 beasiswa dengan rincian 515 beasiswa untuk jenjang S1 dan 75 beasiswa untuk jenjang S2.

 

Pada tahun ini penyelenggaraan OSC Awards 2021 berlangsung berbeda dari tahun lalu. Di mana pada tahun lalu pengumuman dibuat dengan model daring secara penuh.

 

"OSC Awards 2021 diadakan dengan konsep hybrid. Yang datang langsung secara luring adalah rektor atau wakil rektor dan jajaran direksi Media Group di studio grand Metro TV. Sedangkan finalis hadir secara virtual," kata Head Corporate Communication Medcom.id, Herfindo Gading kepada Medcom.id, Sabtu, 22 Januari 2022.

 

Selain memberikan beasiswa penuh selama masa studi, bebas uang pangkal, bebas uang semester, tabungan pendidikan untuk tiga terbaik setiap kampus, para pemenang beasiswa OSC 2021 juga mendapatkan kesempatan magang dan bekerja di Media Group. Sehingga jenjang karier para peraih beasiswa OSC ini pun terjamin.

 

Sebelumnya, para pemburu beasiswa OSC Medcom.id telah melalui berbagai tahap seleksi. Pendaftaran beasiswa OSC Medcom.id 2021 dimulai sejak 25 Agustus 2021.

 

Peserta kemudian menjalani online test pada 6 November 2021. Yang selanjutnya dilakukan seleksi berkas pada pertengahan November 2021.

 

Peserta yang lolos pada tahap tersebut, menjalani final tes online pada 11 Desember 2021. Dan kini, pada 22 Januari 2022, diumumkan para peraih beasiswa OSC Medcom.id 2021.

 

25 kampus yang tergabung dalam OSC Medcom 2021

 

Jakarta:

  • Universitas Mercubuana menyediakan beasiswa S1 dan S2
  • Universitas Multimedia Nusantara menyediakan beasiswa S1
  • President University menyediakan beasiswa S1
  • Universitas Trisakti menyediakan beasiswa S1
  • PPM School Of Management menyediakan beasiswa S1 dan S2
  • Universitas Esa Unggul menyediakan beasiswa S1
  • Universitas Pembangunan Jaya menyediakan beasiswa S1

 

Bandung:

  • Institut Teknologi Nasional (Itenas) menyediakan beasiswa S1 dan S2
  • Universitas Kristen Maranatha menyediakan beasiswa S1
  • Telkom University menyediakan beasiswa S1 dan S2

 

Purwokerto

  • Institut Teknologi Telkom-Purwokerto menyediakan beasiswa S1

 

Semarang dan Salatiga

  • Universitas Stikubank (Unisbank) menyediakan beasiswa S1
  • Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menyediakan beasiswa S1

 

Yogyakarta

  • Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) menyediakan beasiswa S1 dan S2
  • Universitas Atmajaya menyediakan beasiswa S1 dan S2

 

Malang

  • Universitas Gajayana menyediakan beasiswa S1 dan S2
  • Universitas Islam Malang menyediakan beasiswa S1 dan S2

 

Surabaya

  • Universitas Ciputra menyediakan beasiswa S1
  • Universitas 17 Agustus 1945 menyediakan beasiswa S1
  • Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menyediakan beasiswa S1 dan S2
  • Universitas Nahdlatul Ulama menyediakan beasiswa S1

 

Makassar

  • Universitas Fajar menyediakan beasiswa S1
  • Universitas Muslim Indonesia menyediakan beasiswa S1

 

Sumatra

  • Universitas Bandar Lampung menyediakan beasiswa S1
  • Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menyediakan beasiswa S1
Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Kesalahan Fatal Anak Kos dalam Mengatur Keuangan

Kesalahan Fatal Anak Kos dalam Mengatur Keuangan

Menjadi anak kos dituntut untuk bisa mandiri, mengurus kehidupan sehari-hari, memenuhi kebutuhan sendiri, sampai mengatur finansial sendiri. Memang awalnya akan terasa berat, tinggal jauh dan masih mengandalkan uang bulanan dari orangtua. Buat kamu yang sudah punya penghasilan sendiri maupun yang belum, harus bisa ngatur keuangan nih. Jangan sampai melakukan 5 kesalahan fatal ini.   Belanja bulanan lebih dari sekali Kalau kamu melakukan belanja bulanan lebih dari satu kali, hal itu bisa bikin kamu makin boros. Karena itu buat list belanjaanmu setiap bulan supaya kamu tau apa yang benar-benar kamu butuhkan selama satu bulan, prioritaskan kebutuhan kamu sehari-hari ya   Tidak menyusun anggaran bulanan Kalau kamu tidak punya anggaran keuangan, pengeluaranmu akan berantakan. Sebaiknya  alokasikan uang bulananmu dengan skema 50-30-20 dengan membagi pendapatan menjadi beberapa bagian. Bagian 50% kamu gunakan untuk memenuhi kebutuhan primer seperti biaya kost, makan, dan transportasi. 30% disisihkan untuk menabung atau investasi. 20% sisanya bisa kamu pakai untuk hiburan dan membeli keinginan pribadi.   Menunda pembayaran kos untuk pengeluaran lain Misalnya biaya kos harus dibayar setiap tanggal 30, tapi kamu menunda pembayarannya. Alhasil uang yang seharusnya dialokasikan untuk membayar kos malah habis terpakai untuk hal-hal lain. Biasakan membayar tagihan tepat waktu ya, jangan ditunda-tunda yang ada tagihanmu semakin menumpuk setiap bulannya.   Ikut-ikutan gaya hidup orang lain Buat kamu yang ngekos di kota-kota besar, kehidupan mewah jadi hal yang wajar. Tapi kamu sebagai anak kos harus ingat, masih ada tanggung jawab dan kebutuhan yang harus kamu penuhi setiap hari. Jangan terpengaruh gaya hidup teman yang kerjaannya hanya menghabiskan dan bersenang-senang dengan belanja barang fancy atau nongkrong di cafe hits.   Membawa banyak uang saat bepergian Bawa banyak uang saat bepergian bisa menambah godaan untuk belanja lho. Sebaiknya kamu membawa uang secukupnya, untuk makan, transportasi, dan beberapa untuk berjaga-jaga. Hindari juga membawa kartu ATM, hal itu bisa bikin kamu tambah boros. Itu tadi 5 kesalahan fatal anak kos yang bisa merugikan kamu dari sisi finansial. Dengan menghindari hal-hal tersebut kamu bisa lebih bijak mengatur keuangan ya Sahabat TopKarir. Yuk temukan tips-tips dan informasi seputar karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang ya.
Tips Agar Lebih Professional Dalam Bekerja

Tips Agar Lebih Professional Dalam Bekerja

Bekerja dan menjalin hubungan yang baik pada sesama rekan menuntut kita untuk selalu bersikap professional. Perbedaan sistem kerja bukanlah sebuah masalah bagi para professional, mengingat dirinya yang cepat beradaptasi pada lingkungan kerja dan situasi apapun.   Seiring meningkatnya tugas yang diberikan oleh atasan kepada kita, hanya orang-orang yang bersikap professional dan berkemampuan saja yang mampu bertahan Sahabat TopKarir. Sementara rekan lain yang kurang professional menjadi lebih mudah untuk tersisih.   Persaingan yang ketat dalam lingkungan kerja juga memaksa karyawan untuk bersikap professional. Inilah Tips agar lebih professional dalam bekerja :   Mudah Bergaul   Bergaul dengan mudah kepada karyawan lain merupakan bentuk profesionalitas yang penting, dengan ini kamu akan menjalin hubungan yang ramah dan mendapat apresiasi dari rekan dilingkungan kerja. Hal yang perlu diingat adalah hindari perilaku untuk berkelompok dikantor, hal ini membuat kamu terlihat kurang profesional.   Berpakaian Rapi   Ketentuan dari pihak tempat kamu bekerja, bukan memaksa mendorong kamu agar berseragam. Pihak manajemen sedang berupaya untuk membentuk kepribadian kamu, berpakaian yang rapi mencerminkan sikap kerja kamu yang profesional.   Bekerja Sistematis   Tepat waktu dalam melakukan tugas harian dengan hasil yang bagus merupakan salah satu sikap untuk menjadi seorang profesional, jangan sampai atasan atau senior mengingatkan apa yang harus kamu kerjakan. Bekerja secara teratur dapat membuat pekerjaan terselesaikan dengan mudah tanpa hambatan.   Fokus Pada Pekerjaan   Hindarilah untuk memikirkan hal pribadi saat bekerja, memikirkan kepentingan atau masalah pribadi dapat menurunkan produktivitas kamu dan terlihat tidak profesional. Fokuslah pada urusan kantor ketika dilingkungan kerja.   Rajin belajar   Profesional bukan hanya diraih melalui sifat yang kompeten, kemampuan kamu dalam mengerjakan suatu tugas juga mencerminkan sikap profesionalitas kamu. Teruslah belajar dan meningkatkan semua kemampuan dan menutupi kekurangan dalam diri kamu.   To The Point   Dalam kehidupan profesional, orang-orang yang jarang bicara, tapi menyampaikan sesuatu dengan efektif dan jelas lebih dihargai dibandingkan karyawan lain yang banyak bicara. Komunikasi yang jelas dan efektif sangat penting dan menjadikan kamu lebih profesional dibanding yang lain.            
Komentar