Pencari Karir Pencari Kandidat

7 Pekerjaan Freelance dengan Penghasilan Tinggi

09 Juni 2021 10:06 1847 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 4 KALI DIBAGIKAN

Dewasa ini, profesi freelance atau pekerja lepas cukup digandrungi banyak kalangan terutama generasi milenial dan Z. Tawaran waktu kerja yang fleksibel dan kebebasan bekerja di mana saja menyebabkan profesi freelance tak lagi menjadi pekerjaan sekunder atau sampingan.

 

Apalagi didukung dengan kemajuan teknologi dan internet yang semakin menambah kepraktisan seorang freelancer. Penawaran yang cukup menggiurkan di tengah persaingan ketat para pencari kerja.

 

Sayangnya, profesi satu ini masih kerap dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Ketiadaan kontrak jangka panjang dan frekuensi proyek yang tidak tentu memang berpengaruh pada jumlah penghasilan yang didapat oleh freelancer.

 

Meski begitu, pekerjaan ini sebenarnya tidak kalah menjanjikan dari penghasilan para pekerja tetap. Beberapa pekerjaan freelance di bawah ini bahkan bisa dijadikan pemasukan tetap.

 

Baca juga: Mengenal Freelance: Kerja Fleksibel Tanpa Harus Ngantor 

 

1. Programmer dan Software Development

Pekerjaan freelance dengan gaji tinggi yang pertama adalah programmer dan pengembang perangkat lunak. Bagaimana tidak, kedua pekerjaan ini membutuhkan keahlian yang cukup sulit untuk dikuasai oleh semua orang.

 

Oleh karena itu, cukup sulit pula menemukan programmer yang handal. Itu mengapa seorang programmer tetap dibayar mahal meski hanya berstatus freelance. 

 

Tak heran programmer James Knight, rela melepas statusnya sebagai pekerja tetap di Google dan memilih menjadi freelancer. Kini ia mampu memperoleh lebih dari  1.000 USD atau setara Rp 14 juta per jam dengan menjadi programmer dan software development freelance.

 

2. Desain dan Pengembangan Web

Pekerjaan freelance kedua dengan bayaran tinggi masih datang dari dunia IT yakni desain dan pengembangan web. Berdasarkan laporan data statistik UpWork, PHP development atau pengembangan PHP menjadi keahlian paling laris di tahun 2015. Dan desain web berada di posisi ke-7 saat itu.

 

Boleh dikatakan, permintaan untuk desainer web memang banyak. Tapi penting untuk diketahui, saat ini industri web freelance semakin ramai. Mengingat kini mempelajari ilmu desain web dan mengembangkan web tergolong mudah.

 

3. Content Writer

Siapa bilang menulis itu mudah dan murah? Nyatanya tidak semua orang bisa membuat tulisan yang berkualitas.

 

Penulis konten saat ini memiliki harga jual yang tinggi. Selain media publishing, kini banyak perusahaan yang menerapkan strategi Inbound marketing atau memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan membuat konten guna memasarkan produk dan jasa.

 

Strategi pemasaran seperti ini dilakukan oleh SEO. Tujuannya agar sebuah produk atau brand dapat dengan mudah ditemukan oleh konsumen. Selain lebih tahan lama, strategi pemasaran seperti ini juga tidak membutuhkan biaya besar seperti memasang iklan di televisi.

 

Walau memang membuat tulisan berkualitas tidak mudah, namun keahlian ini sangat memungkinkan untuk dipelajari. Banyak membaca dan menulis, juga yang terpenting adalah ide kreatif dan brilian agar tulisanmu semakin 'mahal'.

 

Baca juga: Kamu Wajib Tau Kelebihan & Kekurangan Bekerja Freelance

 

4. Copywriter

Judulnya masih sama-sama 'menulis', namun copywriter dan content writer punya tanggung jawab yang berbeda. Copywriter dikhususkan untuk menulis konten-konten halaman web, deskripsi produk, layanan dan masih banyak lagi.

 

Tarif copywriter freelance tergantung pada tingkat pengalaman dan keterampilan masing-masing penulis. Linda Formichelli, seorang copywriter berpengalaman di Amerika Serikat, kini mengantongi tarif sebesar 250 USD atau setara Rp3,5 juta per jam.

 

Lihat saja daftar copywriter teratas di UpWork, rata-rata dari mereka dibayar 15-100 USD atau setara Rp 200 ribu - Rp1 juta per jam untuk pekerjaan ini.

 

5. Editor Video

Kebutuhan akan seorang video editor meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi dengan hadirnya sejumlah platform digital yang memberikan wadah untuk para content creator seperti YouTube, Facebook, Instagram, TikTok dan masih banyak lagi.

 

Walau kini semua orang bisa merekam dan mengedit video secara mandiri, keberadaan editor video tetap sangat dibutuhkan guna menciptakan konten yang lebih berkualitas dan menarik. 

 

Di Amerika Serikat, editor video freelance bisa menghasilkan sekitar 72 ribu USD per tahun atau setara Rp 1 miliar. Sementara, editor berpengalaman bisa memperoleh pendapatan yang lebih fantastis yakni sebesar 122 ribu USD per tahun atau setara Rp1,7 miliar.

 

6. Penerjemah

Bagi Anda yang fasih berbahasa asing bisa memanfaatkan waktu luang dengan menjadi penerjemah. Profesi ini bisa dijadikan pekerja sampingan untuk menambah pemasukan.

 

Banyaknya perusahaan multinasional yang masuk ke Tanah Air, tentu kesempatan bagi para penerjemah semakin terbuka lebar. Tanggung jawab seorang penerjemah pun beragam. 

 

Mulai dari menerjemahkan buku, film, artikel atau kebutuhan lain yang diminta klien termasuk menjadi interpreter dalam meeting dengan negara lain. Soal penghasilan jangan ditanya, seorang penerjemah bisa dibayar berdasarkan durasi dan jumlah halaman yang ia terjemahkan.

 

Baca juga: 7 Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Freelance Pemula 

 

7. Desain Grafis

Pekerjaan freelance terakhir yang juga memiliki pendapatan menjanjikan adalah desain grafis. Kebutuhan akan seorang desain grafis meningkat belakangan ini. 

 

Profesi ini bahkan menempati posisi ke-2 di UpWork untuk kategori keahlian yang paling dicari. Seorang desain grafis bisa memperoleh bayaran hingga 85 USD atau setara Rp1,1 juta per jamnya.

 

Sama seperti penulis, desainer grafis juga dibutuhkan oleh hampir semua jenis perusahaan. Mendesain logo, ikon, ilustrasi, banner dan sejenisnya menjadi tanggung jawab seorang desainer grafis.

 

Menggiurkan bukan tawaran pekerjaan freelance di atas? Waktu kerja yang fleksibel dan tidak terikat aturan kantor tapi memperoleh penghasilan yang fantastis. Selamat mencoba!

 

Kalau kamu ingin memulai karirmu, yuk daftar di TopKarir sekarang! kamu bisa mendapatkan info lowongan kerja terbaru, lowongan freelance, Ikut Test Minat dan Bakat untuk melihat apa potensi yang kamu punya, lalu ada lowongan kerja freshgraduate, magang, dan juga TopKarir klinik yang memungkinkan kamu bisa konsultasi dengan para ahli di bidangnya terkait karirmu, dan juga ada pelatihan online TopEdu untuk meningkatkan skill kamu.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Tips Berkarir Jadi Sosial Media Marketing

Tips Berkarir Jadi Sosial Media Marketing

Saat ini sosial media selain menjadi aplikasi online dalam bertukar informasi atau mendapat teman baru, ternyata sosial media bisa menjadi sebagai penunjang karir yang menjanjikan, orang yang menjalankan pekerjaan ini disebut social media marketer, oleh karena itu banyak perusahaan yang membuka lowongan untuk posisi sebagai social media marketing.  Berikut ini tips buat kamu agar bisa bekerja di bidang sosial media marketing, simak ya! Berpengetahuan luas karena kamu akan bertugas mempromosikan jasa dan produk, bidang sosial media membutuhkan orang-orang yang kreatif & mempunyai keahlian tambahan seperti video editing, photoshop dan software design lainnya.    Up to date Kamu harus menunjukan keberhasilan yang dicapai saat ini, bulan lalu atau bahkan setahun yang lalu, karena dunia digital bergerak dengan cepat jadi kamu dituntut untuk terus meng update dengan fitur-fitur terbaru dari sosial media dan apa yang sedang tren di masyarakat banyak.    Pemahaman SEO SEO merupakan salah satu nilai plus maupun hal yang mutlak bagi seorang pekerja sosial media, karena perusahaan selalu ingin konten mereka berada pada peringkat setinggi mungkin di pencarian google. Jadi kamu bisa  jelaskan bagaimana sosial media mampu meningkatkan sebuah traffic.  Itu dia beberapa tips simple yang bisa kamu coba, yuk temukan tips lainnya di aplikasi TopKarir & download aplikasinya ya!
5 Pengaruh Sosial Media Untuk Karir Kamu

5 Pengaruh Sosial Media Untuk Karir Kamu

Kalau bicara tentang Kemajuan Teknologi dan Informasi, kurang lengkap ya kalau belum bahas tentang Sosial Media. Sosial Media bisa diibaratkan seperti artis yang lagi ngehits dan naik daun. Semua orang dari orang tua, anak muda, sampai anak kecil sudah “melek” dengan Sosial Media. Bagi sebagian orang, Sosial Media merupakan kebutuhan pokok yang wajib ada, nggak update sehari rasanya kurang gaul.   Sosial Media ada banyak jenisnya, mulai dari yang simple seperti email, sampai yang modern seperti Facebook, Twitter, Instagram, Snapchat dan masih banyak lagi. Semua jenis Sosial Media punya kecanggihan juga kemudahan untuk sarana komunikasi dan hiburan. Tapi kamu tau nggak kalau Sosial Media bukan cuma untuk ngobrol dan bersenang-senang aja? Seiring waktu, Ternyata sosial media bisa di manfaatkan sebagai penunjang karir. Yuk baca disini!   Promosi Diri Sosial Media bisa di gunakan untuk sarana promosi diri loh Sahabat TopKarir. Tunjukin kemampuan dan bakat yang kamu miliki untuk memancing perhatian banyak orang di Sosial Media. Mempromosikan diri ke masyarakat luar membuka peluang kamu untuk melesatkan karir, sudah terbukti nggak sedikit orang yang sukses dan medapatkan pekerjaan karena sosial media, biasanya karena mereka tertarik dengan bakat dan kemampuan yang kamu miliki.   Menunjang Bisnis Bersenang-senang dan dapat penghasilan kenapa enggak? Sarana bisnis yang praktis dan murah tentu aja ada di Sosial Media. Sosial Media seperti pasar atau mall yang penuh sesak dengan pengunjung, nggak heran sosial media dijadikan sebagian orang untuk membuka “lapak” untuk menjual barang ataupun jasa. Manfaatkan Sosial media sebagai alat pengembang bisnis kamu Sahabat TopKarir, kalau sukses kamu bisa buka lapangan kerja baru untuk orang-orang yang membutuhkan.   Membangun Relasi Kemudahan berkomunikasi lewat Sosial Media bisa menghubungkan kamu dengan teman lama ataupun mendapat teman baru. Dari aktifitas follow mem-follow kamu bisa bangun relasi dengan orang lain Sahabat TopKarir. Kemudian, bergabunglah dengan grup atau komunitas yang ada di Sosial Media, dari situ kamu bisa kenalan dengan banyak orang dan diskusi banyak hal. Bukalah koneksi seluas-luasnya dan jangan malu untuk cari temen baru, karena hal itu bisa jadi peluang karir kamu.   Dapat Ilmu Boleh percaya atau enggak Sosial Media bisa kamu manfaatin untuk jadi sumber ilmu pengetahuan Sahabat TopKarir. Banyak ilmu yang bisa kamu dapatkan dari Sosial Media dengan mudah, nambah ilmu pengetahuan bisa jadi pengaruh positif untuk menunjang karir. Kamu bisa tukar pikiran dan berdiskusi tentang ilmu yang kamu butuhkan dengan orang-orang hebat yang memiliki pengalaman dan kemampuan diatas kamu. Tentu aja itu bisa menjadi pembelajaran dan motivasi untuk meng-upgrade diri kamu ke level yang lebih tinggi, terutama untuk performa karir.   Dampak Buruk Ternyata Sosial Media bisa jadi boomerang untuk karir kamu, kok bisa? Buat kamu yang udah kecanduan Sosial Media harus perhatikan dengan cermat cara penggunaanya jangan sampai merugikan. Lupa waktu karena terlalu fokus dengan Sosial Media bisa nurunin produktivitas dan buat kamu hilang konsentrasi loh. Melakukan hal negatif seperti provokatif, terlalu banyak mengeluh, dan berkata kasar juga bisa jadi boomerang untuk karir kamu, ingat ya banyak perusahaan yang melakukan background check lewat sosial media yang kamu punya.   Ternyata Sosial Media bukan cuma sekedar trend, banyak manfaat positif yang bisa diambil dari Sosial Media terutama untuk karir kamu. Optimalkan Sosial Media dengan hal baik dan gunakan dengan bijak agar tidak menghasilkan dampak yang buruk. Memanfaatkan Sosial Media untuk membangun karirmu kenapa enggak? Selamat update! Eits tapi jangan lupa juga cari kerja, gampang kok tinggal buka www.topkarir.com, ada ribuan info lowongan pekerjaan buat kamu.
Komentar