Pencari Karir Pencari Kandidat

Tips Kerja Walau Mood Buruk Datang

24 Maret 2021 20:03 4829 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Mood buruk memang bisa dateng kapan aja, bosan dengan rutinitas, kondisi tubuh yang kurang fit, sampai masalah pribadi bisa jadi penyebabnya. Gara – gara mood yang buruk kita bisa cemberut seharian.

Tapi kewajiban pekerjaan nggak akan kompromi dengan mood kamu yang lagi kurang oke Sahabat Topkarir, menyelesaikan kewajiban itu hal yang paling utama. Walau mood lagi buruk kita tetap di tuntut profesional dan tetap produktif dalam bekerja. Terus gimana sih cara tetap bekerja maksimal dan profesional meskipun mood lagi berantakan? Yuk disimak!

  • Berhenti Mengeluh

Mengeluh bisa jadi perusak utama mood kamu Sahabat TopKarir, Selalu ingat hal negatif akan memperkeruh suasana hati. Ingatlah selalu hal positif dan selalu bersyukur untuk mengurangi rasa yang tidak enak pada diri kamu. Kalau mood kamu sudah sedikit membaik mulailah segera kerjakan kewajiban kamu  supaya nggak lagi terganggu dengan hal-hal negatif dan fokus bekerja.

 

  • Tersenyum

Kalau kamu ngerasa mood kamu lagi buruk coba deh langsung lawan dengan tersenyum. Senyum bisa mempengaruhi mood kamu seharian loh Sahabat TopKarir, senyum dan wajah ceria bisa menguatkan kamu untuk hadapin semua masalah yang bikin kamu bete. Bekerjalah sambil tersenyum semua akan terasa lebih ringan Sahabat TopKarir :D

 

  • Dengerin Musik

Musik bisa bantu mood baik kamu kembali lagi Sahabat TopKarir, jangan remehkan kekuatan musik karena musik bisa mempengaruhi suasana hati pendengarnya . Dengarkan musik yang kamu suka dan mulai bekerja, sambil ingat-ingat kenangan manis kalau kamu mendegarnya.

 

  • Ngobrol dengan Teman

Mengobrol atau berbincang dengan teman tentang apa saja bisa menghilangkan mood buruk kamu Sahabat TopKarir. Pilihlah topik yang ringan dan bisa buat kamu tertawa, pasti kamu akan lupa kalau kamu tadi lagi bete. Teman memang bisa jadi obat mood buruk kamu yang nggak tergantikan, mereka bisa jadi penyemangat kamu untuk selesaikan semua pekerjaan.

 

  • Atur Napas

Mood yang buruk dan juga pekerjaan yang menumpuk bisa jadi kombinas yang pas untuk merusak hari mu, rasa cemas dan juga panik pasti akan kamu rasakan Sahabat TopKarir. Nggak perlu bingung caranya gampang, kuasai diri kamu sendiri dengan menarik napas dalam-dalam. Tarik napas dan hembuskan lagi dalam 4 kali ketukan. Kamu akan jauh lebih tenang dan kembalikan fokus kamu untuk bekerja.

 

Jangan pernah kalah dengan mood jelek Sahabat TopKarir, kamu harus tetap fokus dengan ikutin cara-cara diatas ya. Buat kamu yang belum dapet kerja, moodnya juga nggak boleh ikutan jelek karena TopKarir mau kasih kamu info lowongan kerja, Pelatihan karir, Tips Karir, dan juga info Beasiswa. Yuk buruan buka www.topkarir.com

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Saatnya #MulaiLagi, Ini Tips Sukses Wawancara Kerja Usai Terkena PHK

Saatnya #MulaiLagi, Ini Tips Sukses Wawancara Kerja Usai Terkena PHK

Pandemi covid-19 memakan banyak korban PHK, perusahaan yang tidak bisa mempertahankan cashflow, terpaksa harus mengurangi jumlah karyawannya. Sebagai pekerja yang terkena PHK, tentu kondisi ini sangat memberatkan, apalagi untuk mereka yang mengandalkan penghasilannya hanya dari satu pekerjaan.   Buat kamu yang terkena PHK, kesempatan untuk kembali bangkit berkarir masih terbuka lebar, terlebih di era new normal. Sudah banyak perusahaan yang membuka program rekrutmen. Saatnya mempersiapkan diri untuk berjuang di tengah persaingan kerja yang lebih ketat. Termasuk mempersiapkan proses wawancara ketika lolos seleksi berkas. Meski sudah punya pengalaman profesional, bukan berarti tahap wawancara dilakukan tanpa persiapan. Kamu harus melatih mental untuk menceritakan kondisi dan tantangan yang kamu lalui usai terkena PHK.   Untuk membantu kamu melewati tahap interview dengan lancar, TopKarir bagi tips suksesnya di bawah ini.    Pastikan emosi kamu sudah stabil Menerima fakta kalau harus kehilangan pekerjaan yang selama ini dijalani memang bukan hal yang mudah. Karena itu, langkah pertama yang perlu kamu lakukan setelah di-PHK dan sebelum memutuskan untuk kembali mencari pekerjaan adalah memastikan emosi kamu sudah stabil.   Menjalani tahap wawancara dengan kepala dingin dan hati yang tenang akan membuat kamu lebih lancar menjawab pertanyaan nantinya. Pastikan kamu sudah menenangkan diri sebelum memulai interview, atau bahkan sebelum memutuskan untuk kembali mencari pekerjaan. Tegakkan kepalamu dan kembalilah dengan lebih percaya diri   Ceritakan alasan berhenti dari pekerjaan sebelumnya dengan jujur Saat sesi wawancara, biasanya pewawancara akan melihat jejak pekerjaan kita terlebih dulu dan bertanya apa alasan kamu berhenti dari pekerjaan terakhir. Nah, untuk pertanyaan ini kamu harus menjawab dengan jujur bahwa kamu di-PHK. Ceritakan secara singkat kalau kamu menjadi salah satu karyawan yang terkena dampak akibat krisis pandemi Covid-19.   Saat bercerita, jangan pernah menyinggung atau menjelekkan perusahaan lama tempatmu bekerja. Cukup jelaskan secara singkat, padat, diplomatis dan profesional. Kejujuran kamu bisa menjadi poin positif yang menguntungkan kamu pada sesi wawancara.   Ceritakan apa pelajaran yang membuatmu jadi lebih baik Setelah menceritakan dengan jujur apa yang membuatmu berhenti dari pekerjaan sebelumnya, selanjutnya jelaskan apa saja yang kamu pelajari dari pengalaman di-PHK, usaha apa yang kamu lakukan untuk terus berkembang dan belajar dari kegagalan.   Jelaskan pada interviewer bahwa pengalaman tersebut berdampak positif dan menjadikan kamu pribadi yang lebih baik. Misalnya kamu jadi punya waktu untuk mengikuti pelatihan online demi menambah skill dan kompetensi yang dimiliki. Selanjutnya, ceritakan kelebihan yang kamu miliki dalam berkarir.   Tunjukkan keunggulanmu dan yakinkan kalau kamu kandidat yang tepat untuk dipilih Supaya wawancaramu bisa mendapat hasil yang baik, rangkum hal-hal yang menurutmu bisa meyakinkan pewawancara bahwa kamu pantas dan berkompeten untuk menduduki posisi yang ditawarkan. Tunjukkan ketertarikanmu pada perusahaan, produk dan posisi kerja yang kamu lamar.   Perlihatkan attitude yang positif dan berikan kesan yang baik bahkan setelah sesi wawancara berakhir dengan mengucapkan terima kasih melalui email atas kesempatan wawancara yang sudah diberikan.   Itu tadi beberapa tips melakukan wawancara kerja selepas di-PHK. Menambah skill dan keterampilan menjadi sebuah keharusan untuk bisa menembus ketatnya persaingan kerja di era New Normal. Dengan memanfaatkan platform digital kita sudah bisa belajar dan mengikuti beragam pelatihan, seperti di TopEdu. Kamu bisa menemukan materi pelatihan bersertifikasi yang disampaikan langsung oleh tutor-tutor profesional dan berpengalaman. Sertifikat yang kamu dapat akan langsung terkoneksi dengan CV kamu di akun TopKarir, jadi daya tarik lebih di mata perusahaan. Yuk, mulai pelatihanmu di TopEdu sekarang!  
Komentar