Pencari Karir Pencari Kandidat

5 Kunci Sukses Merencanakan Investasi

24 Maret 2021 20:03 1635 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Buat kamu yang baru mau memulai investasi, kendala yang sering terjadi salah satunya yakni membuat perencanaan. Banyak orang yang sudah memulai investasi tapi belum menentukan tujuan yang jelas, padahal tujuan adalah kunci seorang investor. Terus, gimana sih cara memulai dan merencanakan investasi yang sukses? Nah, kamu perlu strategi yang matang agar investasi nggak impulsif dan berjalan tanpa perencanaan. Satu konsep sederhana yang bisa kamu ikuti adalah konsep S.M.A.R.T : Specific, Measurable, Achievable, Relevant, and Time-Based. Berikut penjelasannya.

 

Specific

Tahap pertama yang harus kamu lakukan dalam memulai investasi adalah Specific, artinya kamu harus punya tujuan yang jelas nih, apa gunanya kamu berinvestasi? Tujuan yang direncanakan secara spesifik akan menentukan kesuksesan investasi kedepannya. Kalau tujuanmu makin spesifik, kamu akan semakin mudah dan semakin fokus mencapai tujuan investasi yang diharapkan.  Contohnya kalau kamu ingin berinvestasi untuk biaya pernikahan beberapa tahun mendatang, kamu bisa menulis tujuan investasi “Biaya Pernikahan untuk 5 Tahun Mendatang”

 

Measurable

Tahap kedua, kunci sukses merencanakan investasi adalah measurable atau bisa diukur. Menurut financial expert Halofina, Eko P. Pratomo, pada acara Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV (05/03/2019). Saat membahas SMART Investment Planning, Eko mengatakan, yang dimaksud dengan measurable nggak hanya mengetahui berapa nilai tujuan investasi, tapi juga bagaimana cara mencapai tujuan investasi tersebut.

 

Contohnya, kalau kamu mau berinvestasi untuk membiayai kuliah anakmu di masa depan. Kalau biaya kuliah saat ini sekitar Rp 100 juta, dan jika perkiraan inflasi dana pendidikan sekitar 10 – 15% per tahun, artinya Biaya Kuliah Anak Pertama Anda 12 tahun mendatang yang perlu Anda siapkan adalah Rp 400 juta.

 

Achievable

Kunci sukses merencanakan investasi yang ketiga adalah achievable. Achievable ini sangat berkaitan dengan poin sebelumnya, measurable. Kalau sudah memahami nilai tujuan investasi kamu di masa mendatang, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah mengukur kapasitas dalam berinvestasi.

 

Jika biaya kuliah anak pertama kamu dalam 12 tahun mendatang bernilai sekitar Rp 400 juta, dan saat ini kamu sama sekali belum punya tabungan, maka perkiraan tabungan investasi yang harus kamu sisihkan dalam satu tahun berkisar Rp 18 juta, atau sekitar Rp 1,5 juta perbulan. Dari jumlah tersebut, sudah sesuai kapasitas dan kemampuanmu belum nih?

 

Relevant

Tahap keempat, kamu harus kenalan dulu sama beberapa instrumen investasi. Pemilihan instrumen investasi sangat berkaitan dengan tujuan investasi kamu lho. Performa instrumen investasi kamu akan terlihat relevansinya secara maksimal kalau kamu sudah menentukan tujuan. Misalnya nih, tujuan investasi kamu jangka waktunya pendek, sebaiknya pilih instrumen yang cenderung aman (konservatif). Kalau untuk jangka waktu menengah, kamu bisa memilih instrumen dengan tingkat resiko moderat. Sedangkan untuk jangka waktu panjang kamu bisa pilih instrumen yang risikonya agresif.

 

Time-based

Dan kunci sukses perencanaan investasi yang terakhir yakni penentuan waktu mencapai tujuan investasi. Waktu pencapaian investasi itu penting banget, karena pada dasarnya, “Investasi itu untuk mencapai kebutuhan masa depan yang belum tersedia dananya saat ini” ungkap Eko dalam bukunya yang berjudul 50 Financial Wisdom. Jadi, investasi itu bukan menumpuk dana yang kamu punya tanpa ada tujuan, sebaliknya, investasi adalah cara mencapai goals kita di masa depan.

 

Itu tadi startegi SMART yang bisa dipraktekkan untuk kamu yang mau berinvestasi, baik yang baru memulai investasi maupun yang sudah berinvestasi tapi belum pernah mencoba goal-based investing. Investasi yang dimulai sejak dini, membuat kita berpikir untuk menabung/berinvestasi untuk masa depan dibanding berhutang untuk masa depan, sehingga berhutang nggak akan jadi pilihan. #CariTahu tips-tips dan informasi karir lainnya yang bermanfaat buat kamu ada di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang ya.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Ini Kunci Sukses Melamar Pekerjaan di TopKarir

Ini Kunci Sukses Melamar Pekerjaan di TopKarir

Lulus dari masa pendidikan adalah permulaan untuk melangkah ke jenjang kehidupan yang baru, yakni berkarir. Masuk ke dunia kerja bukan perkara yang mudah dewasa ini, kompetisi semakin sengit, setiap orang berlomba-lomba mengasah kemampuannya untuk jadi talenta terbaik.   Dalam proses melamar pekerjaan, kita harus tau nih, strategi apa yang efektif untuk menarik hati HRD. Gimana sih caranya supaya lamaran yang kita kirim mendapat umpan balik yang positif?   Di TopKarir sebagai portal yang menyediakan lowongan kerja bagi anak muda, kamu punya banyak peluang mendapatkan pekerjaan impian. Tapi, perlu diingat nih, yang berjuang bukan cuma kamu seorang.   Ada ratusan bahkan ribuan pencari kerja mengincar posisi yang sama. Karenanya kamu perlu memahami bagaimana cara menjadi yang terbaik di antara yang terbaik.   Agar sukses saat melamar pekerjaan di TopKarir dan berpeluang lebih besar diterima perusahaan, kamu perlu tau beberapa kuncinya nih, simak baik-baik ya.   Lengkapi profil sampai 100% Di TopKarir profil yang kamu isi secara otomatis bisa jadi CV digital kamu. Karenanya pastikan isi profil kamu sampai 100% agar perusahaan semakin mengenal diri kamu lebih dalam dan jelas.   Perusahaan juga lebih mudah mencocokan CV kamu dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Lengkapi kolom identitas diri, pendidikan, pengalaman kerja, pengalaman organisasi, bahasa yang dikuasai, CV, kriteria pekerjaan yang diinginkan, spesialisasi, sampai akun media sosial.   Pastikan email dan nomor telepon kamu aktif Nggak kalah krusial yaitu mengisi alamat email dan nomor telepon yang aktif dihubungi. Jangan biarkan kesempatan kamu hilang hanya karena HR tidak bisa menelpon atau mengirim email konfirmasi ke alamat yang tidak aktif.   Ikuti Tes Minat & Bakat Salah satu cara yang bisa meningkatkan peluang kamu diterima perusahaan yang ada di TopKarir adalah dengan mengikuti Tes Minat & Bakat.   Tes ini merupakan tes psikologi menggunakan analisis WERELDPSYCHO asal Belanda. Disini kamu akan mencari tahu Pola Perilaku, Sikap Dasar, Potensi Kerja, Kesesuaian Bidang Pekerjaan,  dan Minat yang kamu punya.   Nantinya hasil tes bisa jadi pertimbangan kamu untuk menentukan bidang pekerjaan yang ingin ditekuni. Kamu bisa lebih fokus merencanakan karir dan mengasah potensi kamu.   Pastikan lowongan kerja yang kamu lamar sesuai dengan spesialisasi Sistem perekrutan yang ada di TopKarir menggunakan indikator spesialisasi. Jika spesialisasi yang kamu pilih di profil tidak sesuai dengan lowongan pekerjaan yang kamu lamar, secara otomatis lamaran kamu akan ditolak oleh perusahaan. Jadi pastikan kamu melamar untuk posisi kerja yang sesuai dengan spesialisasi/keahlianmu ya.   Misalnya nih, kalau spesialisasi kamu di bidang Seni/Media/Komunikasi, kamu bisa melamar untuk lowongan kerja Jurnalis, Public Relation, Desainer.   Bekerja di bidang yang nggak sesuai dengan keahlian juga akan menyulitkanmu dalam mengerjakan setiap tugas nantinya. Perusahaan juga makin selektif dalam menyaring kandidat pelamar, mereka mengincar orang-orang yang menguasai bidang kerja secara spesifik.   Itu tadi 4 kunci sukses melamar kerja di perusahaan-perusahaan yang ada di TopKarir. Yuk temukan tips-tips dan informasi karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store!
Komentar